Komik Album Versi Indonesia Berakhir, Ini Kisah Panjang Donald Bebek

Dunia maya dihebohkan dengan kabar pilu dari komik Album Donald Bebek, akhir pekan lalu. Bagi kalian yang masa kecilnya dipenuhi oleh karakter Disney yang menggemaskan pasti ingat dengan si Donald Bebek hingga Paman Gober.

JEDA.ID– Dunia maya dihebohkan dengan kabar pilu dari komik Album Donald Bebek, akhir pekan lalu. Bagi kalian yang masa kecilnya dipenuhi oleh karakter Disney yang menggemaskan pasti ingat dengan si Donald Bebek hingga Paman Gober.

Ya, cerita Donald Bebek yang diterbitkan oleh m&c Comics Publishing (Kelompok Kompas Gramedia) sejak tahun 1976 terpaksa berhenti terbit. Di Indonesia, komik berjudul Album Donal Bebek menceritakan tentang berbagai kisah tentang Donal Bebek dan tokoh-tokoh Disney lainnya.

Setiap pekan, komiknya terbit mingguan dalam bentuk majalah. Bermula dari halaman hitam-putih, komik Album Donald Bebek akhirnya rilis berwarna.

Menjadi komik terpopuler, setiap majalah memuat berbagai cerita dari karakter yang berbeda. Di antaranya adalah Donald Bebek, Miki Tikus, Agus Angsa, Kwik, Kwek, dan Kwak, Berandal, Gober Bebebk, Lang Ling Lung, Nenek Bebek hingga Gufi.

Akhir pilu dari Album Donal Bebek berawal dari seorang netizen @sinemagerbanget yang posting poster ucapan perpisahan dari redaksi penerbit.

“Pada tanggal 5 Juni 1976 ALBUM DONAL BEBEK hadir pertama kali di Bumi Indonesia, menghibur semua penggemarnya,” tulis poster yang tersebar di media sosial, seperti dilihat detikcom, Senin (22/6/2020).

“Nama-nama tokoh yang sudah khas Indonesia itu begitu akrab di telinga para Disney Mania dari Sabang sampai Merauke. Hari Senin, adalah hari terbit Album Komik Disney yang selalu dinanti penggemarnya,” tulis penerbit lagi.

Pada 29 Juni 2020 di nomor edisi ke-2019 jadi edisi terakhir dari Album Donal Bebek. Selanjutnya, komik Disney tidak akan terbit lagi.

“Sedih, kecewa, sudah pasti dirasakan oleh seluruh pembaca setia. Tapi inilah garis kehidupan album petualangan keluarga bebek berbaju di tanah air kita. Jika ada pertemuan, pasti ada perpisahan,” sambung redaksi penerbit.

Ratusan komentar dan retweet menghiasi unggahan dari netizen tersebut.

“Terima kasih telah menjadi majalah yang kutunggu setiap hari seninnya saat SD,” tulis seorang netizen.

Sisi Lain Achmad Yurianto, Cinta Batik hingga Fotografi

Donald Bebek Sang Pelaut yang Suka Marah

Seperti dilansir wikipedia, Donald Bebek adalah salah satu karakter Disney yang merupakan seekor bebek yang sering ditampilkan mengenakan baju pelaut biru/kelasi tanpa celana. Donald tampil kali pertama pada 9 Juni 1934 dalam kartun “The Wise Little Hen”.

Menurut kartun Donald Gets Drafted (1942), nama lengkap Donald Bebek adalah Donald Fauntleroy Bebek (nama tengahnya merupakan referensi untuk topi pelautnya yang merupakan aksesoris untuk baju Fauntleroy).

Karakter Donald dengan suara khasnya merupakan hasil kerja dari pengisi suaranya, yaitu Clarence “Ducky” Nash. Karyanya inilah yang berhasil mengangkat Donal dan tertanam pada pemirsanya sebagai karakter dengan ciri khas yang unik.

Sifat Donald yang paling terkenal adalah sifatnya yang mudah marah. Dia juga sering dipecat dan berganti-ganti pekerjaan, tetapi itu menunjukan bahwa dia lebih terampil dari karakter Disney lain karena dapat bekerja hampir di segala bidang.

Hari ulang tahun Donal diakui jatuh pada 9 Juni 1934, hari saat Donal muncul pertama kali, tetapi dalam film The Three Caballeros, ulang tahunnya jatuh pada hari Jumat ke-13, bahkan, menurut kartun Donald’s Happy Birthday, ulang tahun Donal jatuh pada tanggal 13 Maret.

