Tutup Iklan

Kenali Tanda-tanda Kematian Sudah Dekat

Sebelum ajal menjemput, sebetulnya ada sejumlah tanda kematian. Jika kita jeli melihat tanda kematian itu, niscaya kita lebih siap menghadapi kematian.

JEDA.ID-Kematian memang rahasia Tuhan, bisa terjadi kapan saja. Namun sebetulnya ada sejumlah tanda kematian yang dialami seseorang sebelum ajal menjemput.

Jika kita bisa mendeteksi tanda kematian tersebut, niscaya kita bisa lebih siap menghadapi kematian orang-orang yang kita sayangi.  Ada beberapa tanda kematian yang dapat diketahui untuk membantu kita lebih siap melihat orang  tersayang akan menghadapi kematian. Apa sajakah tanda kematian itu?

Tips kesehatan kali ini membahas tanda kematian yang dirasakan seseorang. Dikutip dari Health Line dan detikcom, berikut tanda-tanda kematian pada seseorang dan cara menghadapinya.

Cara Melacak Lokasi Tanpa Diketahui di WhatsApp, Cocok Buat Kepoin Orang

1. Tidur lebih sering

Beberapa bulan sebelum akhir kehidupan, seseorang yang sekarat mungkin mulai tidur lebih sering dari biasanya. Saat mendekati kematian, metabolisme tubuh akan menurun. Tanpa pasokan energi alami yang stabil, kelelahan akan sering terjadi.

Cara membantu:

Biarkan tidur dan bantu mereka menemukan tempat yang nyaman untuk beristirahat. Dorong mereka untuk bangun dari tempat tidur agar tidak menimbulkan luka.

2. Makan dan minum sedikit

Kebutuhan energi akan berkurang seiring bertambahnya usia. Hal ini disebabkan karena tubuh tidak membutuhkan banyak energi untuk menjalankan tugas sehari-hari, makanan dan minuman terasa kurang diperlukan. Seseorang yang dekat dengan kematian mungkin tidak tertarik dengan beberapa makanan favorit mereka. Beberapa hari sebelum kematian, seseorang yang Anda cintai mungkin berhenti makan atau minum sama sekali.

Cara membantu:

Biarkan mereka makan saat sudah lapar. Hidrasi itu penting, jadi tawarkan mereka untuk minum. Rendam waslap dengan air dingin dan gunakan untuk menepuk bibir mereka. Saat mereka berhenti minum sama sekali, jaga agar kulit halus di sekitar bibir mereka tetap lembap dengan lip balm.

3. Mengasingkan diri

Tidak jarang seseorang yang sekarat perlahan-lahan menarik diri dari aktivitas dan orang yang mereka cintai. Hal ini adalah cerminan alami dari perubahan energi, serta keinginan untuk melindungi hari dan jam terakhir mereka.

Cara membantu:

Mengasingkan diri bukan berarti seseorang tidak menikmati kebersamaan dengan orang yang mereka cintai. Izinkan teman dan keluarga berkunjung saat dirinya merasa nyaman. Beberapa orang tidak ingin membiarkan orang lain melihat dirinya sekarat, jadi mereka akan mengasingkan diri di hari-hari terakhir mereka.

4. Tanda-tanda vital berubah

Tekanan darah akan menurun saat mendekati kematian. Perubahan pernapasan menjadi lebih jelas, dan detak jantung menjadi tidak teratur dan sulit dideteksi. Saat tekanan darah turun, ginjal juga akan berhenti bekerja. Urine akan berubah menjadi warna cokelat atau karat.

Legenda Raja Midas Si Tangan Emas Bukan Isapan Jempol Semata

Cara membantu:

Perubahan ini tidak menyakitkan, jadi tidak perlu melakukan apa pun untuk tanda-tanda ini.

5. Jarang pergi ke kamar mandi

Seseorang yang mendekati kematian biasanya makan lebih sedikit dan minum lebih sedikit cairan sehingga buang air besar dan buang air kecil menjadi tidak teratur dan lebih jarang dari biasanya. Setelah makan dan minum berhenti sama sekali, mereka mungkin tidak perlu ke kamar kecil sama sekali.

