Akan Buka Rekrutmen Pegawai Besar-Besaran, Ini BUMN Paling Diminati

BUMN bakal kembali membuka rekrutmen pegawai melalui seleksi program perekrutan bersama (PPB) berdasarkan kebutuhan masing-masing perusahaan.

JEDA.ID—BUMN akan segera gelar rekrutemen pegawai. Perekrutanpegawai BUMN ini akan digelar melalui seleksi program perekrutan bersama (PPB). Hal itu berdasarkan kebutuhan masing-masing perusahaan pelat merah.

Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Imam Apriyanto Putro mengatakan, tahun ini sudah dilaksanakan PPB gelombang pertama dan akan disusul gelombang kedua. “Tahun ini mungkin masih ada batch kedua. Ini baru batch pertama,” kata Imam di Kementerian BUMN, di Jakarta, seperti dilansir detikcom, Jumat (23/8/2019).

Dia mengatakan, berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun ini, BUMN-BUMN yang ada membutuhkan karyawan baru mencapai 11.000. Tentang waktu atau tanggal rekrutmen dibuka, Imam belum bisa menyebutkan. Tapi dia memastikan tahun ini akan dibuka rekrutmen kembali.

Pada kesempatan lain, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno berencana membuka lowongan kerja besar-besaran di perusahaan pelat merah. Rini ingin BUMN bisa merekrut hingga 50.000 pegawai baru dalam beberapa tahun ke depan. “Saya harap tahun-tahun ke depan kita sudah bisa rekrut 50.000, sehingga untuk melakukan itu BUMN-nya harus naik 10 kali lipat,” kata Rini di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat.

Dijelaskan, tahun ini telah dilaksanakan rekrutmen pegawai BUMN melalui PBB. Namun dari 1 juta yang mendaftar, yang lolos hanya 3.310 peserta. Sebagai informasi yang lulus pada seleksi tahun ini terdiri atas kategori reguler 2.937 orang, penyandang disabilitas 177 orang, kawasan Indonesia bagian timur 196 orang. Jumlah 3.310 tersebut terdiri atas 1.467 perempuan, dan 1.843 laki-laki.

Alasan Memilih BUMN

Bekerja di perusahaan Badan Usaha Milik Negara menjadi salah satu dambaan para pencari kerja termasuk sarjana lulusan perguruan tinggi. Hal ini antara lain bisa dilihat saat ada lowongan atau perekrutan pegawai BUMN baik secara offline, online, maupun saat ada bursa kerja. Bisa dipastikan peminat para jobseekers akan membeludak.

Bukan tanpa alasan para jobseekers meminati perusahaan pelat merah tersebut. Berikut beberapa kelebihan yang hanya bisa diperoleh jika bekerja di perusahaan BUMN, seperti dirangkum Jeda.Id dari berbagai sumber:

1. Gaji Tinggi

Sudah menjadi rahasia umum bila BUMN memberikan gaji yang sangat memadai untuk bisa hidup dengan sangat layak. Sebagai contoh, salah satu BUMN yang diminati, PT KAI. Staf PT KAI rata-rata mendapat gaji di kisaran Rp3,5 juta – Rp6 juta. Contoh lain, dari salah satu BUMN yang paling diburu para jobseekers adalah Pertamina. Perusahaan migas dan gas negara itu memberikan gaji sekitar Rp4- Rp7 jutaan per bulan kepada para stafnya. Gaji tertinggi di perusahaan ini bisa mencapai Rp75 juta, yang diberikan buat posisi General Manager. Siapa yang nggak pengin?

2. Tunjangan dan Asuransi

Selain gaji, bagi yang sudah berkeluarga, tunjangan, bonus, dan asuransi akan sangat dibutuhkan. Tunjangan, bonus dan asuransi akan membuat pekerja lebih nyaman dan diharapkan lebih produktif. Hal ini juga dipertimbangkan benar oleh BUMN.

Di samping asuransi, karyawan BUMN biasanya akan menerima bonus Tunjangan Hari Raya (THR) atau gaji ke-14 dan gaji ke-13. Belum lagi, perjalanan dinas yang dibiayai perusahaan. Tak hanya di dalam negeri, pegawai BUMN punya peluang untuk dinas ke luar negeri dengan biaya perusahaan.

