• Tue, 31 January 2023

Breaking News :

Puncak Kejayaan Kartel Narkoba Pablo Escobar

Amerika Serikat lewat Delta Force and Centra Spike melatih satuan khusus dari kepolisian Kolombia pemburu Pablo Escobar bernama Search Bloc.

JEDA.ID – Keluarga kartel narkoba asal Kolombia, Escobar, mendadak masuk di bisnis teknologi. Smartphone layar lipat Escobar Fold 1 menandai masuknya perusahaan Escobar Inc. ke industri teknologi.

Roberto De Jesus Escobar Gaviria adalah kakak kandung Pablo Escobar, gembong narkoba Kolombia yang namanya mendunia sejak era 1980-an. Roberto mencoba peruntungan bisnisnya di dunia teknologi lewat produksi smartphone layar lipat.

Roberto Escobar. (Escobar Inc)

Roberto Escobar. (Escobar Inc)

Smartphone yang diberi nama Escobar Fold 1 ini dibanderol dengan harga super-murah Rp4,8 juta. Bandingan dengan smartphone layar lipat Samsung Galaxy Fold yang harga versi termurahnya Rp27 Jutaan.

Kendati sama-sama punya portofolio ponsel lipat, pihak Escobar Inc. tak berniat untuk berkompetisi dengan Samsung atau Huawei. Mereka justru membidik Apple yang notabene belum punya produk smartphone fleksibel.

“Saya ingin mengalahkan Apple. Saya potong jaringan ritel untuk menjual ponsel lipat hanya US$349 (Rp4,8 juta). Ponsel macam ini harganya bisa ribuan dollar kalau dibuat Samsung dan lainnya,” kata Robert dilansir Digital Trends, Selasa (24/12/2019).

Escobar Fold 1. (Istimewa)

Escobar Fold 1. (Istimewa)

Menurut Olof Gustafsson selaku CEO Escobar Inc., produk yang dijual Apple terlalu mahal dan tak masuk akal. “Industri (smartphone) yang dulunya dijejali dengan inovasi sekarang menjadi penuh dengan perusahaan yang mencari untung,” tutur Gustaffson dilansir Cnet, Kamis (5/12/2019).

Ia bahkan menuding Apple menipu para konsumennya lantaran menjual ponsel baru yang disokong dengan teknologi lawas.

 

Meski dipatok dengan harga murah, aspek durabilitas ponsel ini tak main-main. Bahkan, layar plastik khusus yang tersemat di Escobar Fold 1 diklaim tak bisa pecah.

Spesifikasi Escobar Fold 1

Escobar Fold 1 menggunakan Android 9.0 dengan otak Octa-core 2,8 GHz. Ponsel ini ditenagai dapur pacu Qualcomm Snapdragon 8. Ponsel lipat ini dilengkapi dengan 2 kamera 16MP dan 20MP.

Ponsel lipat ini punya konfigurasi RAM 6 GB/8GB dan ROM 128 GB/512 GB. Baterai Escobar Fold 1 punya daya tampung 4.000 mAh. Ponsel ini punya dimensi 134 mm x 190,3 mm x 7,6 mm dan berat 320 gram.

Escobar Fold 1. (Istimewa)

Iklan Escobar Fold 1. (Istimewa)

Layarnya berukuran 7,8 inch, AMOLED FHD+. Ada slot untuk 2 SIM card dan tidak dikunci, sehingga bisa pakai operator seluler manapun terserah pembeli. Cukup serius ya tampaknya.

Selain harganya yang murah, daya tarik ponsel ini adalah ikalnnya. Escobar Inc. mempromosikan ponsel ini dengan gadis-gadis berbikini alih-alih menjelaskan spesifikasi lengkapnya. Iklan bergaya mafia ini terbilang unik di dunia teknologi.

Siapa Pablo Eskobar?

Pablo Escobar adalah seorang gembong narkoba yang pada puncak kariernya memasok kokain ke Amerika Serikat dalam jumlah besar. Kartel Escobar diperkirakan memasok 80% dari kokain yang diselundupkan ke Amerika Serikat, memberikan pendapatan pribadi US$21,9 miliar setahun.

Karena kiprahnya menjajakan kokain internasional, ia berjibaku melindungi bisnisnya dengan melawan pemerintah Kolombia dan berkampanye melarang kebijakan ekstradisi penjahat ke Amerika Serikat.

Sosok Pablo Escobar. (Istimewa)

Sosok Pablo Escobar. (Istimewa)

Perintah pembunuhan dari mulut Escobar tak terhitung jumlahnya. Mulai dari anggota polisi, jurnalis, pejabat tinggi hingga dan politisi pernah meregang nyawa karena aktivitasnya melawan kerajaan kokainnya.

Menurut anaknya, Sebastián Marroquín, ayahnya awalnya terjun ke dunia kriminal melalui praktik berjualan ijazah perguruan tinggi palsu.

