Seberapa Sering Orang Indonesia Makan Mi Instan

Kebiasaan makan mi instan di Indonesia adalah 58,5% makan 1-6 bungkus per pekannya.

JEDA.ID–Mi instan kerap menjadi menu favorit orang Indonesia. Selain kerap menjadi menu rumahan, kini makan mi instan juga menjadi gaya hidup. Tidak sedikit resto, kafe, hingga warung makan pinggir jalan menyediakan mi instan sebagai menu andalan.

Indonesia menjadi pangsa pasar mi instan terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok. Berdasarkan data World Instant Noodles Association (WINA), sebagaimana dikutip dari laman instantnoodles.org, Jumat (19/7/2019), konsumsi mi instan di Indonesia mencapai 12,54 miliar bungkus pada 2018 lalu. Bila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, WINA menyebut konsumsi mi instan di Indonesia cenderung menurun.

Pada 2014 misalnya. Kala itu, 13,42 miliar bungkus mi instan terjual di Tanah Air. Tahun berikutnya, jumlahnya menurun menjadi 13,20 miliar bungkus. Pada 2016 kembali turun menjadi 13,01 miliar bungkus dan menjadi 12,62 miliar pada 2017.

Meski terus menurun, Indonesia selalu berada di urutan kedua negara dengan pengonsumsi mi instan. WINA mencatat konsumsi per kapita mi instan di Indonesia tetap tinggi. Pada 2015 lalu, konsumsi per kapita mi instan yaitu 51 bungkus. Artinya bila dirata-rata, semua penduduk Indonesia makan mi instan satu bungkus tiap pekan. Pada 2018 lalu, konsumsi per kapita mi instan turun tipis menjadi 49 bungkus.

Konsumsi per kapita mi instan di Indonesia hanya kalah dari Korea Selatan yaitu 74 bungkus. Tiongkok yang berada di urutan teratas sebagai pengonsumsi mi instan tertinggi di dunia, konsumsi per kapitanya hanya 28 bungkus.

Sementara itu, dalam Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) memotret kebiasaan makan mi instan atau makanan instan lainnya. Tercatat 58,5% penduduk Indonesia mengonsumsi mi instan/makanan instan lainnya sebanyak 1-6 bungkus per pekannya.

Bahkan ada 7,8% penduduk Indonesia yang mengonsumsi mi instan lebih dari satu bungkus setiap harinya. Sisanya, 33,8% mengonsumsi mi instan kurang dari 3 bungkus per bulannya.

Merata di Semua Usia

Konsumsi mi instan ini merata di semua umur mulai 3 tahun sampai 65 tahun. Konsumsi mi instan 1-6 bungkus per pekan paling tinggi di kalangan remaja yaitu usia 10-14 tahun dan 15-19 tahun. Di usia 10-14 tahun, 68,3% mengonsumsi mi instan sebanyak 1-6 bungkus per pekan. Sedangkan di usia 15-19 tahun, mencapai 64,8%.

Sedangkan konsumsi mi instan semakin menurun di kalangan usia tua. Untuk kelompok umur di atas usia 65 tahun, 61,1% memakan mi instan kurang dari 3 bungkus per bulan.

Berikut kebiasaan makan mi instan/makanan instan lainnya di Indonesia sebagaimana dikutip dari Riskesdas 2018 yang dilakukan Kementerian Kesehatan.

Aceh
7,5% lebih dari satu bungkus/hari
55,3% 1-6 bungkus/pekan
37,2% kurang dari 3 bungkus/bulan

Sumatra Utara
4,6% lebih dari satu bungkus/hari
48,7% 1-6 bungkus/pekan
46,7% kurang dari 3 bungkus/bulan

Sumatra Barat
3,0% lebih dari satu bungkus/hari
46,5% 1-6 bungkus/pekan
50,6% kurang dari 3 bungkus/bulan

Riau
5,6% lebih dari satu bungkus/hari
61,0% 1-6 bungkus/pekan
33,4% kurang dari 3 bungkus/bulan

Jambi
5,6% lebih dari satu bungkus/hari
61,0% 1-6 bungkus/pekan
33,4% kurang dari 3 bungkus/bulan

Sumatra Selatan
14,7% lebih dari satu bungkus/hari
63,8% 1-6 bungkus/pekan
21,5% kurang dari 3 bungkus/bulan

Bengkulu
5,6% lebih dari satu bungkus/hari
60,5% 1-6 bungkus/pekan
33,9% kurang dari 3 bungkus/bulan

