• Tue, 19 October 2021

Breaking News :

Rekor Nilai Kekayaan Cakada Tertinggi dan Terendah Dipegang Siapa? Ini Daftarnya

Mengulik nilai kekayaan cakada tentu sangat menarik diikuti menjelang Pilkada. Dalam LHKPN jelas terlihat daftar kekayaan cakada, sehingga bisa dicermati dengan seksama.

JEDA.ID-Mengingat Pilkada sudah di depan mata,mengulik kekayaan cakada sangat menarik. Ya, pasti banyak yang penasaran soal nilai kekayaan para cakada ini.

Ya, publik berhak tahu harya milik para calon yang bakal berlaga di Pilkada ini. Menilik analisis data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) calon kepala daerah (cakada) tahun 2020 yang dilakukan KPK menunjukkan calon kepala daerah (cakada) perempuan lebih kaya dibandingkan laki-laki. Wah!

“Berdasarkan hasil perbandingan nilai harta kekayaan cakada tahun 2020 menunjukkan bahwa cakada perempuan mencatatkan rata-rata harta kekayaan mencapai Rp12,73 miliar atau 22 persen lebih tinggi dibanding rata-rata harta kekayaan cakada laki-laki,” kata Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan dalam konferensi pers di gedung KPK Jakarta seperti dikutip dari Bisnis.com, Jumat (4/12/2020).

Mengenal Flexitarian, Diet Semi-Vegetarian yang Tetap Bisa Makan Daging

Lalu siapakah cakada dengan harta tertinggi? Jawabannya adalah calon Bupati Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Suprianti Rambat. Calon kepala daerah Kotawaringin Timur ini mencatatkan kepemilikan harta tertinggi yaitu Rp73,74 miliar.

Sementara, calon bupati Nabire, Papua Yufinia Mote tercatat memiliki nilai harta terendah yaitu Rp15 Juta.

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 diikuti oleh 161 (10,91 persen) cakada perempuan dan 1.315 (89,09 persen) cakada laki-laki.

Dari 161 orang tersebut, cakada perempuan dengan harta lebih dari Rp25 miliar berasal dari kalangan pengusaha (16 orang), birokrat (5 orang) dan legislatif 2 orang; cakada dengan harta Rp10miliar-Rp25 miliar berasal dari kalangan pengusaha (29 orang), birokrat (6 orang) dan legislatif (6 orang).

Sementara, cakada dengan harta Rp1 miliar-Rp10 miliar berasal dari kalangan pengusaha (36 orang), birokrat (30 orang) dan legislatif (14 orang); cakada dengan harta Rp100 juta-Rp1 miliar berasal dari pengusaha (4 orang), birokrat (3 orang) dan legislatif (3 orang); serta cakada dengan harta Rp1-100 juta yaitu pengusaha (3 orang), birokrat (3 orang) dan legislatif (1 orang).

10 Penyakit Aneh Tapi Nyata

“Disparitas harta kekayaan cakada perempuan lebih sempit dibanding harta kekayaan cakada laki-laki yang mencatatkan nilai harta tertinggi yaitu Rp674,23 miliar dan nilai harta terendah sebesar minus Rp3,55 miliar,” tambah Pahala.

Pahala Nainggolan menjelaskan bahwa pengumpulan data ini bertujuan menunjukan cakada yang sudah lapor.

Dia mengungkapkan rata-rata harta kekayaan calon kepala daerah perempuan mencapai Rp12,73 miliar atau 22% lebih tinggi dibandingkan rata-rata kekayaan calon kepala daerah laki-laki.

“Suprianti Rambat, Calon Bupati Kotawaringin Timur mencatatkan kepemilikan harta tertinggi yaitu Rp73,74 miliar, sementara Yufinia Mote, Calon Bupati Nabire tercatat memiliki nilai harta terendah yaitu Rp15 juta. Disparitas harta kekayaan Cakada perempuan lebih sempit dibanding harta kekayaan cakada laki-laki yang mencatatkan nilai harta tertinggi yaitu Rp674,23 miliar dan nilai harta terendah sebesar Rp (minus) 3,55 miliar,” kata Pahala dalam konferensi pers yang ditayangkan di kanal YouTube KPK, Jumat (4/12/2020).

Ini Daftar Penyakit Mematikan Versi WHO

Laporan tersebut menyebutkan bahwa total harta  yang dimiliki para cakada perempuan tidak dapat dijadikan satu-satunya tolok ukur kemampuan pendanaan pilkada mereka.

Hal ini karena total harta yang dilaporkan kepada KPK melalui LHKPN terdiri dari harta tidak bergerak, alat transportasi, harta bergerak lainnya, surat berharga, harta kas dan setara kas, dan harta lainnya yang dikurangi dengan hutang.

“Harta kas mungkin lebih tepat menggambarkan tingkat kemampuan keuangan cakada dalam membiayai pilkada, termasuk cakada perempuan,” kata Pahala

Diungkapkan bahwa seiring dengan total harta kekayaan, rata-rata harta kas cakada perempuan mencapai Rp 1,37 miliar, sedikit lebih tinggi dibanding rata-rata harta kas cakada laki-laki yang sebesar Rp1,36 miliar.

Ditulis oleh : Astrid Prihatini WD

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.