Mengenal Lestari Moerdijat, Penyintas Kanker yang Jadi Wakil Ketua MPR

Pada 2016, Lestari Moerdijat divonis mengidap kanker payudara HER2-Positive hingga akhirnya melakukan pengobatan kanker di Singapura.

JEDA.ID–Lestari Moerdijat adalah pendatang baru di DPR dan MPR. Perempuan yang banyak menghabiskan masa kecil sampai remaja di Purwokerto, Jawa Tengah, ini langsung meroket menjadi Wakil Ketua MPR periode 2019-2024.

Lestari Moerdijat menjadi satu-satunya perempuan di jajaran pimpinan MPR. Perempuan kelahiran Surabaya, 30 November 1967 ini mewakili Partai Nasdem. Mbak Rerie biasa dia disapa memberikan kejutan sejak Pemilu 2019.

Lestari Moerdijat berkompetisi di daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah II yang meliputi Kabupaten Kudus, Jepara, dan Demak. Dapil ini kerap disebut dapil terpanas di Jateng karena ada banyak caleg populer serta memiliki basis partai yang kuat.

Sebut saja partai baru Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mengusung legenda bulu tangkis Harijanto Arbi. Atau PDIP mendaulat nama presenter Tamara Geraldine Tambunan. Tak kecuali artis tenar tahun 1990-an Dina Lorenza Audria, didaulat maju melalui Partai Demokrat.

Belum lagi ada politikus kawakan yang punya akar rumput kuat di dapil Jateng II seperti Nusron Wahid dari Golkar, Fathan dari PKB, sampai Abdul Wachid dari Partai Gerindra. Lestari Moerdijat melesat dan menjadi caleg DPR peraih suara terbanyak di dapil ini dengan mendulang 165.099 suara.

Sebagaimana dikutip dari laman lestarimoerdijat.com, Sabtu (12/10/2019), disebutkan Mbak Rerie merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Ayahnya, Tonny S. Moerdijat merupakan seorang dokter spesialis kandungan yang aktif memberikan penyuluhan dan pemeriksaan kanker serviks gratis dengan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA).

Rerie menghabiskan masa kecil hingga bangku SMA di Purwokerto bersama orang tuanya yang bertugas di daerah itu. Dia kemudian kuliah S1 di Fakultas Sastra dan mengambil Jurusan Arkeologi Universitas Indonesia.

Dikutip dari laman indonesia.go.id, Lestari Moerdijat mengawali kariernya di PT Royalindo Expoduta, perusahaan yang bergerak di bidang usaha Professional Conference Organizer (PCO) dengan berbagai kegiatan penyelenggaraan berskala internasional.

Pada 1993, Lestari Moerdijat mengambil pendidikan Public Relation di London School. Kursus di London School ini mengantarkan Mbak Rerie berkenalan dengan teman-teman yang bekerja di Media Indonesia. Kemudian, ia mendapat tawaran mengisi salah satu bagian di Media Indonesia.

Posisinya ialah menggawangi departemen periklanan. Setelah bekerja beberapa tahun, bakat dan intuisi bisnisnya mencuri perhatian bos Media Group yang juga Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Karier Melesat

Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat (lestarimoerdijat.com)

Kariernya kian cemerlang hingga akhirnya menjabat sebagai Wakil Ketua Media Group dan Presiden Direktur Media Indonesia. Dia juga menjabat sebagai direksi dan komisaris di beberapa anak perusahaan Media Grup, seperti Surya Energi Raya, CS Media Investment, Metro TV, Pangansari Utama, dan Emas Mineral Murni.

Lestari Moerdijat juga aktif di organisasi sosial seperti Yayasan Sukma Bangsa. Dia juga terlibat aktif dalam kampanye-kampanye berjuang melawan kanker payudara lewat Komunitas Sahabat Lestari.

Hal itu tidak lepas dari kondisinya yang merupakan penyintas kanker payudara. Pada 2016, Lestari Moerdijat divonis mengidap kanker payudara HER2-Positive. Lestari Moerdijat kemudian menjadwalkan operasi dan pengobatan kanker payudara di Singapura.

Baginya kecepatan dan ketepatan dalam mengambil keputusan untuk menentukan tindak lanjut adalah kunci utama dari proses penyembuhan kanker.

Selain itu, dukungan dan cinta keluarga besar juga telah banyak membantunya melewati serangkaian pengobatan dalam rangka penyembuhan kankernya.

Menurutnya, menderita kanker bukan akhir dari segalanya. Baginya, sebagai penderita kanker dan kemudian jadi penyintas adalah kesempatan kedua yang diberikan Tuhan untuk menjadi manusia yang lebih baik dan berguna untuk sesama.

Publik tentu menunggu kiprah Lestari Moerdijat, penyintas kanker ini berkiprah di DPR dan MPR. Termasuk posisinya yang cukup sentral yaitu Wakil Ketua MPR.

Ditulis oleh : Danang Nur Ihsan

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.