Lampung
5,4% lebih dari satu bungkus/hari
60,4% 1-6 bungkus/pekan
34,2% kurang dari 3 bungkus/bulan

Bangka Belitung
9,1% lebih dari satu bungkus/hari
63,2% 1-6 bungkus/pekan
27,7% kurang dari 3 bungkus/bulan

Kepulauan Riau
6,0% lebih dari satu bungkus/hari
62,2% 1-6 bungkus/pekan
31,8% kurang dari 3 bungkus/bulan

DKI Jakarta
6,3% lebih dari satu bungkus/hari
60,3% 1-6 bungkus/pekan
33,4% kurang dari 3 bungkus/bulan

Jawa Barat
10,8% lebih dari satu bungkus/hari
65,1% 1-6 bungkus/pekan
24,0% kurang dari 3 bungkus/bulan

Jawa Tengah
3,8% lebih dari satu bungkus/hari
58,9% 1-6 bungkus/pekan
37,3% kurang dari 3 bungkus/bulan

DI Yogyakarta
3,9% lebih dari satu bungkus/hari
56,8% 1-6 bungkus/pekan
39,3% kurang dari 3 bungkus/bulan

Jawa Timur
4,6% lebih dari satu bungkus/hari
52,7% 1-6 bungkus/pekan
42,7% kurang dari 3 bungkus/bulan

Banten
10,6% lebih dari satu bungkus/hari
64,1% 1-6 bungkus/pekan
25,3% kurang dari 3 bungkus/bulan

Bali
4,4% lebih dari satu bungkus/hari
47,2% 1-6 bungkus/pekan
48,4% kurang dari 3 bungkus/bulan

Nusa Tenggara Barat
8,5% lebih dari satu bungkus/hari
61,3% 1-6 bungkus/pekan
30,3% kurang dari 3 bungkus/bulan

Nusa Tenggara Timur
6,0% lebih dari satu bungkus/hari
52,8% 1-6 bungkus/pekan
41,2% kurang dari 3 bungkus/bulan

Kalimantan Barat
9,8% lebih dari satu bungkus/hari
61,5% 1-6 bungkus/pekan
28,7% kurang dari 3 bungkus/bulan

Kalimantan Tengah
13,1% lebih dari satu bungkus/hari
61,1% 1-6 bungkus/pekan
25,8% kurang dari 3 bungkus/bulan

Kalimantan Selatan
8,9% lebih dari satu bungkus/hari
60,1% 1-6 bungkus/pekan
31,1% kurang dari 3 bungkus/bulan

Kalimantan Timur
10,7% lebih dari satu bungkus/hari
61,4% 1-6 bungkus/pekan
28,0% kurang dari 3 bungkus/bulan

Kalimantan Utara
10,4% lebih dari satu bungkus/hari
56,3% 1-6 bungkus/pekan
33,3% kurang dari 3 bungkus/bulan

Sulawesi Utara
5,2% lebih dari satu bungkus/hari
49,4% 1-6 bungkus/pekan
45,4% kurang dari 3 bungkus/bulan

Sulawesi Tengah
10,4% lebih dari satu bungkus/hari
59,3% 1-6 bungkus/pekan
30,2% kurang dari 3 bungkus/bulan

Sulawesi Selatan
15,3% lebih dari satu bungkus/hari
59,4% 1-6 bungkus/pekan
25,3% kurang dari 3 bungkus/bulan

Sulawesi Tenggara
20,7% lebih dari satu bungkus/hari
58,3% 1-6 bungkus/pekan
21,0% kurang dari 3 bungkus/bulan

Gorontalo
4,7% lebih dari satu bungkus/hari
55,2% 1-6 bungkus/pekan
40,1% kurang dari 3 bungkus/bulan

Sulawesi Barat
17,3% lebih dari satu bungkus/hari
56,1% 1-6 bungkus/pekan
26,7% kurang dari 3 bungkus/bulan

Maluku
12,9% lebih dari satu bungkus/hari
59,1% 1-6 bungkus/pekan
28,0% kurang dari 3 bungkus/bulan

Maluku Utara
17,8% lebih dari satu bungkus/hari
54,5% 1-6 bungkus/pekan
27,7% kurang dari 3 bungkus/bulan

Papua Barat
15,0% lebih dari satu bungkus/hari
52,6% 1-6 bungkus/pekan
32,4% kurang dari 3 bungkus/bulan

Papua
13,1% lebih dari satu bungkus/hari
51,8% 1-6 bungkus/pekan
35,1% kurang dari 3 bungkus/bulan

Ditulis oleh : Danang Nur Ihsan

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.