• Sun, 14 August 2022

Breaking News :

Cegah Gempuran Virus, Tingkatkan Imunitas Tubuh dengan Cara Ini

Dengan merebaknya virus corona atau Covid-19, salah satu cara terpenting yang perlu kita lakukan adalah dengan meningkatkan kekebalan dan imunitas tubuh.

JEDA.ID – Dengan merebaknya virus corona atau Covid-19, salah satu cara terpenting yang perlu kita lakukan adalah dengan meningkatkan kekebalan dan imunitas tubuh. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar masyarakat tetap melakukan berbagai strategi pencegahan.

“Sejak awal saya sampaikan, bahwa kita harus menjaga higienis, banyak mencuci tangan kita, penting sekali, kontak yang tidak perlu saya kira tidak kita lakukan lebih dulu,” kata Jokowi di Jakarta, Senin (2/3/2020).

Peneliti menyebut virus corona bisa bertahan 5 menit hingga 9 hari ketika menempel di benda mati. Hal ini berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap virus corona SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) dan MERS (Middle East Respiratory Syndome). Virus bisa bertahan selama itu jika benda-benda tersebut tidak didisinfektan.

Sehingga sangat mungkin orang tertular virus corona ketika menyentuh permukaan yang sudah terkontaminasi, “lalu menyentuh mulut, hidung, atau mungkin mata mereka,” jelas badan kesehatan AS (Centers for Disease Control and Prevention/ CDC).

Hal ini diungkap terkait dengan kekhawatiran yang muncul di China terkait berapa lama virus corona Covid-19 bisa bertahan hidup ketika menempel di benda mati. Kekhawatiran ini bahkan sampai membuat bank sentral China melakukan pembersihan intensif (deep cleaning) dan menghancurkan uang-uang yang beredar di China. Sebab, uang adalah benda yang paling sering berpindah tangan.

Selain itu, pemerintah Indonesia pun sempat membuat pembatasan pengiriman barang dan impor dari China dan Hong Kong untuk mencegah penyebaran virus corona.

Meski demikian, sebenarnya virus itu bakal lebih mudah menyebar antarmanusia lewat kontak langsung. Selain itu penularan juga lebih mudah terjadi lewat butiran pernapasan yang menyebar lewat batuk dan bersin. Sehingga butiran ini bisa mendarat di mulut atau hidung orang terdekat.

Seberapa Kuat Virus Covid-19?

Hingga saat ini, belum ada penelitian yang spesifik meneliti ketahanan virus corona Covid-19 untuk bisa bertahan hidup ketika menempel di suatu benda dan berpotensi menginfeksi manusia. Tapi sejumlah peneliti sebelumnya telah melakukan penelitian pada virus corona SARS dan MERS.

“Saya akan merujuk pada data dari virus corona SARS, yang paling mirip dengan novel corona virus (Covid-19). SARS bisa bertahan di benda mati kurang dari lima menit hingga sembilan hari,” jelas Dr. Charles Chiu, profesor penyakit menular dari Universitas California, San Francisco, seperti dilansir CNN.

Tak cuma corona, virus flu disebut bisa bertahan di permukaan benda tertentu selama 48 jam. Virus ini berpotensi menginfeksi seseorang jika tak dibersihkan dengan disinfektan.

Namun, menurutnya hal ini sulit untuk dijadikan patokan untuk mengukur ketahanan hidup virus corona yang baru. Sebab, keduanya punya beberapa perbedaan seperti urutan DNA, cara percobaan, dan lingkungan eksperimen. Sehingga, menurutnya perlu lebih banyak penelitian untuk bisa menjawab pertanyaan tersebut.

Untuk mencegah terjadinya infeksi kepada manusia, penelitian itu menyebut membersihkan permukaan dengan disinfektan bisa efektif menonaktifkan virus tersebut.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyatakan virus corona covid-19 merupakan jenis penyakit self limited disease atau dapat sembuh dengan sendirinya. Hal ini dikatakan Terawan merespons dua warga Depok, Jawa Barat yang dinyatakan positif virus corona.

Terawan menambahkan, virus dengan jenis self limited disease seperti ini umumnya sembuh jika tubuh seseorang memiliki imunitas yang baik. Berikut beberapa langkah untuk menjaga kesehatan tubuh atau meningkatkan kekebalan atau imunitas untuk menghindari virus.

Jadi Lokasi Observasi Virus Corona, Ini Fakta Pulau Sebaru Kecil

1. Rajin Cuci Tangan

Agar tubuh terhindar dari serangan penyakit, rajinlah mencuci tangan menggunakan sabun setiap kali usai beraktivitas. Virus-virus yang menempel di berbagai benda di sekitar Anda sangat memungkinkan terjadinya penularan penyakit apabila Anda tidak langsung mencuci tangan.

Cuci dan bersihkan semua bagian secara merata mulai dari telapak tangan, punggung tangan, sela-sela jari hingga sela-sela kuku. Setelah dibilas, lap tangan Anda dengan handuk yang bersih. Rajinlah juga untuk mencuci handuk, serbet atau kain yang biasa Anda gunakan untuk lap tangan.

