Kedermawanan Amitabh Bachchan, Aktor Terkaya yang Kena Corona

Aktor Bollywood Amitabh Bachchan positif terinfeksi virus Corona Covid-19 dan kini sedang diisolasi di rumah sakit. Dia dikenal kaya dan dermawan.

JEDA.ID – Aktor Bollywood Amitabh Bachchan positif terinfeksi virus Corona Covid-19 dan kini sedang diisolasi di rumah sakit. Pria berusia 77 tahun tersebut mengabarkan kondisinya di media sosial Twitter.

“Saya positif Covid, dipindahkan ke rumah sakit. Pihak rumah sakit mengabarkan otoritas. Keluarga dan staf kini menjalani tes, hasilnya masih menunggu. Semua orang yang pernah dekat dengan saya selama 10 hari terakhir diharap segera memeriksakan diri,” kata Amitabh Bachchan dan dikutip pada Minggu (12/7/2020) seperti dilansir detikcom.

Anak Amitabh Bachchan, Abhishek Bachchan,44 , juga dikabarkan positif Covid-19. Abhishek mengaku ia bersama sang ayah dirawat di rumah sakit dengan gejala ringan.

Bagi sebagian besar pasien, gejala ringan infeksi Covid-19 bisa muncul dalam bentuk demam atau batuk-batuk yang sembuh paling lama dua atau tiga minggu. Hanya saja pada beberapa orang, terutama yang sudah memiliki penyakit penyerta, infeksi Covid-19 dapat menyebabkan komplikasi serius.

Amitabh Bachchan pada tahun 2015 pernah bercerita bertahun-tahun melawan penyakit hepatitis B. Kondisi ini membuat sang aktor kehilangan hampir 75 persen fungsi organ hatinya.

Selain itu Amitabh Bachchan juga sempat dikabarkan mengidap tuberkulosis (TB) selama delapan tahun.

Jalani Proses Taaruf, Sederet Artis Ini Langsung Nikah Tanpa Pacaran

Salah Satu Aktor Terkaya Dunia

Amitabh Bachchan orang yang cukup tenar di India. Dia merupakan aktor yang membintangi banyak film Bollywood. Dia telah berakting di lebih dari 190 film, dan juga telah membintangi film-film Hollywood dalam beberapa tahun terakhir.

Dari profesinya itu, dia bisa mengumpulkan begitu banyak harta. Pria berusia 77 tahun itu bahkan masuk dalam jajaran artis terkaya dunia.

Menurut Wealthy Gorilla kekayaan Amitabh Bachchan mencapai US$ 400 juta atau Rp 5,8 triliun jika dikalikan kurs saat ini Rp 14.500. Dengan harta sebesar itu dia masuk dalam daftar 20 aktor terkaya dunia dan dia menduduki posisi ke-8.

Sementara di 2015 Forbes memperkirakan harta Amitabh Bachchan mencapai US$33,5 juta atau setara Rp485,75 miliar.

Amitabh Bachchan pernah menegaskan bahwa ketika dia meninggal, kekayaannya akan dibagi secara merata antara dua anaknya, Abhishek dan putrinya Shweta.

“Ketika saya mati, aset yang akan saya tinggalkan akan dibagi rata antara putri saya dan putra saya,” dia pernah menulis di akun Twitternya.

Melunasi Utang Para Petani

Di balik harta yang melimpah, Amitabh Bachchan punya sifat dermawan. Dia pernah dikabarkan melunasi utang para petani senilai lebih dari 40 juta rupee atau sekitar US$500.000 (Rp7,5 miliar/kurs Rp 15.000).

Hal itu diungkapkannya dalam blog pribadinya. Dalam blognya, dia mengungkapkan telah membantu 1.398 petani dengan membayarkan utangnya. Para petani itu berasal dari negara bagian utara Uttar Pradesh, di mana dirinya dilahirkan.

Puluhan ribu petani di India memang memiliki masalah dengan utang. Selama beberapa dekade terakhir, industri pertanian telah dihantam oleh kekeringan, menipisnya air, produktivitas menurun, hingga kurangnya modernisasi.

Karena kesulitan tersebut, bunuh diri menjadi pilihan para pekerja di sektor pertanian. Karena masalah itu pula, tercatat setidaknya sudah ada 300 ribu petani yang bunuh diri sejak 1995.

Dia melunasi pinjaman petani yang terutang kepada Bank of India milik pemerintah. Dia mengatakan bahwa dia telah membayar pinjaman petani senilai lebih dari 40 juta rupee.

“Saya berharap tentu saja memberikan yang terbaik kepada orang-orang ini, mengkonfirmasi bahwa pinjaman mereka telah dilunasi, secara pribadi,” tulis Bachchan.

Karena sulit untuk membawa semua petani ke kota Mumbai untuk bertemu dengannya, akhirnya dia memesan kereta untuk membawa 70 dari mereka untuk bertemu dengannya untuk memberikan dokumen bank.

Dia membayar pinjaman dari 350 petani dari negara bagian Maharashtra di Mumbai. Sebelumnya, ribuan petani di negara bagian itu melakukan protes besar-besaran tahun lalu menuntut keringanan pinjaman dan harga tanaman yang lebih baik.

Aktor veteran tersebut sejatinya pernah terlibat dalam kontroversi masalah lahan pertanian. Pada tahun 2007, pengadilan memutuskan bahwa tanah seluas 90.000 kaki persegi telah diberikan secara ilegal kepadanya.

Beredar Kabar Pizza Hut Bangkrut, Cek Sejarah dan Faktanya

Membantu Imigran

Di lain kesempatan, dia juga membantu para imigran pulang ke India. Sekitar tiga penerbangan untuk 500 pekerja imigran akan menerbangkan pekerja ke kota asalnya, Varanasi India.

Sebelumnya, Bachchan telah membantu sejumlah imigran untuk pulang ke Uttar Pradesh melalui jalur darat dengan total 10 bus.

Dikutip dari Hindustan Time, Rabu (10/6/2020), Bachchan telah memesan penerbangan pertama di Indigo Airlines. Penerbangan itu dijawalkan berangkat Rabu pagi dan membawa 180 imigran.

“Segala sesuatu dilakukan dengan sangat hati-hati karena Bachchanji tidak ingin dipublikasikan. Dia tergerak oleh nasib para pekerja migran dan memutuskan untuk membantu mereka. Rencana awal adalah mengirim mereka pulang dengan kereta api, tetapi logistiknya tidak berhasil,” menurut laporan dari Mid Day.

Pengaturan kepulangan sejumlah imigran ini diawasi langsung oleh rekan terdekat Bachchan. Dalam laporan Mid Day juga menyatakan bahwa Bachchan telah mengatur beberapa penerbangan lagi yang bertujuan memulangkan imigran ke Benggala Barat, Bihar, Tamil Nadu dan beberapa negara bagian lainnya.

Bachchan kerap kali berkontribusi dalam penggalangan dana dan bantuan apapun. Sebelumnya, Bachchan telah memberikan 100.000 pekerja upah harian di Konfederasi Karyawan Film India dengan mensponsori gaji pekerja.

Selain itu, Bachchan juga terlibat dalam penggalangan dana online yang bertajuk “I For India” yang diselenggarakan oleh pembuat film Karan Johar dan Zoya Akhtar. Penggalangan dana tersebut berhasil mengumpulkan US$7,6 juta setara Rp104 miliar (kurs Rp 14.000), yang akan diberikan kepada GiveIndia untuk upaya bantuan virus Corona.

Ditulis oleh : Anik Sulistyawati

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.