7 Cara Menarik Peserta Webinar, Ini Caranya

Menarik peserta webinar itu penting karena di luar sana begitu banyak webinar. Anda harus mempelajari trik menarik peserta webinar.

JEDA.ID-Di masa pandemi corona, webinar telah menjadi salah satu alat pemasaran terbaik yang dimanfaatkan oleh sejumlah perusahaan. Agar webinar sukses, Anda harus bisa menarik peserta webinar sebanyak mungkin.

Nah, karena alasan ini, jika Anda bercita-cita untuk meningkatkan bisnis Anda ke tingkat berikutnya, bersaing di pasar dan meroketkan penghasilan Anda selama era ini, menjalankan webinar yang lebih efektif bukanlah opsional.

Lalu bagaimana caranya agar webinar tersebut bisa menarik lebih banyak prospek yang berkualitas? Dikutip dari Business2community dan Bisnis.com, belum lama ini:

1. Kenali Audiens Anda

Sebelum Anda mulai mempersiapkan webinar, kenali audiens Anda dan kebutuhan mereka. Orang punya masalah, tapi di antara mereka, ada masalah krusial yang perlu segera diintervensi. Ya, fokuskan upaya Anda pada masalah nomor satu ini, dan webinar Anda akan menarik banyak perhatian sebab Anda fokus menyelesaikan masalah untuk audiens.

2. Buat Judul yang Menarik

Salah satu cara menarik peserta webinar adalah judul yang menarik. Tahukah Anda bahwa kesuksesan webinar Anda dimulai dengan judul yang Anda buat? Buat judul yang tidak akan pernah bisa diabaikan oleh penonton – judul “harus dibaca”. Selain itu, judul webinar Anda harus unik dan mengkomunikasikan dengan jelas apa yang ingin dibahas dalam webinar tersebut.

Manfaat Arang Aktif dan Efek Sampingnya bagi Tubuh

Misalnya, Gini Dietrich dan tim ingin menjalankan webinar di Google Analytics. Dan alih-alih menggunakan judul “Analisis Lanjutan”, mereka memilih “Kebohongan dan Kebenaran Google Analytics” – ini terdengar lebih bagus dan menarik, bukan?

-Sekarang, seperti yang saya katakan sebelumnya, ada tiga jenis judul utama yang akan meningkatkan pendaftaran ke webinar Anda.

-Judul yang menanyakan pertanyaan terbuka: Jika judul Anda mengajukan pertanyaan yang memicu dialog di antara penonton, ketahuilah bahwa itu dapat menghasilkan arahan. Banyak orang akan mendaftar ke webinar Anda untuk menemukan jawaban atas pertanyaan tersebut.

-Ajukan pertanyaan yang provokatif, tetapi ingatlah untuk menghindari pertanyaan yang membutuhkan jawaban “Ya” atau “Tidak”.

-Judul dengan kata “Baru”: Misalnya “Tiga Peluang Baru di Masa Pandemi” pada judul Anda mengomunikasikan seberapa relevan dan terkini webinar Anda. Hal ini mendorong penonton untuk agresif mendaftar ke webinar dengan tujuan mempelajari ide-ide baru yang tidak dimiliki banyak orang.

3. Pilih Platform Webinar Terkemuka

Ada berbagai platform webinar. Namun, memilih platform yang memiliki reputasi baik akan mempertahankan kesuksesan webinar Anda. Pilihan platform tergantung pada tujuan Anda, ukuran audiens, jumlah acara yang ingin Anda lakukan.

Selain itu, pertimbangkan platform yang memungkinkan audiens untuk menonton webinar Anda dengan berbagai cara – beberapa dapat menonton melalui komputer sementara yang lain menonton melalui ponsel.

Ini Pertanda Ada Energi Negatif di Rumah dan Cara Menghilangkannya

Berikut adalah beberapa platform perangkat lunak webinar berperingkat teratas yang menjamin kesuksesan Anda; WebinarJam, GoToWebinar, Demio, WebinarNinja, ClickMeeting, Livestorm, dan EasyWebinar.

4. Promosikan Webinar Anda

Anda telah mempersiapkan webinar dan siap untuk presentasi. Tetapi apakah menurut Anda audiens akan secara otomatis mengetahuinya?

Sebenarnya, ada begitu banyak webinar di luar sana. Beberapa juga membahas topik yang sama seperti milik Anda. Lantas, selanjutnya lakukan promosi, promosi, dan promosi webinar Anda kepada audiens.

5. Berlatih untuk Webinar Anda

Lakukan sesi singkat dengan audiens dammy untuk memeriksa kelayakan teknologi. Ini juga membantu Anda membiasakan diri dengan platform perangkat lunak webinar untuk kontrol yang mudah. Identifikasi hambatan teknis yang perlu diperbaiki sebelum presentasi sebenarnya. Lanjutkan latihan dan pemecahan masalah sampai Anda memastikan efisiensi dan keandalan sistem.

Ingat juga untuk menguji presenter untuk mempersiapkan mereka menghadapi hari yang sebenarnya.

6. Pilih Waktu dan Hari yang Tepat

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, keberhasilan webinar Anda bergantung pada ukuran audiens. Jadi, kapan waktu dan hari terbaik untuk webinar Anda.

Menurut Daniel Waas – Director GoToWebinar, terbukti bahwa webinar yang disajikan pada pukul 11.00 dan 14.00 menarik banyak sekali penonton. Dan tengah minggu itu, terutama hari Kamis, adalah hari terbaik untuk menyajikan webinar yang disesuaikan untuk menjangkau audiens yang besar.

7. Interaktif dengan Penonton

Sekarang kita berada di sesi sebenarnya — hari presentasi. Jika presentasi Anda tidak membuat audiens Anda tetap terlibat, maka usaha Anda akan sia-sia. Ya, akan lebih baik jika Anda membuat audiens Anda terus terlibat sepanjang sesi.

Hindari webinar yang terlalu panjang. Webinar standar harus berlangsung sekitar 50 menit. Sekali lagi, saat Anda melakukan presentasi, jadwalkan waktu untuk Tanya Jawab.

Selain itu, buat kotak obrolan langsung tempat audiens Anda dapat mengunggah komentar, pertanyaan, dan masalah mereka.

Ditulis oleh : Astrid Prihatini WD

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.