Tutup Iklan

John Williams dan Rekor Nominasi Piala Oscar Terbanyak

Sebagai komposer dengan empat piala Grammy Awards, Williams telah menempatkan namanya di 52 nominasi Piala Oscar hingga hari ini.

JEDA.ID – Academy Awards seolah menjadi ajang milik komposer kenamaan Hollywood, John Williams. Di usianya yang telah mencapai 88 tahun, John Williams telah menjadi nominasi Piala Oscar sebanyak 52 kali.

John Williams memegang rekor nominasi Oscar terbanyak di Academy Awards 2020. Torehannya menjadi yang kedua setelah Walt Disney yang total telah mengisi slot 59 nominasi sepanjang kariernya.

Di Piala Oscar kali ini John Williams mendapatkan nominasi di kategori Best Original Score untuk film Star Wars terbaru, Episode IX – The Rise of Skywalker. John akan bersaing dengan sejumlah nama lain yang tak kalah mentereng.

John Towner Williams merupakan seorang komposer, konduktor, pianis, dan produser rekaman musik asal Amerika Serikat. Kariernya saat ini telah menginjak usia enam decade.

Daya Magis Film 1917 yang Bikin Penonton Tak Boleh Berkedip

Banyak Judul Film Hollywood

Ia telah membuat musik untuk film Saving Private Ryan, Harry Potter, Schinder’s List, Superman, E.T. the Extra-Terrestrial, Close Encounters of the Third Kind, Indiana Jones, Jaws, Jurassic Park dan Star Wars.

Masih ingatkah saat adegan pintu gerbang Jurassic Park terbuka? Atau saat Harry Potter datang ke Hogwarts? Williams membantu Anda merasa lebih dekat dengan adegan tersebut.

Untuk film Star Wars, komposisi Williams akan kembali diperdengarkan setelah film terbarunya, The Force Awakens, tayang pada 19 Desember mendatang.

Sebagai komposer dengan empat piala Grammy Awards, Williams tidak langsung handal dalam sehari.

Williams sampai saat ini telah memenangi Academy Awards sebanyak lima kali, Golden Globe sebanyak empat kali, BAFTA Awards sebanyak 7 kali dan 21 gelar untuk Grammy Awards.

John Williams adalah anak dari pemain perkusi Johnny Williams. Ayahnya bekerja sebagai pemusik film soundtrack, hal inilah yang membuatnya gampang untuk masuk ke dalam profesi komposer musik film.

Selama di Hollywood, Williams telah bekerja sebagai pianis dan arranger bersama tokoh-tokoh musik film seperti Alfred Newman, Franz Waxman, Bernard Herrmann dan Henry Mancini.

Karena bakatnya di bidang musik, Alfred Newman mulai mendorongnya untuk menjadi komposer. Ia pun mulai beralih menjadi komposer di acara televisi dari Allen seperti Lost in Space (1965), Time Tunnel (1966) dan Land of Giants (1968).

John Williams mulai dikenal setelah menyelesaikan komposisi musik untuk film Jaws karya sutradara Steven Spielberg tahun 1975.

Siap-Siap, 5 Film Ini Bakal Tayang 2020

Karya Baru

Telah lama berkarya, apalagi untuk film Star Wars, Williams tidak merasa bosan. Dalam wawancara dengan Vanity Fair pada Mei, Williams mengatakan kalau ia selalu mencari cara baru agar proses kreatifnya terus berlangsung.

“Dalam film Star Wars, saya seakan harus menambahi kalimat dalam tulisan surat yang panjang. Tapi kembali membuat lagu untuk film ini membuat saya senang. Saya banyak bertemu orang baru yang sama-sama ingin berkembang,” kata Williams.

Williams tidak pernah menyontek apa yang ia lakukan dalam film Star Wars sebelumnya, meski ia mengatakan kalau hal tersebut terbilang mudah untuk menciptakan lagu di film Star Wars selanjutnya.

Ia lebih banyak menggunakan perasaan dalam membuat suatu karya agar nuansanya tidak sama, meski tekniknya tidak jauh berbeda.

“Saya terus mencoba hal baru. Hal ini membuat saya bisa menulis lagu untuk film Superman hingga Harry Potter. Saya harap kedua musik itu tidak sama, tetap unik dan abadi,” ujar Williams.

Telah membuat puluhan komposisi, bahkan untuk film sehebat Star Wars, Williams malah mengaku tidak memiliki komposisi yang favorit.

“Saya tidak tahu mana yang saya suka. Saya telah memainkan komposisi itu selama bertahun-tahun,” kata Williams sambil tertawa.

Star Wars: The Force Awakens berkisah mengenai kejadian setelah 30 tahun cerita Return Of The Jedi, meski plotnya belum diketahui.

Selain menjadi sutradara, Abrams juga bertugas sebagai penulis naskah, bersama Michael Arndt (Toy Story 3) dan Lawrence Kasdan (Star Wars).

Gundala Bukan Film Termahal, Ini Deretan Film Indonesia Berbiaya Besar

Ditulis oleh : Jafar Sodiq Assegaf

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.