Bukan Jakarta, 100% Penduduk Daerah Ini Menikmati listrik

Daerah yang paling rendah rasio elektrifikasinya adalah Nusa Tenggara Timur. Di provinsi ini rasio elektrifikasi baru mencapai 62% dan ditarget menjadi 72$ pada akhir Desember 2019.

JEDA.ID–Mati listrik massal terjadi di sebagian Pulau Jawa pada Minggu (4/8/2019) sejak pukul 11.45 WIB. Listrik mulai pulih pada Minggu malam, namun ada beberapa daerah yang listriknya masih padam.

Padamnya listrik di DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Banten, menyebabkan warga terganggu. Tidak adanya aliran listrik menjadikan pasokan air bersih di beberapa tempat ikut berhenti.

Ibad, warga Serpong Jaya, Serpong, Tangerang Selatan, Banten menyebut awalnya mati listrik selama 10 jam. Listrik kembali mengalir pada Minggu pukul 22.15 WIB, namun mati lagi pada Senin (5/8/2019) pukul 00.15 WIB.

“Warga di Perumahan Serpong Jaya mengeluh karena air mati dan penampungan air sudah habis. Jadi untuk mandi dan buang air, warga harus ke AEON Mall atau Q Big,” kata Ibad sebagaimana dikutip dari Detikcom.

Padamnya listrik di sebagian Jawa ikut berdampak ke sektor perbankan, transportasi umum yang mengandalkan listrik sebagai energi penggerak, hingga layanan telekomunikasi yang terganggu. Kondisi ini menunjukkan masyarakat yang sangat bergantung akan keberadaan energi listrik.

Di Indonesia, belum semua warga bisa menikmati aliran listrik rumah mereka. Rasio elektrifikasi hingga Juni 2019 lalu mencapai 98,81%. Rasio elektrifikasi menggambarkan jumlah rumah tangga yang sudah berlistrik dibandingkan dengan jumlah rumah tangga nasional.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat hingga Juni 2019 ada 813.872 rumah tangga yang belum teraliri listrik.

Pertumbuhan rumah tangga yang belum teraliri listrik hingga Desember sekitar 779.118 keluarga sehingga totalnya ada sekitar 1,59 juga keluarga yang belum mendapatkan aliran listrik.

Pada saat yang bersamaan, pemerintah menargetkan rasio elektrifikasi menembus 99,9% pada Desember 2019. Dari rumah tangga yang belum teraliri listrik, sebagian besar adalah rumah tangga miskin.

Sebagian ditangani memalui program Sinergi BUMN yaitu 13.139 rumah tangga, CSR PLN di 45.000 rumah tangga, dan ditangani pemerintah daerah 23.259 rumah tangga. Masih ada sekitar 607.903 rumah tangga miskin yang belum tersentuh program agar rumah mereka mendapatkan aliran listrik.

Daerah yang paling rendah rasio elektrifikasinya adalah Nusa Tenggara Timur. Di provinsi ini rasio elektrifikasi baru mencapai 62% dan ditarget menjadi 72$ pada akhir Desember 2019.

Perincian Per Provinsi

Sedangkan rasio elektrifikasi tertinggi ternyata bukan DKI Jakarta sebagai ibu kota negara. Di Jakarta, rasio elektifikasi baru menembus 99%. Provinsi yang rasio elektrifikasinya menembus 100% adalah Bali.

Berikut perincian rasio elektrifikasi per Juni 2019 dan target Desember 2019 sebagaimana dikutip dari laman Kementerian ESDM.

Bali: Juli 2019 100%, target Desember 2019 100%

DKI Jakarta: Juli 2019 99%, target Desember 2019 99%

Banten: Juli 2019 99%, target Desember 2019 99%

Jawa Barat: Juli 2019 99%, target Desember 2019 99%

Jawa Tengah: Juli 2019 99%, target Desember 2019 99%

DIY: Juli 2019 99%, target Desember 2019 99%

Aceh: Juli 2019 99%, target Desember 2019 99%

Sumatra Utara: Juli 2019 99%, target Desember 2019 99%

Bengkulu: Juli 2019 99%, target Desember 2019 99%

Bangka Belitung: Juli 2019 99%, target Desember 2019 99%

Kalimantan Timur: Juli 2019 99%, target Desember 2019 99%

Sulawesi Barat: Juli 2019 99%, target Desember 2019 99%

Sulawesi Tenggara: Juli 2019 99%, target Desember 2019 99%

Maluku Utara: Juli 2019 99%, target Desember 2019 99%

Papua Barat: Juli 2019 99%, target Desember 2019 99%

Riau: Juli 2019 98%, target Desember 2019 99%

Jambi: Juli 2019 98%, target Desember 2019 99%

Sulawesi Utara: Juli 2019 97%, target Desember 2019 99%

Lampung: Juli 2019 96%, target Desember 2019 99%

Kalimantan Selatan: Juli 2019 95%, target Desember 2019 99%

Jawa Timur: Juli 2019 94%, target Desember 2019 98%

Sumatra Selatan: Juli 2019 91%, target Desember 2019 98%

Sumatra Barat: Juli 2019 91%, target Desember 2019 98%

Sulawesi Tengah: Juli 2019 91%, target Desember 2019 97%

Kalimantan Utara: Juli 2019 90%, target Desember 2019 99%

Maluku: Juli 2019 90%, target Desember 2019 99%

Papua: Juli 2019 90%, target Desember 2019 99%

Sulawesi Tenggara: Juli 2019 90%, target Desember 2019 98%

Nusa Tenggara Barat: Juli 2019 90%, target Desember 2019 98%

Golontalo: Juli 2019 89%, target Desember 2019 98%

Kepulauan Riau: Juli 2019 88%, target Desember 2019 98%

Kalimantan Barat: Juli 2019 87%, target Desember 2019 96%

Kalimantan Tengah: Juli 2019 84%, target Desember 2019 94%

Nusa Tenggara Timur: Juli 2019 62%, target Desember 2019 72%

 

Ditulis oleh : Danang Nur Ihsan

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.