2. Paparan Sinar Matahari

Hasil penelitian dari Georgetown University Medical Center menunjukkan, paparan ultraviolet akan meningkatkan aktivitas sel T (sel darah putih yang melawan infeksi di tubuh) pada sel-sel di cawan patri. Setidaknya luangkan waktu sekitar 5 sampai 10 menit untuk terpapar sinar matahari agar kita bisa meningkatkan aktivitas sel pada sistem imun. Manfaat lain dari paparan sinar matahari antara lain meningkatkan kadar vitamin D yang sangat penting untuk kesehatan tulang, fungsi berpikir, kesehatan ibu hamil dan bayi, serta mencegah kanker.

3. Rutin Berolahraga

Untuk menjaga sistem kekebalan tubuh agar tak mudah sakit, Anda dianjurkan untuk rutin berolahraga setidaknya selama 30 menit per hari. Hal ini berguna pula untuk melawan virus-virus yang mudah menempel pada tubuh orang yang jarang berolahraga. Salah satu olahraga yang paling mudah dilakukan dan tak perlu mengeluarkan biaya adalah berjalan kaki.

4. Hindari Asap Rokok

Hindarilah paparan asap rokok yang dapat merusak sistem kekebalan tubuh. Perokok memiliki risiko tinggi untuk mengalami infeksi paru, seperti bronkitis dan pneumonia. Sementara untuk para perokok pasif, gunakan masker atau segeralah menjauh dari jangkauan asap rokok.

5. Istirahat Cukup

Kurang tidur rupanya juga dapat membuat kekebalan imunitas tubuh kita menjadi lemah. Penting untuk mencukupi kebutuhan tidur sesuai dengan usia Anda. Umumnya, orang dewasa membutuhkan waktu tidur cukup sekitar 7-8 jam, sementara remaja membutuhkan waktu tidur sekitar 9-10 jam.

6. Hindari stres

Stres yang tidak terkendali bisa meningkatkan produksi hormon kortisol. Dalam jangka panjang, peningkatan hormon kortisol dapat mengakibatkan penurunan fungsi kekebalan tubuh. Anda perlu mengelola stres dengan baik untuk menghindari penurunan fungsi kekebalan tubuh.

Selain menjaga dengan melakukan aktivitas fisik, Anda juga harus menjaga asupan air putih dan makanan sehat. Beberapa bahan makanan juga diyakini bisa meningkatkan imunitas agar tidak mudah terserang penyakit.

Jadi Lokasi Observasi Virus Corona, Ini Fakta Pulau Sebaru Kecil

1. Bawang Putih

Bumbu dapur yang biasa digunakan sebagai penyedap rasa ini memiliki antibakteri dan antivirus yang baik bagi tubuh. Hal ini dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda. Tak hanya itu, bawang putih juga mengandung antioksidan, fosfor, potasium, seng, dan kalsium. Hal ini pun dapat membantu memperkuat sistem pernapasan dan turut menambah jumlah sel darah putih dalam darah Anda.

Konsumsilah bawang putih dengan cara menyertakannya pada masakan Anda. Jika berani, Anda bisa mencoba mencampurkan bawang putih mentah, jahe, wortel dan lemon yang dihaluskan. Khasiatnya, sistem kekebalan tubuh Anda akan meningkat dengan lebih cepat.

2. Jeruk

Jeruk dikenal akan vitamin C nya yang tinggi. Buah ini dianggap sebagai penjaga sistem kekebalan tubuh terbaik. Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan sehingga dapat mencegah penyakit yang berhubungan dengan sistem pernapasan dan mempercepat penyembuhan terhadap penyakit-penyakit lainnya.

Selain vitamin C, kandungan yang terdapat pada buah jeruk yaitu serat, kalium, magnesium, dan kalsium. Maka dari itu, Anda dapat mengonsumsi buah ini agar sistem kekebalan tubuh dapat terjaga dengan baik.

3. Madu

Khasiat yang terkandung pada madu rupanya tak hanya dimanfaatkan sebagai masker atau obat, namun juga bisa menjaga sistem kekebalan tubuh. Hal itu disebabkan karena madu memiliki peran dalam menenangkan sistem saraf, mengatur kadar kolesterol dalam darah, dan tentunya menjaga sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, madu juga mengandung antioksidan yang dapat membantu meredakan batuk serta menjaga agar tenggorokan tidak kering, dan menyingkirkan dahak.

4. Bawang Bombay

Bawang Bombay mengandung vitamin, garam mineral, magnesium, belerang, sodium dan zat besi yang dapat mengatasi berbagai macam permasalahan dalam tubuh. Selain itu, Bawang Bombay juga dipercaya dapat membantu mencegah munculnya diabetes, penyakit jantung, dan masalah pencernaan. Oleh sebab itu, bawang bombay menjadi salah satu solusi alami dalam memperkuat sistem imunitas tubuh Anda.

5. Buah dan Sayur Berwarna Merah

Buah dan sayur berwarna merah dipercaya mengandung karoten dan vitamin A. Hal ini sangat baik bagi sistem kekebalan tubuh. Konsumsilah buah-buahan dan sayuran yang bersifat antioksidan seperti stroberi, ceri, semangka, apel merah, bit, tomat dan paprika. Dengan mengonsumsi makanan tersebut, maka racun yang ada dalam tubuh Anda dapat hilang dan tubuh Anda menjadi kebal terhadap serangan penyakit. (Bunga Oktavia)

Ditulis oleh : Anik Sulistyawati

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.