Tutup Iklan

Ini Waktu yang Dianjurkan Berhubungan Suami Istri Menurut Islam

Kapan waktu yang dianjurkan untuk suami istri berhubungan intim menurut ajaran Islam? Jawabannya ada di bawah ini!

JEDA.ID — Kira-kira kapan waktu yang dianjurkan untuk berhubungan suami istri menurut Islam?

Seperti yang diketahui, kebanyakan suami istri kerap melakukan hubungan intim pada malam hari atau di pagi hari, apakah hal tersebut sesuai dengan ajuran Islam?

Baca Juga: Cari Tempat Nongkrong Legend di Solo? Ini Rekomendasinya!

Menurut Ustaz Ammi Nur Baits dalam menjawab pertanyaan masyarakat di situs konsultasi Islam, Konsultasisyariah.com, bersumber dari firman Allah SWT QS An-Nur:58, tiga waktu yang dianjurkan berhubungan suami istri adalah sebelum salat Subuh, siang hari waktu Zuhur dan malam setelah Isya.

Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum balig di antara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) yaitu: sebelum salat Subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar) mu di waktu Zuhur dan sesudah salat Isya. (Itulah) tiga waktu aurat bagi kamu. tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. (QS. An-Nur: 58).

Baca Juga: Terbanyak Dipakai di Dunia, Vaksin AstraZeneca Efektif Lawan Varian Baru Covid-19

Pria lulusan dari Madinah International University ini juga menambahkan Tafsir Ibn Katsir, yang memperkuat tiga waktu yang dianjurkan untuk suami istri berhubungan intim tersebut.

Dulu para sahabat radhiyallahu ‘anhum, mereka terbiasa melakukan hubungan badan dengan istri mereka di tiga waktu tersebut. Kemudian mereka mandi dan berangkat shalat. Kemudian Allah perintahkan agar mereka mendidik para budak dan anak yang belum baligh, untuk tidak masuk ke kamar pribadi mereka di tiga waktu tersebut, tanpa izin. (Tafsir Ibn Katsir, 6/83).

Baca Juga: Waduh! Dari Kerumunan 6-7 Orang, Ada 1 yang Positif Covid-19

Waktu Berhubungan Suami Istri Menurut Ulama

Akan tetapi, berdasarkan kebiasaan Nabi Muhammad SAW dalam Hadist Riwayat An-Nasai 1680 dan dishahihkan Al-Albani, waktu yang dianjurkan ulama untuk suami istri berhubungan intim adalah di akhir malam atau setelah salat Tahajud.

Dulu para sahabat radhiyallahu ‘anhum, mereka terbiasa melakukan hubungan badan dengan istri mereka di tiga waktu tersebut. Kemudian mereka mandi dan berangkat shalat. Kemudian Allah perintahkan agar mereka mendidik para budak dan anak yang belum baligh, untuk tidak masuk ke kamar pribadi mereka di tiga waktu tersebut, tanpa izin.

Baca Juga: Cantiknya Paripurna! Ini Dia Profil Miss Grand Indonesia 2021 Sophia Rogan

Menurut ulama, tiga poin di bawah ini harus dipertimbangkan sebelum menentukan waktu yang dianjurkan suami istri untuk berhubungan intim.

1. Mendahulukan hak Allah SWT, dengan beribadah kepadanya dalam kondisi yang kuat.
2. Menghindari tidur ketika junub. Karena bisa langsung mandi besar sesaat sebelum salat Subuh.
3. Saat awal malam, umumnya seseorang dalam kondisi penuh. Berbeda ketika di akhir malam, pikiran mereka dalam kondisi kosong.

Baca Juga: Memorable Banget! 5 Bencana dan Tragedi Besar di Solo

 

Ditulis oleh : Nugroho Meidinata

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.