Cara membantu:

Kondisi ini adalah proses alami, jadi jangan khawatir jika mereka berhenti pergi ke kamar mandi. Perubahan warna urine juga normal. Hal tersebut mencerminkan fungsi ginjal, dan ketika ginjal mati, produksi urine mungkin melambat atau berhenti.

6. Suhu tubuh menurun

Sirkulasi darah menarik ke dalam menuju organ vital saat hari-hari terakhir. Situasi tersebut berarti sirkulasi darah di tempat-tempat seperti tangan, kaki, dan tungkai sangat berkurang. Hal itu dapat menyebabkan kulit dan anggota tubuh terasa dingin saat disentuh. Kulit juga mungkin tampak pucat. Pada akhirnya, sirkulasi yang berkurang dapat menyebabkan kulit tampak berbintik-bintik biru-ungu.

Cara membantu:

Meskipun kulit atau anggota tubuh mungkin terasa dingin jika disentuh, seseorang yang mendekati kematian mungkin tidak kedinginan. Jika mereka kedinginan, berikan selimut yang dapat membantu menghangatkannya.

7. Otot melemah

Di hari-hari terakhir sebelum kematian, otot bisa menjadi sangat lemah. Aktivitas sederhana, seperti mengangkat secangkir air atau membalikkan badan di tempat tidur, mungkin menjadi sulit.

Cara membantu:

Buatlah mereka senyaman mungkin. Jika mereka perlu minum dari secangkir air, posisikan cangkir di dekat mulut dan masukkan sedotan agar mereka lebih mudah minum.

Jika mereka perlu membalikkan atau membalikkan tempat tidur, bantu mereka bergerak dengan lembut sampai mencapai tempat yang nyaman.

8. Kesulitan bernapas

Kondisi ini adalah tanda yang mengkhawatirkan bagi banyak orang saat duduk dengan seseorang yang sedang sekarat. Fluktuasi pernapasan ini termasuk dalam perubahan pernapasan seperti napas tiba-tiba, atau rentang waktu yang lama di antara napas.

Cara membantu:

Meskipun sesak napas mungkin tampak menyakitkan atau bermasalah, mereka yang sedang sekarat mungkin tidak menyadari apa yang terjadi. Beberapa obat pereda nyeri dapat membuat pernapasan lebih mudah, jadi bicarakan dengan dokter tentang cara-cara untuk meredakan batuk atau pernapasan.

Gen Misterius di Virus Corona, Apa Dampaknya?

9. Kebingungan

Otak tetap sangat aktif selama fase menuju kematian. Namun, tidak jarang orang yang sedang sekarat mengalami saat-saat kebingungan atau tidak koheren. Beberapa orang mungkin menjadi gelisah dan agresif jika mereka tidak tahu di mana mereka berada atau apa yang terjadi.

Cara membantu:

Tetap tenang dan bicaralah dengan pelan. Yakinkan mereka bahwa Anda ada di sana untuk merawatnya. Pastikan memberi tahu siapa diri Anda saat mulai berbicara, dan perkenalkan setiap orang baru yang duduk bersama mereka. Otak mereka masih bekerja, meski sepertinya mereka sedang tidur.

10. Rasa sakit

Intensitas rasa sakit kemungkinan akan meningkat saat seseorang semakin dekat dengan kematian. Tidak jarang seseorang menunjukkan tanda-tanda kesakitan. Tanda-tanda ini termasuk meringis, mengerang, atau cemberut.

Cara membantu:

Kebanyakan nyeri dapat diobati, tetapi ini mungkin mengharuskan mereka untuk berada di rumah sakit atau fasilitas perawatan. Orang yang sekarat mungkin berhenti bisa menelan, jadi jalur intravena (IV) mungkin diperlukan untuk memberikan obat nyeri. Obat ini harus diberikan di rumah sakit.

Ditulis oleh : Astrid Prihatini WD

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.