Triliuner yang Jadi Calon Menteri di Kabinet Jokowi-Ma’ruf

Versi Globe Asia, Nadiem Makarim memiliki harta US$100 juta atau Rp1,4 triliun pada 2018. Nadiem menerima tawaran untuk menjadi menteri di kabinet Jokowi-Ma’ruf.

JEDA.ID–Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil sejumlah tokoh yang disebut akan menjadi menteri di kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin. Ada bos Gojek Nadiem Makarim, pendiri NET TV Wisnutama, sampai Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Ada pula sejumlah tokoh lain yang juga dipanggil Jokowi di antaranya Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, mantan Mensesneg Pratikno, politikus Gerindra Edhy Prabowo, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud Md., sampai mantan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Erick Thohir.

Menariknya dari deretan nama yang dipanggil Jokowi itu beberapa di antaranya adalah triliuner alias memiliki harta mencapai triliunan rupiah. Berikut data kekayaan beberapa tokoh yang sempat dipanggil Jokowi untuk menjadi calon menteri Jokowi-Ma’ruf, Senin (21/10/2019).

Nadiem Makarim

gojek vs grab

salah satu acara yang digelar Gojek (Gojek)

Nadiem menyatakan menerima tawaran sebagai menteri dari Presiden Joko Widodo untuk masuk jajaran kabinet Jokowi-Ma’ruf. ”Saya sudah dikasih tahu dan saya sudah menerima secara formal,” kata Nadiem di Istana Negara, Jakarta, sebagaimana dikutip dari Antara.

Namun, Nadiem enggan menyebut posisi menteri yang ditawarkan kepadanya. Versi Globe Asia, Nadiem Makarim dinobatkan sebagai orang terkaya ke-150 di Indonesia. Globe Asia menyebut pendiri Gojek ini memiliki harta US$100 juta atau setara Rp1,4 triliun.

Forbes pada 2017 lalu menyebut Nadiem memang belum masuk daftar 50 orang terkaya di Indonesia versi mereka. Namun, bisnis yang dijalani Nadiem tengah booming sehingga potensial masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia.

Nadiem menyatakan langsung mengundurkan diri dari CEO Gojek setelah menerima tawaran menjadi menteri Jokowi-M’aruf. Nadiem lahir di Singapura pada 4 Juli 1984.

Putra dari pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Alqadrie itu menempuh pendidikan strata satu Hubungan Internasional Brown University.

Nadiem menyelesaikan empat tahun pendidikannya di universitas yang berada di Inggris pada 2006, kemudian melanjutkan pendidikannya ke Harvard Business School, Boston, Massachusetts, Amerika Serikat pada 2009.

Nadiem mengantongi predikat sebagai Master of Business Administration (MBA) pada 2011. Pada tahun yang sama Nadiem merintis perusahaan yang diberi nama Gojek.

Sebelum sepenuhnya fokus pada Gojek, pada November 2011, Nadiem pernah bekerja untuk Zalora Indonesia sebagai Managing Director selama 10 bulan.

Delapan bulan lepas dari Zalora Indonesia, Nadiem bergabung dengan startup penyedia layanan pembayaran nontunai, Kartuku, menduduki posisi Chief Innovation Officer.

Pada saat itu Nadiem bertugas dalam mengatur strategi produk, melakukan analisis kesiapan pasar dan menjalin kemitraan strategis dengan para pengecer.

Nadiem kemudian mundur dari Kartuku pada Maret 2014. Dia memilih fokus mengembangkan Gojek hingga akhirnya startup yang saat itu dikenal dengan aplikasi pemesanan ojek online tersebut resmi meluncur pada Januari 2015.

Prabowo Subianto

Prabowo yang juga merupakan capres di Pilpres 2014 dan 2019 santer disebut akan menduduki pos Menteri Pertahanan. Menariknya, Prabowo dua kali menjadi rival Jokowi dalam pilpres.

Prabowo seusai bertemu dengan Jokowi mengaku diminta Presiden membantu di bidang pertahanan. ”Saya diizinkan menyampaikan, saya diminta membantu beliau di bidang pertahanan,” kata Prabowo sebagaimana dikutip dari Detikcom.

Dia mengatakan akan siap bekerja keras saat dilibatkan dalam pemerintahan. Berdasarkan data LHKPN yang disetorkan Prabowo saat menjadi capres, hartanya mencapai Rp1,9 triliun.

Harta terbanyak Prabowo berupa surat berharga yang nilainya mencapai Rp1,7 triliun. Harta yang nilainya cukup besar lainnya adalah tanah dan atau bangunan yang nilainya sekitar Rp230,44 milliar.

Prabowo tercatat memiliki 10 bidang tanah dan atau bangunan yang sebagian besar berada di Jakarta dan Bogor. Untuk urusan kendaraan, Ketua Umum Gerindra ini memiliki 8 unit mobil dan motor yang nilainya Rp1,4 miliar.

Koleksi mobil Prabowo di antaranya adalah Toyota Aplhard, Hondra CRV, Land Rover, Mitsubishi Pajero, sampai Lexus. Prabowo merupakan kakak dari Hashim Djojohadikusumo.

Forbes menyebut Hashim merupakan orang terkaya ke-35 di Indonesia dengan harta yang menembus US$850 juta atau setara dengan Rp11, 9 triliun.

Hashim menjadi pemimpin Arsari Grup yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit, pulp dan kertas, pertambangan, logistik, dan layanan kargo.

Erick Thohir

Erick Thohir

Erick Thohir (Antara)

Erick Thohir memang terlahir dari keluarga yang kaya-raya. Ia merupakan putra dari Teddy Thohir, salah satu pemilik grup Astra International. Garibaldi Thohir, kakak Erick Thohir juga tercatat sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia.

Forbes mencatat Garibaldi “Boy” Thohir sebagai orang terkaya ke-16 di Indonesia dengan harta US$1,6 miliar atau setara Rp22,4 triliun.

Kendati terlahir dari keluarga kaya, namun kekayaan Erick Thohir konon bukan dari warisan orangtuanya, melainkan dari bisnis media yang ia bangun.

Erick punya TV, radio, media luar ruang (out of home) Mahaka Advertising, penerbitan (publishing), juga Harian Republika. Bersama Anindya Bakrie, Erick menjadi pendiri TV One dan Viva News.

Erick yang sempat menjadi Ketua Pelaksana Asian Games 2018 ini tercatat sebagai pemilik saham mayoritas klub basket NBA Philadelphia 76ers dan juga klub Major League Soccer, D.C. United.

Belum ada data resmi yang merilis kekayaan Erick Thohir, namun diperkirakan hartanya menembus triliunan rupiah dari berbagai usaha yang dijalaninya.

Harta Tokoh Lainnya

Bagaimana dengan tokoh lainnya yang juga dipanggil Jokowi untuk mengisi jabatan di kabinet Jokowi-Ma’ruf. Airlangga Hartarto yang sebelumnya menjadi Menteri Perindustrian pada 2018 tercatat memiliki harta Rp81,55 miliar.

Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo yang disebut-sebut akan menjadi Menteri Pertanian pada 2018 memiliki harta Rp4,56 miliar. Mantan Rektor UGM Pratikno yang menjadi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) di Kabinet Kerja 2014-2019 memiliki harta Rp6,73 miliar.

Itulah gambaran mengenai harta yang dimiliki beberapa tokoh yang sempat dipanggil Jokowi untuk menjadi calon menteri di kabinet Jokowi-Ma’ruf.

Ditulis oleh : Danang Nur Ihsan

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.