5 Jenis Arwana yang Harganya Bikin Geleng-Geleng Kepala

Meski kerap disebut sebagai arwana merah kelas 2, namun jenis arwana banjar harganya tetap saja tidak murah karena bisa mencapai Rp10 juta.

JEDA.ID–Ikan arwana menjadi perhatian setelah ada bos perusahaan arwana Heru Hidayat terseret dalam kasus korupsi Jiwasraya Rp13,7 triliun. Ada banyak jenis arwana, namun secara umum ikan ini merupakan suku kecil ikan air tawar primitif yang masih dijumpai hingga sekarang.

Arwana bersifat predator seperti kerabat dekatnya ikan Arapaima gigas. Ikan ini merupakan ikan yang sangat populer dan juga sangat banyak dicari karena warna dan juga bentuknya yang sangat indah.

Selain itu, banyak mitos yang berkembang mengenai ikan ini termasuk dapat mendatangkan hoki. Indonesia termasuk salah satu produsen ikan arwana terkemuka di dunia. Arwana banyak di ekspor ke China, Jepang, sampai Amerika Serikat.

Rahasia Ayam Cemani sampai Dihargai Belasan Juta Rupiah

Tingginya permintaan pasar menyebabkan harga arwana semakin melambung seiring dengan keberadaannya di alam yang terancam punah. Perdagangan ikan arwana diperbolehkan secara hukum dengan syarat arwana yang diperdagangkan adalah hasil penangkaran.

Harga arwana sangat beragam mulai ratusan ribu rupiah sampai miliaran rupiah. Ada beragam jenis ikan arwana. Jenis arwana pula yang ikut memengaruhi harga jualnya.

Berikut 5 jenis ikan arwana termahal sebagaimana dikutip dari laman BPSPL Padang Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Rabu (15/1/2020).

Arwana Super Red

Arwana super red

Jenis arwana super red

Ikan juga juga disebut Siluk Merah ini berasal dari berbagai tempat di Kalimantan Barat seperti dari Sungai Kapuas dan Danau Sentarum yang dikenal sebagai habitat dari super red (chili dan blood red).

Warna merah penuh tampak pada sirip ikan muda, pada bibir dan juga sungut. Menjelang dewasa, warna merah akan muncul di berbagai bagian tubuh lainnya, terutama pada tutup insang dan pinggiran sisik, sehingga tubuh ikan terlihat berwarna merah.

Ikan arwana jenis ini dikelompokkan menjadi 4 varietas, yaitu merah darah (blood red), merah cabai (chili red), merah orange (orange red), dan merah emas (golden red). Keempat varietas ini secara umum diberi julukan super red atau merah grade pertama.

Namun, dalam perkembangannya super red lebih merujuk pada merah cabai dan merah darah. Sedangkan dua varietas terakhir lebih sering di anggap sebagai super red dengan grade lebih rendah.

Harga arwana jenis ini bisa menembus Rp50 juta rupiah. Bahkan, ada beberapa penyuka arwana yang pernah menebus ikan jenis ini hingga ratusan juta rupiah.

Arwana Golden (CBG)

Arwana golden

Arwana golden

Jenis arwana golden varietas cross back merupakan bagian dari varietas arwana golden. Varietas ini dijumpai di berbagai tempat di Malaysia, seperti Perak, Trengganu, Danau Bukit Merah dan Johor.

Mereka sering diberikan julukan sesuai dengan tempat asalnya, seperti Golden Pahang, Bukit Merah Blue atau Malaysia Gold. Disebut sebagai arwana cross back, karena varietas ini saat dewasa memiliki warna emas penuh hingga melewati punggungnya.

Pesona Kota Bunga dan Serba Tujuh di Tomohon

Varietas ini harganya relatif lebih mahal bahkan paling tinggi dibandingkan lainnya karena termasuk jarang ditemui. Ikan Arwana CBG dibagi menjadi beberapa kelas berdasarkan warna dasar sisik, yaitu purple-based (warna dasar ungu), blue-based (warna dasar biru), gold based (warna dasar emas), dan silver-based (warna dasar perak).

Arwana Gold dengan warna dasar emas diketahui dapat mencapai warna penuh pada usia lebih muda dibandingkan dengan varietas lain. Harga arwana jenis ini bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Arwana Golden Red (RTG)

Arwana golden red

Arwana golden red

Ikan arwana ini merupakan verietas dari arwana golden  dan sering disebut sebagai arwana golden. Varietas ini dijumpai di daerah Mahato, Riau.

Berbeda dengan Cross Back Golden  (CBG), warna emas pada verietas ini tidak akan berkembang hingga melewati punggung namun hanya akan mencapai baris ke empat sisik (baris sisik dihitung dari bawah, perut) atau lebih baik bisa mencapai baris ke lima.

Seperti halnya varietas cross back, warna dasar sisik RTG bisa biru, hijau, atau emas. Begitu pula dengan warna bibir, ekor, dan sirip, kedua varietas ini memiliki keragaan yang sangat mirip.

RTG muda memiliki warna lebih kusam dibandingkan dengan varietas cross back muda. RTG boleh dikatakan lebih tahan banting dibandingkan dengan CBG dapat tumbuh lebih besar, dan juga lebih agresif.

Jumlahnya di alam relatif lebih banyak dibandingkan dengan CBG, meskipun demikian tetap merupakan varietas yang dilindungi. Membedakan CBG dan RTG pada ukuran kecil (10-12 cm) sulit dilakukan dan perlu kehati-hatian.

Sebab, perbedaan harga juga sangat mencolok. Harga CBG ukuran 12 cm dihargai lebih dari Rp10 juta, ukuran 20-25 cm berkisar Rp15 juta-Rp25 juta. Golden red berukuran 12 cm dihargai Rp2 juta, sedangkan ukuran 20-25 cm bisa mencapai Rp5 juta.

Arwana Hijau

Arwana green

Jenis arwana green

Jenis arwana yang juga disebut golden pino ini ditemukan di Thailand, Malaysia, Myanmar, Komboja, dan juga di beberapa tempat di Indonesia. Variasi penampakan dan warna bisa saja ditemukan di masing-masing daerah.

Meskipun demikian secara umum dapat dikatakan bahwa pada umumnya berwarna kelabu kehijauan dangan pola garis-garis berwarna gelap pada ekor.

Mitos Bunga dari Surga yang Menghebohkan Dunia

Kepala dan mulutnya lebih besar dan lebih membulat dibandingkan dengan jenis arwana asia lainnya.

Harga arwana jenis ini bisa mencapai Rp8 juta. Namun, banyak juga yang dijual di bawah harga itu di kisaran Rp3 juta-Rp5 juta.

Arwana Banjar

Arwana banjar

Arwana banjar

Ikan ini boleh dikatakan merupakan varietas arwana merah kelas 2 dan diketahui bukan merupakan strain murni arwana merah. Penampakannya ditunjukkan oleh warna sirip yang orange pucat, ekor berwarna orange atau kuning, dan tidak memiliki warna merah di badan maupun di pipi.

Sepintas Banjar merah muda sangat mirip dengan arwana merah muda, sehingga tidak jarang hal ini dapat mengecoh para penyuka arwana yang masih baru. Banjar dicirikan juga oleh bentuk kepala yang cenderung membulat dengan mulut yang tidak terlalu lancip.

Meski kerap disebut sebagai arwana merah kelas 2, namun jenis ini harganya tetap tidak murah. Ada yang Rp2 jutaan, namun tidak sedikit pula yang mencapai Rp10 juta.

Ditulis oleh : Danang Nur Ihsan

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.