Punya Produk Baru? Contek Yuk Tips Mengenalkan Produk ke Konsumen

Jika Anda sedang memulai bisnis atau ingin mengenalkan produk ke konsumen, sebaiknya Anda tahu cara tepat mengenalkan produk ke konsumen.

JEDA.ID –Agar produk Anda dikenal konsumen, sebaiknya Anda tahu cara mengenalkan produk ke konsumen. Tujuannya supaya produk Anda dikenal dan mengena ke konsumen Anda.

Tak kenal maka tak sayang. Pepatah ini juga berlaku bagi merek atau produk yang ingin Anda luncurkan. Jika Anda tidak tahu cara mengenalkan produk ke konsumen, maka produk atau merek itu tidak akan diketahui bahkan diminati oleh calon konsumen.

Umumnya, orang-orang hanya peduli dengan merek jika mereka memiliki kepentingan secara pribadi akan sebuah merek.
Satu-satunya hal yang penting bagi mereka ialah, apakah produk atau merek yang Anda tawarkan dapat menyelesaikan atau memenuhi kebutuhan mereka atau tidak.

Saat Anda meluncurkan sebuah merek, harus memposisikannya sebagai jawaban terbaik untuk masalah calon konsumen.
Seperti dilansir dari Liputan6.com, Sabtu (22/8/2020), berikut 4 tips meluncurkan produk agar sesuai dengan kebutuhan calon konsumen:

1. Berkenalan dengan Baik dengan Target Konsumen Ideal Anda

Tips mengenalkan produk ke konsumen yang pertama adalah mengenal target konsumen Anda. Setiap firma pemasaran yang pernah ada akan memberitahu Anda betapa pentingnya membangun persona bagi pelanggan Anda. Misalnya, dari sisi usia, jenis kelamin, pendapatan, dan dimana mereka tinggal.

Bangun komunikasi dengan target konsumen merupakan salah satu cara mengenalkan produk (ilustrasi Freepik)

Bangun komunikasi dengan target konsumen merupakan salah satu cara mengenalkan produk (ilustrasi Freepik)

Selain itu, cari tahu apa yang benar-benar diinginkan pelanggan Anda. Apa yang membuat mereka tidak nyaman, dan yang membuat mereka bersemangat. Termasuk preferensi dimana mereka berselancar daring.

2. Jadi Purple Cow  di Tengah Lautan Merek yang Membosankan

Secara harfiah, purple cow diartikan ‘sapi ungu’ dalam bahasa Indonesia. Sapi ungu ini merupakan perumpamaan. Di mana warna ungu pada sapi merupakan hal yang tidak lazim, berbeda dengan yang lain.

5 Tanaman Hias Murah Ini Bisa Mempercantik Rumah

Orang cenderung akan melihat dan memperhatikan sesuatu yang baru, beda dari yang lain (sapi ungu). Sesuatu yang biasa-biasa saja akan mudah terlupakan dan luput dari perhatian.

3. Pelajari Tentang Kompetitor untuk Menemukan Peluang Inovasi

Untuk mengetahui hal ini, Anda dapat mengamati respons konsumen dari kompetitor. Baik bertanya langsung atau menilik ulasan konsumen. Kemudian mempelajari apa yang menjadi daya tarik utama dari kompetitor Anda, serta apa kekurangannya.
Dengan demikian, Anda dapat memutar otak untuk melakukan inovasi yang memiliki daya tarik serupa namun tetap berbeda (tidak meniru).

Waspadai Efek Hand Sanitizer, Hindari Pemakaian Terlalu Sering

Atau Anda bisa memanfaatkan kekurangan kompetitor untuk Anda perbaiki dan menggandeng konsumen yang terlewatkan dari peluang tersebut.

4. Temukan Posisi Pasar Merek Anda

“Berbeda” tidak berarti “di luar tembok”. Ada banyak perusahaan yang menawarkan produk serupa. Perbedaannya, mungkin pada layanan, cerita, atau fitur desain yang cocok dengan sub kelompok tertentu.
Tugas Anda adalah menjadi lebih baik. Tidak lebih baik untuk semua orang, tetapi lebih baik untuk basis pelanggan ideal Anda.

Tidak ada yang bisa menjadi solusi terbaik untuk semua orang. Posisi pasar merek Anda adalah kombinasi dari apa yang membuat Anda berbeda, namun tetap sesuai dengan apa yang dicari konsumen Anda.

Ditulis oleh : Mikola Muhammad Akbar

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.