Catatan kriminal Escobar sebelum menjadi pengedar narkoba adalah menculik Diego Echavarría seorang pemilik pabrik yang kaya di Envigado. Sosok Ecgavarria sendiri sangat tidak disukai oleh kalangan pekerja kelas bawah karena kerap memecat dan menggusur rumah pekerja untuk perluasan properti miliknya.
Escobar menculik pemilik pabrik ini dan meminta tebusan sebesar $50.000. Namun, tubuh bos tersebut ditemukan di galian lubang dekat rumah Escobar.

Escobar kemudian mulai merambah ke dunia perdagangan narkoba pada era 1970-an. Pada 1976, ia pernah ditangkap bersama sepupunya saat melintasi perbatasan Ekuador dengan 39 pin kokain saat memberi uang pelicin kepada petugas setempat.

Pengidap Pertama AIDS hingga Menyebar ke Seluruh Dunia

Puncak Karier

Kiprahnya sebagai pedagang kokain terus meroket. Ia juga akrab berurusan dengan pihak kepolisian. Bersamaan dengan itu, gelontoran dana deras mengalir ke kantung Escobar, ketika ia menginjak usia 26 tahun, tabungannya di bank telah mencapai lebih dari $3 juta.

Laporan Bussines Insider menyebut, pada pertengahan 1980-an dan bagian dari puncak kejayaaannya, kartel Medellin dipercaya mampu meraup hingga 420 juta dollar per minggu, dan berarti sekitar 22 miliar dollar per tahunnya.

Escobar dengan cepat menjadi dikenal secara internasional sebagai jaringan narkoba terkenal lewat kartel Medellin. Ia menguasai sebagian besar pasar obat yang masuk ke Amerika Serikat, Meksiko, Puerto Rico, Republik Dominika, Venezuela, dan Spanyol.

Meski begitu, Pablo Escobar bisa semakin besar lewat penjualan kokain karena ia juga menyuap para jajaran pejabat, hakim, dan politisi. Ia juga turut terlibat dalam kematian ratusan orang termasuk warga sipil, polisi dan pejabat negara.

Pertengahan tahun 1991, Kolombia bekerjasama dengan Amerika Serikat memburu Escobar hingga raja kokain dunia ini menyerah. Escobar bernegosiasi bahwa ia akan mengunci diri di penjara yang didesainnya sendiri di dataran tinggi dekat Medellin bernama La Caterdal bergelimang fasilitas mewah.

Namun pada pertengahan 1992, pemerintah Kolombia mendapati bukti bahwa Escobar masih menjalankan bisnis kokain di balik jerujinya. Pengepungan dilakukan aparat Kolombia ketika dirinya berhasil melarikan diri dan menghabiskan waktunya bersembunyi dalam kejaran aparat yang kian membesar dan terlatih.

Gencarnya Tisu Magic dan Tingginya Keluhan Ejakulasi Dini

Pablo Tewas

Gabungan Komando Operasi Khusus Amerika Serikat yang terdiri dari Delta Force and Centra Spike (DEVGRU) melatih satuan khusus dari kepolisian Kolombia pemburu Escobar bernama Search Bloc. Selagi Escobar berkonflik dengan pasukan Kolombia dan Amerika Serikat, serangan lain kepada kelompok Escobar juga terjadi dari musuh-musuh kartel Medellin.

Dilaporkan Los Angeles Times, kelompok ini bernama Los Pepes yang melakukan serangan ke anggota kartel Medellin dengan serangan berdarah dan membabi buta.

Belasan dan bahkan lebih rekan Escobar yang meliputi pengacara, kerabat dibunuh. Dan sejumlah besar properti dari kartel Medellin dihancurkan. Anggota Search Bloc bersama badan intelijen Kolombia dan Amerika Serikat bersekongkol dengan Los Pepes dan bahkan melakukan pencarian bersama.

Di bawah pimpinan Brigadir Hugo Martinez, tim tersebut mengawasi dan melacak transmisi telepon radio dan menemukannya bersembunyi di Los Olivio, sebuah kampung kelas menengah di Medellin. Baku tembak terjadi saat pasukan mengepung tempat persembunyiannya yang berisi Escobar dan pengawal pribadinya Alvaro de Jesús Agudelo.

Dalam kronologi penangkapan yang dirilis U.S Drug Enforcement Administration, kedua burnonan ini berusaha melarikan diri dengan berjalan di atap rumah, di saat itulah keduanya ditembak polisi Kolombia. Dilaporkan Escobar mengalami luka tembakan di kaki dan tubuh bagian atas, dan yang paling fatal adalah tembakan di telinga.

5 Pelawak Srimulat di Pusaran Kasus Narkoba

Buku Virginia Vallejo berjudul Loving Pablo Hating Escobar menyebut pemakamannya dihadiri oleh 25.000 orang.

Ditulis oleh : Jafar Sodiq Assegaf

Menarik Juga

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.