Nadiem Kawal Anggaran Pendidikan Rp508 Triliun, Ini Perinciannya

Anggaran pendidikan itu hampir 4 kali lipat dengan nilai valuasi Gojek yang menembus US$10 miliar atau sekitar Rp140 miliar pada April 2019 lalu.

JEDA.ID–Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim punya tugas berat karena harus mengawal anggaran pendidikan yang nilainya mencapai Rp508,1 triliun.

Anggaran pendidikan yang harus dikawal mantan bos Gojek ini tidak kecil karena mencapai 20% dari APBN 2020. Anggaran pendidikan itu hampir 4 kali lipat dengan nilai valuasi Gojek yang menembus US$10 miliar atau sekitar Rp140 miliar pada April 2019 lalu.

Tidak semua anggaran pendidikan itu dikelola Kemendikbud. Data APBN 2020 menyebutkan anggaran itu dipisah menjadi tiga bagian yaitu Rp172,2 triliun di pemerintah pusat, Rp306,9 triliun ditransfer ke daerah, dan Rp29 triliun untuk dana abadi.

Dana pendidikan itu termasuk untuk menggaji para guru di seluruh Tanah Air. Selain itu, ada berbagai program yang dilaksanakan. Berikut beberapa program penting yang didanai dari anggaran pendidikan.

  • Kartu Indonesia Pintar Rp11,1 triliun untuk 20,1 juta siswa.
  • KIP Kuliah Rp6,7 triliun untuk 819.400 mahasiswa.
  • Beasiswa S2/S3 LPDP Rp1,8 triliun untuk 5.000 mahasiswa baru dan 12.333 mahasiswa lanjutan.
  • Riset oleh LPDP Rp284,1 miliar untuk 104 riset.
  • Membangun/rehab 41 kampus Rp4,4 triliun.
  • Membangun/rehab 14.500 ruang kelas dan 1.175 sekolah dengan anggaran Rp8 triliun.
  • Sarana prasarana PAUD Rp307,6 miliar untuk 5,841 ruang kelas.
  • Bantuan operasional sekolah (BOS) Rp64 triliun untuk 54,8 juta siswa.
  • BOP PAUD senilai Rp4,5 triliun untuk 7,4 juta anak.

Daftar Time 100

Dengan anggaran pendidikan yang tidak kecil itu, pemerintah menargetkan indeks pembangunan manusia (IPM) menjadi 72,51 dari sebelumnya 71,98. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi Nadiem Makarim yang baru saja masuk dalam daftar Time 100 Next 2019.

Nadiem menjadi satu-satunya wakil Indonesia di daftar itu. Menteri termuda di Kabinet Indonesia Maju ini masuk dalam kategori Leaders bersama dengan 20 nama lainnya.

Dalam narasi yang dibagikan laman Times, Nadiem Makarim disebut sebagai pimpinan perusahaan ojek online Gojek yang kini menempati jajaran kabinet Presiden Joko Widodo.

”Jabatan Nadiem sebagai Mendikbud, menempatkannya sebagai pemimpin masa depan negara terbesar ke-16 dunia di sektor ekonomi,” demikian deksripsi Times seperti yang dikutip Suara.com, Selasa (19/11/2019)

Wakil Direktur Center for Strategic and International Studies (CSIS) Brian Harding mengatakan, “Nadiem membawa anak muda yang berjiwa wirausaha ke dalam jajaran kabinet”.

Ditulis oleh : Danang Nur Ihsan

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.