3. Jenjang Karier Jelas

Selain alasan gaji, kepastian jenjang karier juga menjadi alasan utama para pencari kerja melamar ke perusahaan BUMN. Posisi atau jabatan dalam pekerjaan berbanding lurus dengan gaji.  Semakin tinggi jabatan maka gaji juga akan ikut meningkat. Tak bisa dimungkiri, karier mulus dan gaji tinggi menjadi dambaan para pencari kerja. Dua hal ini juga bisa ditemukan bila berkarier di BUMN.

4. Tak Khawatir Bangkrut

Satu hal keistimewaan bekerja di perusahaan BUMN adalah tak perlu waswas perusahaan akan bangkrut. Sebab, modal perusahaan BUMN disetor oleh negara. Artinya, selama negara ini berdiri maka BUMN tersebut akan tetap ada. Berbeda dengan bekerja di sektor swasta yang tidak ada jaminan kepastian. Jika perusahaan merugi terus menerus bisa dipastikan perusahaan akan tutup dan karyawan bernasib jadi pengangguran.

5. Jaminan Hari Tua

Selian fasilitas gaji, tunjangan, dan bonus, karyawan perusahaan BUMN juga akan mendapatkan pesangon dan tunjangan pensiun setelah memasuki masa pensiun. Bedanya, pesangon dibayarkan hanya satu kali dan jumlahnya lebih besar daripada tunjangan pensiun. Sedangkan, tunjangan pensiun jumlahnya lebih kecil jika dibandingkan dengan pesangon tapi dibayarkan setiap bulan selama masih hidup.

6. Mudah Memiliki Rumah

Untuk memberikan kenyamanan, beberapa perusahaan BUMN memberikan tunjangan perumahan bagi karyawan yang ingin memiliki rumah. Karyawan mengajukan permohonan untuk mengambil Kredit Pemilikan Rumah (KPR) kepada perusahaan dan nanti perusahaan yang akan membayar. Anda tinggal mencicil dengan sistem potong gaji. Keuntungan lain, biasanya perusahaan menerapkan bunga rendah untuk KPR dibandingkan jika Anda harus mengambil KPR dari bank-bank umum.

7. Perlindungan Hukum

Untuk posisi tertentu setingkat anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas BUMN mendapat perlindungan hukum dari perusahaan. Hal ini merujuk pada Surat Edaran Nomor : SE-19/MBU/2008, poin pertama menyebutkan,”BUMN wajib memberikan fasilitas bantuan hukum kepada Anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas dalam hal terjadi tindakan/perbuatan untuk dan atas nama jabatannya tersebut yang berkaitan dengan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha perusahaan.”

Fasilitas bantuan hukum ini diberikan dengan syarat sepanjang yang bersangkutan tidak dinyatakan bersalah saat berperkara di pengadilan maka biaya penggunaan bantuan hukum dari lembaga yang telah ditunjuk, akan ditanggung oleh perusahaan.

8. Melanjutkan Studi

Kesempatan melanjutkan studi terbuka lebar jika bekerja di perusahaan BUMN. Hal ini menjadi daya tarik para pencari kerja yang berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bahkan, beberapa perusahaan BUMN menyediakan beasiswa bagi karyawan yang ingin melanjutkan studi ke jenjang program S2 atau S3. Tak hanya di dalam negeri, kesempatan melanjutkan studi ke luar negeri biasanya juga terbuka bagi pegawai BUMN yang memenuhi syarat.

Paling Diminati

Dengan keunggulan-keunggulan tersebut sudah jelas, para jobseekers biasanya akan berbondong-bondong bila ada rekrutmen pegawai BUMN. Penasaran, BUMN mana saja yang paling diminati pencari kerja? Simak 15 perusahaan melat merah paling banyak dicari informasinya seperti dilansir jobplanet.com berikut ini:

15. PT Pindad (Persero) – 1,79%
14. PT Bank Negara Indonesia (BNI) – 1,80%
13. PT Bank Tabungan Negara (BTN) – 2,07%
12. PT Adhi Karya Tbk – 2,09%
11. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) – 2,33%
10. PT Bank Mandiri Taspen Pos – 2,36%
9. PT Kereta Api Indonesia (Persero) – 2,37%
8. PT Garuda Indonesia Tbk – 2,93%
7. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) – 3,10%
6. PT Asuransi Jiwasraya – 3,16%
5. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) – 3,70%
4. BPJS Ketenagakerjaan (dulu PT Jamsostek (Persero)) – 4,12%
2. PT Bank Mandiri Tbk – 4,57%
3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) – 4,35%
1. PT Pertamina – 9,92%

Ditulis oleh : Anik Sulistyawati

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.