Tak Hanya Risa Santoso, Kampus di Malang Jadi Gudangnya Dosen Muda

Ketika Risa Santoso menjadi rektor termuda di Indonesia, kampus-kampus di Malang baik negeri maupun swasta juga punya banyak dosen muda

JEDA.ID–Risa Santoso yang baru diangkat menjadi Rektor Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Asia Malang, Jawa Timur menjadi perhatian publik. Risa yang baru berumur 27 tahun menjadi rektor termuda di Indonesia. Tidak hanya urusan rektor, kampus-kampus di Malang selama ini juga bertabur dengan dosen muda.

Risa Santoso tercatat pernah menempuh pendidikan S1 jurusan ekonomi di University of California Berkeley. Dia kemudian menempuh S2 di Harvard University mengambil jurusan pendidikan.

Sebagaimana dikutip dari Liputan6.com, Rabu (6/11/2019), Perempuan muda ini juga pernah bergabung di Kantor Staf Kepresidenan (KSP) menjadi tenaga ahli muda. Selama dua tahun terakhir, Risa bergabung dengan Kampus Asia menjadi Direktur Pengembangan Bisnis Asia.

ITB Asia merupakan salah satu kampus di Malang. Kampus ini merupakan merger atau gabungan dari dua kampus yang berada di bawah naungan Perguruan Tinggi Asia di Malang. Dua kampus itu adalah STIE Asia Malang dan STMIK Asia Malang.

Penggabungan dua kampus itu menjadi ITB Asia Malang itu dilakukan pada 25 September 2019. Penggabungan STIE Asia dan STMIK Asia menjadi ITB Asia menjadi merger perguruan tinggi pertama di Malang.

Bila Risa Santoso menjadi rektor termuda di Indonesia, sejumlah kampus di Malang tercatat memiliki dosen muda yang cukup banyak. Berdasarkan data dalam Buku Statistik Pendidikan Tinggi 2018, dosen muda yang usianya di bawah 25 tahun paling banyak berada di Jawa Timur yaitu 153 orang.

Terbanyak di Brawijaya

biaya hidup mahasiswa

Univeritas Brawijaya

Begitu pula dengan dosen muda yang usianya 26-35 tahun juga terbanyak ada di Jawa Timur yaitu sebanyak 10.244 orang. Di Jawa Timur, dosen yang usianya di bawah 25 tahun bekerja di kampus swasta sebanyak 117 orang dan 36 di kampus negeri termasuk di Malang.

Untuk dosen usia 26-35 tahun di Jawa Timur yang bekerja di kampus negeri sebanyak 2.470 orang dan 7.774 orang di kampus swasta. Universitas Brawijaya yang menjadi kampus terbesar di Malang menjadi pusatnya dosen muda yang usianya 25-36 tahun.

Di Universitas Brawijaya, total 2.183 dosen, sekitar 30%-nya berusia 26-35 tahun. Persentase itu paling tinggi dibandingkan dengan dosen yang berusia 36-45 tahun, atau yang lebih tua.

Begitu pula dengan Universitas Negeri Malang. Kampus ini menjadi salah satu perguruan tinggi negeri yang punya dosen dengan usia di bawah 25 tahun terbanyak di Indonesia.

Universitas Negeri Malang punya 18 dosen yang usianya di bawah 25 tahun atau hanya kalah dari Institut Teknologi Sumatra yang punya 23 dosen muda di bawah 25 tahun.

Beberapa kampus swasta di Malang juga tidak jauh berbeda yaitu punya banyak dosen muda baik yang usianya di bawah 25 tahun atau 26-35 tahun.

Berikut beberapa kampus negeri di Malang dengan jumlah dosen muda yang cukup banyak.

Universitas Brawijaya

  • <25 tahun: 1 orang
  • 26-35 tahun: 664 orang
  • 36-45 tahun: 623 orang
  • 46-55 tahun: 369 orang
  • 56-65 tahun: 444 orang
  • >65 tahun: 82 orang

Universitas Negeri Malang

  • <25 tahun: 18 orang
  • 26-35 tahun: 282 orang
  • 36-45 tahun: 196 orang
  • 46-55 tahun:232 orang
  • 56-65 tahun: 325 orang
  • >65 tahun: 38 orang

Politeknik Negeri Malang

  • <25 tahun: 1 orang
  • 26-35 tahun: 100 orang
  • 36-45 tahun: 102 orang
  • 46-55 tahun: 125 orang
  • 56-65 tahun: 151 orang
  • >65 tahun: 1 orang

Ketika Risa Santoso menjadi rektor termuda di Indonesia, kampus-kampus di Malang baik negeri maupun swasta juga punya banyak dosen muda.

Ditulis oleh : Danang Nur Ihsan

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.