Perlahan Facebook Mulai Menguasai Dunia

Langkah akuisisi Instagram dan Whatsapp membuat dunia sadar kini smartphone dikuasai aplikasi-aplikasi yang dikembangkan Facebook.

JEDA.ID – Perlahan tapi pasti, Facebook, mulai menggilas pesaing-pesaingnya di platform jejaring sosial. Dua akuisisi besar Facebook, Whatsapp dan Instagram, membuat media sosial bikinan Mark Zuckerberg itu menguasai dunia maya.

Facebook rampung mengakuisisi Instagram pada 2012 dan Whatsapp di 2014. Lama berselang, kedua aplikasi itu menjadi yang terlaris di daftar unduhan terpopuler di Android dan IOS.

Setidaknya ini terungkap lewat analisis firma Sensor Tower. Dalam laporannya firma in merilis daftar aplikasi dengan unduhan teratas pada Q4 2019. Menariknya, empat aplikasi milik Facebook masuk dalam lima unduhan teratas.

Whatsapp menjadi aplikasi nomor satu yang banyak diunduh. Kemudian Messenger menduduki peringkat tiga, sementara itu Facebook dan Instagram hadir di posisi tiga dan empat.

Dilansir dari laman Memeburn, Jumat (17/1/2020) pada posisi kedua terdapat TikTok yang merupakan aplikasi video besutan Bytedance. Sensor Tower mencatat bahwa aplikasi tersebut telah diunduh hingga 220 juta unduhan selama Q4 2019. Angka ini meningkat cukup tajam hingga 24 persen dari Q3 2019.

Berdasarkan data dari Apple App Store dan Google Play Store, Sensor Tower melihat bahwa unduhan global pada 2019 melonjak menjadi 114,9 miliar. Angka ini meningkat hampir 9,1% dari tahun sebelumnya.

Akuisisi Jenius

Instagram dinilai sebagai salah satu akuisisi terbaik yang pernah dilakukan Facebook. Facebook mengakuisisi Instagram bersama 13 karyawannya senilai US$ 1 miliar dalam bentuk tunai dan saham pada April 2012. Saat itu, Facebook berjanji Instagram akan tetap dikelola secara independen.

Instagram kala itu hanya memiliki 30 juta pengguna, tanpa pendapatan. Seiring waktu, pada 2017 Instagram memiliki lebih dari 600 juta pengguna dan banyak analis meyakini bahwa layanan tersebut akan segera menjadi bisnis iklan miliaran dollar.

Laporan terakhir jumlah pengguna aktif Instagram telah menembus angka miliaran. Jumlah ini terbilang sangat fantastis dan membuat Instagram menjadi platform yang sangat populer bagi pengguna gawai pintar.

Menurut mantan eksekutif Facebook, Mike Hoefflinger, ada sejumlah alasan utama mengapa akuisisi ini sangat bernilai. Pertama, akuisisi ini membuktikan bahwa Facebook dapat membangun sejumlah produk dalam waktu bersamaan.

Kedua, akuisisi ini menjadi pesan kepada para pengusaha lain bahwa Facebook adalah tempat terbaik di Silicon Valley untuk mendorong pertumbuhan yang besar.

“Di situlah letak nilai dari sejarah Instagram yaitu membuktikan bahwa keberadaan Zuckerberg (CEO Facebook, Mark Zuckerberg), bisa mengubah visi pertumbuhan dan dampaknya pada kenyataan tanpa mencampuri yang tidak semestinya. Ini sekaligus menjadi pesan yang jelas bahwa jika kalian ingin menjadi pemain besar, maka datanglah ke Facebook,” jelas Hoefflinger, seperti dilansir Recode, Selasa (14/3/2017).

Alasan Netizen Curhat di Media Sosial

Labeling Facebook

Popularitas Facebook kian memuncak dan membuatnya melabeli Instagram dan Whatsapp dengan namanya. Jika Anda membuka Instagram dan Whatsapp akan ada tulisan “From Facebook”.

Label ini dimaksudkan sebagai branding bahwa Whatsapp dan Instagram adalah layanan milik Facebook.

Tak hanya WhatsApp dan Instagram, hal serupa juga terjadi pada Oculus. Logo Facebook yang baru pun diumumkan lewat postingan resmi blog perusahaan milik Mark Zuckerberg tersebut dengan menampilkan logo Facebook dalam format GIF yang berubah-ubah warna yang mewakili platform milik Facebook.

“Kami memerlukan wordmark untuk membuat perbedaan dari aplikasi Facebook dan memperjelas koneksi di antara layanan yang menjadi “keluarga” kami,” kata Chief Marketing Officer Facebook Antonio Lucio.

Logo baru ini terpisah dari yang ditampilkan di dalam aplikasi Facebook dan di webnya. Strategi ini dimaksudkan untuk membedakan Facebook sebagai perusahaan induk dari semua aplikasi yang dimilikinya, dan menekankan bahwa Facebook memiliki berbagai produk berbeda.

Dengan branding yang baru, diharapkan publik akan lebih mengenal Facebook sebagai raksasa yang memiliki Instagram, Whatsapp, Oculus, Calibra atau Libra dan layanan lainnya.

Lansia Pakai Media Sosial, Diajari Murid & Takut HP Rusak

Ditulis oleh : Jafar Sodiq Assegaf

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.