Pekan ASI Sedunia, Inilah 10 Makanan yang Memperlancar ASI

Pekan Air Susu Ibu (ASI) sedunia ditetapkan pada 1 -7 Agustus 2020. Seperti yang sudah diketahui, ASI merupakan makanan inti bayi yang harus diberikan setidaknya pada usia 0 hingga 6 bulan.

JEDA.ID – Pekan Air Susu Ibu (ASI) sedunia ditetapkan pada 1 -7 Agustus 2020. Seperti yang sudah diketahui, ASI merupakan makanan inti bayi yang harus diberikan setidaknya pada usia 0 hingga 6 bulan.

Setelah melalui fase kehamilan dan melahirkan, perjuangan seorang ibu masih berlanjut dengan hadirnya masa-masa nursing alias menyusui dan merawat bayi. Pemberian ASI sangat disarankan, bahkan tertuang dalam pasal 6 Peraturan Pemerintah (PP) nomor 33/2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif yang ditetapkan pada 1 Maret 2012.

Pada momen Pekan ASI Sedunia ini para ibu yang memiliki bayi harus tahu macam-macam makanan yang dapat memperlancar ASI. Zat-zat yang terkandung dalam ASI dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh bayi, sehingga mereka tidak mudah tertular penyakit.

Menjadi ibu menyusui memang gampang-gampang susah. Mereka harus pandai-pandai memilah makanan. Ibu menyusui harus memperhatikan kandungan gizi dari setiap makanan yang akan ia konsumsi.

Ini bukan tanpa alasan, karena ibu menyusui akan memberikan ASI eksklusif kepada bayi. Sedangkan ASI eksklusif sebagian besar akan mengandung apa yang Anda makan, dan tentunya ini akan berpengaruh ke bayi bukan?

Nah, melansir Okezone.com dan sumber lain, berikut 9 makanan yang dapat memperlancar ASI dan tentunya aman untuk Anda coba.

Terapi Pesan Daring, Terobosan Pengobatan Kesehatan Mental Selama Pandemi

1. Daun Katuk

ASI booster yang satu ini pastinya sudak tak asing lagi. Daun katuk dinilai ampuh memperlancar ASI karena memiliki kandungan laktagogum yang dapat memicu peningkatan hormon produksi air susu.
Adapun kandungan lain untuk menyempurnakan gizi ASI adalah karbohidrat, protein, lemak, vitamin A, vitamin B, kalsium, zat besi, dan vitamin C.

2. Almond

Semua jenis kacang-kacangan sebenarnya bisa dikategorikan sebagai ASI booster. Akan tetapi, almond termasuk yang paling ampuh. Hal ini dikarenakan asam lemak omega-3 dalam almond dapat merangsang hormon ibu untuk meningkatkan kuantitas ASI. Ditambah lagi berbagai kandungan nutriennya, seperti protein, kalsium, dan vitamin E.

Almond juga mengandung protein dan kalsium. Mengonsumsi almond atau minum susu almond dapat membuat ibu menyusui menghasilkan ASI dengan rasa yang manis serta meningkatkan jumlah produksi ASI mereka.

3. Biji-bijian

Biji-bijian utuh sangat bergizi untuk ibu menyusui. Mereka juga dianggap memiliki sifat yang mendukung hormon yang bertanggung jawab untuk membuat ASI. Jadi, makan biji-bijian dapat meningkatkan pasokan ASI Anda.
Caranya, Anda bisa mengolah oatmeal, gandum, beras merah, ataupun makanan lain yang terbuat dari biji-bijian.

4. Sayuran hijau tua

Sayuran berwarna hijau tua seperti selada, kangkung, bayam, dan brokoli penuh dengan nutrisi, terutama kalsium. Mereka juga mengandung phytoestrogen yang mungkin memiliki efek positif pada produksi ASI.

Phytoestrogen adalah hormon estrogen yang diproduksi secara alami oleh tubuh yang bisa membantu kelenjar susu ibu menyusui agar memproduksi ASI lebih banyak.

Referensi Drakor yang Ditonton Ketua DPR Puan Maharani

5. Bayam

Bayam merupakan sumber makanan yang kaya akan zat besi. Sayuran hijau ini efektif mengembalikan kadar zat besi dalam tubuh. Suatu penelitian menunjukkan bahwa kadar zat besi yang rendah dalam tubuh dikaitkan dengan suplai susu yang rendah.
Untuk itu, konsumsi bayam sangat diperlukan karena mengandung phytoestrogen yang ampuh meningkatkan produksi ASI.

6. Alpukat

Alpukat adalah sumber tenaga dan gizi untuk ibu menyusui. Keluhan umum ibu menyusui adalah rasa lapar yang selalu muncul karena meningkatnya kebutuhan kalori menyusui. Selain itu, Anda mungkin memiliki sedikit waktu untuk menyiapkan makanan sehat. Nah, alpukat merupakan makanan yang praktis untuk dijadikan camilan.

Alpukat mengandung 80 persen lemak yang baik untuk jantung dan membuat Mama merasa kenyang. Selain itu, alpukat juga merupakan sumber vitamin B, vitamin K, folat, kalium, vitamin C, dan vitamin E. Semua manfaat vitamin ini akan dirasakan oleh bayi melalui ASI.

7. Bawang putih

Bawang putih mengandung galactagogue yang dapat meningkatkan produksi ASI. Namun, karena baunya yang menyengat membuat sebagian ibu-ibu tidak menyukai bawang putih.
Namun, Anda bisa mengakalinya dengan memasukkan bawang putih sebagai bumbu sayuran, daging, seafood, atau saus.

8. Kedelai

Kacang-kacangam yang satu ini juga paling memberi pengaruh besar dalam menambah produksi ASI. Kedelai mengandung vitamin E yang tidak hanya bagus untuk kesehatan kulit, tapi juga meningkatkan produksi hormon phytoestrogen bagi ibu menyusui.

9. Pare

Lupakan rasa pahit sayuran yang satu ini. Pare merupakan sumber folat dan kaya akan fitonutrien. Dua sumber tersebut tentu saja mampu menigkatkan suplai ASI.
Selain itu, pare juga mengandung vitamin K, likopen, fitokimia liutein, serta anti oksidan. Cara terbaik mengonsumsi pare agar tak berasa pahit adalah menjusnya dengan campuran buah seperti pisang.

10. Jahe

Jahe mudah didapat dan diolah, tak hanya berfungsi sebagai penghangat badan, jahe juga dapat meningkatkan produksi ASI. Anda bisa menambahkannya ke dalam masakan, menjadikannya minuman, ataupun dicampur dengan teh.

Tetapi, meskipun jahe segar dianggap aman, Anda tidak boleh mengonsumsi suplemen jahe tanpa berkonsultasi dengan profesional kesehatan Anda.

Ditulis oleh : Kristina Wulandari

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.