Tutup Iklan

Prostitusi Online dan Kode-Kode Nakal di MiChat

Soal kasus prostitusi MiChat bahkan pernah ditegur oleh Kemenkominfo, bahkan aplikasi ini sempat terancam akan diblokir beberapa bulan silam.

JEDA.ID – MiChat sering diasosiasikan sebagai aplikasi chatting yang ramah bagi dunia prostitusi. Aplikasi ini bahkan dipakai untuk menjebak pelaku prostitusi online di Padang akhir Februari 2020 lalu.

Aksi jebak pekerja seks lewat aplikasi online sedang menjadi topik hangat. Digawangi Anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade, aksi penjebakan bak drama FTV itu melibatkan seorang berinisial NN, 26, dan aplikasi chatting MiChat.

Andre disebut-sebut berperan besar dalam pengungkapan dan penggerebakan prostitusi online di Padang, Minggu (26/1/2020). Penggerebekan itu dilakukan oleh aparat kepolisian atas informasi dari Anggota Komisi VI DPR itu.

Polisi menyebut terduga pekerja seks dengan inisial NN dikatakan bertemu dengan pria yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Pria tersebut berpura-pura menjadi pihak yang memesan layanan seks melalui aplikasi Michat.

Pria tersebut diduga merupakan suruhan Andre untuk membuktikan kegiatan prostitusi online di Padang.

Aparat Polda Sumbar kemudian melakukan penggerebekan di lokasi kamar hotel berdasarkan informasi dari Andre. NN kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Dikutip dari akun Twitter-nya, Andre Rosiade mengaku tindakan pada 26 Januari itu dilakukan karena ia ingin membuktikan bahwa prostitusi online marak di Padang. Soal ramainya polemik jebakan pekerja seks, ia menyebut itu serangan balik dari pihak yang terganggu pencitraannya.

“Andre ini ingin ikut serta memberantas maksiat tersebut. Ia memancing dan memesan pekerja seks komersial dengan masuk ke aplikasi MiChat melalui akun temannya. Iapun melakukan transaksi dan disepakati harga Rp 800.000 di salah satu hotel di Kota Padang,” kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto, dilansir Detik.com, Selasa (4/2/2020).

Marak Prostitusi Online, Antara Gaya Hidup dan Ancaman Penyakit Menular

Prostitusi di MiChat

Michat memang terbilang cukup bermasalah. Soal kasus prostitusi MiChat bahkan pernah ditegur oleh Kemenkominfo. Bahkan, MiChat sempat terancam akan diblokir.

MiChat, dibaca “mai cet”, adalah aplikasi pesan instan yang memiliki fitur untuk menemukan teman baru berdasarkan lokasi terdekat. MiChat memiliki fitur “People Nearby” untuk menemukan pengguna lain aplikasi tersebut yang sedang berada tidak jauh dari lokasi pengguna.

Sama seperti aplikasi perpesanan instan lainnya, MiChat mendukung pesan dalam bentuk teks, foto dan video. Aplikasi ini juga dapat digunakan untuk kelompok mengobrol dengan anggota hingga 500 orang.

Aplikasi MiChat dikembangkan oleh MiChat PTE Limited, berdasarkan penelusuran, berbasis di Singapura. Aplikasi MiChat diunduh lebih dari 10 juta kali di Google Play Store.

Google Play Store memberi rating 3+ untuk aplikasi ini, sementara App Store memberi rating 17+ dengan alasan mengandung konten seksual tingkat ringan (infrequent/mild sexual content and nudity).

5 Artis Tersangkut Kasus Prostitusi

Pemakai MiChat

Ada beberapa pengguna yang memanfaatkan aplikasi ini untuk kepentingan negatif, antara lain praktik prostitusi online. Mengutip MSN.com, 20 Juli 2019 hal itu satu di antaranya diungkapkan seorang pria bernama JT.

Ia mengaku, aplikasi MiChat merupakan cara komunikasi paling mudah dan aman dengan PSK dalam prostitusi online, termasuk di Metro, Lampung. Menurutnya, fitur dalam aplikasi MiChat membuat ia mampu mengetahui lokasi lawan bicara.

Sehingga, ia bisa langsung terhubung dengan pengguna lainnya yang berada dalam satu wilayah. Untuk mengetahui pengguna MiChat yang menjajakan diri, JT mengatakan, hal tersebut cukup mudah.

Biasanya, lanjut JT, ada kode dalam profil status pengguna. Kode tersebut seperti BO, ST, LT, dan sebagainya. “Kalau untuk harga variatif. Tapi, harga bersahabatlah, dan masih bisa nego juga.”

“Tergantung komunikasi kita gimana. Bisa minta kirimin foto dulu, karena ada beberapa yang pake profilnya beda.” “Biar enggak jebakan batman. Intinya sih mudah, karena kalau enggak cocok, tinggal ganti yang lain,” urainya.

Daftar Aplikasi Android yang Tak Jelas Apa Fungsinya

Kode-kode di Michat;

  • BO: Booking Out / Booking Order
  • ST: Short Time
  • LT: Long Time
  • GH: Guest House
  • VCS: Video Call Seks
  • Nego: Tawaran Harga
  • Free Room: Gratis Kamar
  • Include: Harga Beserta Kamar
  • Exclude: Harga Tanpa Kamar
  • PAP: Post a Picture atau minta dikirimi gambar.
Ditulis oleh : Jafar Sodiq Assegaf

Menarik Juga

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.