Bikin Baper, Bagaimana Hukum Islam Soal Menonton Drakor saat Ramadan?

Menonton drama asal Korea Selatan (drakor) menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan sebagian umat Islam di Indonesia sembari menunggu waktu berbuka puasa.

JEDA.ID— Menonton drama asal Korea Selatan (drakor) menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan sebagian umat Islam di Indonesia sembari menunggu waktu berbuka puasa.

Bukan hanya dari sisi cerita, akting para aktor dengan paras yang menawan seakan mampu bikin penonton terbawa perasaan (baper). Bahkan tak sedikit penonton tersihir dengan tetap di depan layar bahkan terkadang membuat lupa waktu.

Salah satu contoh drakor yang menarik perhatian saat ini adalah The World of the Married. Tak heran, rating Drakor yang diperankan Kim Hee Ae dan Park Hae Joon ini berhasil menyentuh rekor tertinggi saat memasuki episode belasan.

Seperti dilansir solopos.com, Minggu (3/5/2020), drakor itu mencetak rekor baru dengan meraih jumlah pemirsa tertinggi yang pernah dicapai drama dalam sejarah jaringan kabel Korea Selatan. Nielsen Korea mencatat, episode terbaru drama hit ini mencetak peringkat rata-rata 24,33 persen di seluruh negeri, memecahkan rekor sebelumnya drama SKY Castle pada tahun 2019 yang meraih 23,78 persen.

Mengikuti rekor baru ini, satu-satunya jaringan kabel yang menunjukkan peringkat lebih tinggi daripada The World of the Married adalah program audisi TV Chosun Mister Trot, yang memuncak pada peringkat rata-rata 35,7

Serial drama ini menyisakan empat episode diprediksi akan memecahkan rekornya sendiri dengan peringkat yang lebih tinggi dalam dua pekan terakhir.

Drama Korea yang disebut-sebut membuat emosi jiwa ini akan tayang dalam 16 episode hingga tanggal 15 Mei 2020. Tak sedikit penonton yang terpancing emosinya meluapkan kekesalannya melalui media sosial.

Saking gemasnya, akun instagram salah satu pemain yaitu Han So She “dibully” netizen Indonesia. Bukan Han So She saja yang membuat penonton pegal hati, karakter Lee Tae Oh pun membuat jengkel penonton.

Membedah Kelemahan Metode Belajar Online Dibandingkan Tatap Muka

Tanggapan Ustazah

Dengan besarnya “godaan” untuk menonton drakor, lantas apa kata ustadzah mengenai hal ini?
“Kalau hanya sesekali untuk mengusir bosan atau kantuk silakan, tapi sayang sekali kalau kita menyia-nyiakan waktu di bulan Ramadan untuk hal-hal yang mubah,” kata Ustazah Arini Retnaningsih seperti dilansir Antaranews, Sabtu (2/5/2020).

Mubah berarti boleh dilakukan tetapi tidak ada konsekuensi berupa pahala dan menonton termasuk drama Korea Selatan termasuk di dalam hukum ini.

“Menonton acara-acara televisi hukum asalnya mubah. Tapi jika yang kita tonton dakwah yang memuat ilmu-ilmu agama, jadi berpahala bagi kita saat kita niatkan menuntut ilmu. Kalau menonton drama yang biasa, hukumnya mubah,” kata Ustazah Arini yang menjadi pengisi kajian Islam di beberapa Madrasah Tsanawyah di Bogor itu.

Dia mengatakan, saat Ramadan amal perbuatan baik mendapatkan pahala yang berlipat ganda, sehingga sebaiknya umat Islam manfaatkan sebaik-baiknya jika tak ingin merugi.

Ada sederet hal baik ataupun ibadah yang bisa Anda lakukan selama Ramadan dan sebisa mungkin ditingkatkan semisalnya sholat malam.  Selain itu membaca Al-Qu’ran sebelum dan sesudah salat wajib dan sunnah, berdzikir dan bersedekah.

Rasulullah SAW bersabda: Dari Anas, “Ditanyakan orang kepada Rasulullah SAW, “Kapankah sedekah yang lebih baik? Jawab Rasulullah SAW, “Sedekah yang paling baik ialah sedekah pada Bulan Ramadhan,” (Riwayat Tirmidzi).

Sudah Terdaftar? Ini Cara Pencairan Insentif Kartu Prakerja Lewat Ovo

Buat Target

Kegiatan baik ini sebaiknya Anda seimbangkan dengan hal lain semisal bekerja walau belakangan dilakukan di rumah karena pandemi Covid-19. Ustazah Arini menyarankan Anda mengatur waktu kapan saatnya harus bekerja dan saat yang bisa dioptimalkan untuk beribadah.

“Kita buat target-target dalam ibadah, misalnya salat tarawih harus full, shalat malam, tadarus berapa lama sebelum atau sesudah salat. Kalau bisa optimalkan waktu pagi hari seusai saalat subuh lanjut dzikir pagi dan tadarus sebelum mulai bekerja,” papar dia.

Tetapi, terkadang ada saja godaan menonton drama bahkan di waktu-waktu menjelang salat wajib dan ini menjadi tantangan sebagian besar orang.

“Nah ini yang jadi tantangan kita. Insyaa Allah nanti kalo kita meninggalkannya karena Allah, Allah berikan pahala yang besar dan jadikan kelapangan bagi kita,” demikian pesan ustazah.

Ditulis oleh : Anik Sulistyawati

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.