Pengisi Suara

Suara Donald yang terkenal disuarai oleh Nash, tetapi ia mengisi suara Donald hanya sampai tahun 1985, sejak tahun 1985, Donald disuarai oleh Tony Anselmo yang telah dilatih oleh Nash sendiri.

Menurut Leonard Maltin, Donald dibuat oleh Walt Disney saat mendengar Clarence Nash mengucapkan suara bebeknya saat menceritakan “Mary had a little lamb”. Miki Tikus telah kehilangan beberapa penggemarnya sejak menjadi model peran untuk anak-anak dan Disney ingin agar ada karakter yang bisa memberikan gambaran karakter dengan sifat negatif.

Donald muncul dalam film Silly Symphonies dalam cerita The Wise Little Hen pada tanggal 9 Juni, 1934. The Wise Little Hen mengisahkan tentang seekor ibu ayam betina dengan anak-anak ayamnya yang meminta bantuan kepada Peter Pig dan Donald Bebek untuk memanen hasil kebun jagungnya. Tapi mereka selalu beralasan dengan berpura-pura sakit perut.

Ketika jagung sudah dipanen, induk ayam tidak membuat kue jagung. Ia tidak memberi Donald dan Peter kue tersebut, malah memberi obat sakit perut. Tadinya pihak Disney semula berniat menjadikan Peter Pig sebagai bintang, tetapi yang menjadi bintang pada film itu justru adalah Donald Bebek.

Pernah Diremehkan, 10 Tokoh Fenomenal Ini Berhasil Guncang Dunia

Mengalahkan Popularitas Miki

Pada 1949, Donald telah mengalahkan Miki Tikus sebagai karakter Disney yang paling populer. Sebelum tahun 1941, Donald telah hadir dalam 50 kartun, sedangkan di antara tahun 1941 dan 1965, Donald telah hadir dalam 100 kartun.

Pada masa Perang Dunia II Donald Bebek disebut juga digunakan sebagai propaganda berbentuk film, terutama pada film Der Fuehrer’s Face yang muncul pada 1 Januari 1943.

Di dalam film itu, Donald bekerja di pabrik artileri di “Nutzi Land” (Nazi Jerman). Dia harus berjuang dengan waktu kerja yang sangat panjang, jumlah makanan yang sangat sedikit, dan harus memuja dan berkata Hail Hitler setiap dia melihat wajah Führer (Adolf Hitler).

Tentu saja hal ini membuat Donal sungguh menderita. Akhirnya Donal terbangun dan ternyata itu hanyalah mimpi buruk. Film Der Fuehrer’s Face memenangkan Academy Award untuk Film Animasi Pendek pada tahun 1943, tetapi kini kartun ini telah dilarang beredar di televisi.

Banyak film-film Donal yang dibuat setelah Perang Dunia II berkisah tentang sang bebek yang diganggu oleh karakter-karakter lainnya. Donald berkali-kali diserang, diganggu dan diejek oleh keponakannya, lalu oleh Kiki dan Koko. Selain itu ia juga diperlakukan hal yang sama oleh karakter lainnya seperti Humphrey si Beruang, Buzz si Lebah, “Serangga Botol”, Burung Aracuan, “Louie si Singa Gunung”, bahkan koloni semut.

Hal ini membuat pengaruh terhadap artis-artis Disney yang akhirnya membuat cerita dengan tema “Donald menjadi korban perilaku yang buruk dari tokoh lainnya”. Kemarahan Donald menjadi sangat kejam, sehingga menuai kritik karena film itu menjadi tidak lucu sama sekali.

Clarence Nash Meninggal

Pada 1985, Clarence Nash meninggal dan posisinya digantikan oleh Tony Anselmo, yang telah dilatih oleh Nash sendiri. Suara Tony Anselmo untuk Donal muncul pertama kali dalam film Who Framed Roger Rabbit.

Saat kartun Donald menikmati popularitas tinggi di Amerika Serikat dan di seluruh dunia. Komik-komik Donald baik yang mingguan ataupun bulanan menikmati popularitas terhebatnya di banyak negara-negara Eropa, terutama di Norwegia dan Finlandia. d

Donald Bebek juga muncul dalam beberapa permainan, baik dalam Sony PlayStation, Sony PlayStation 2, permainan komputer, Nintendo 64, Nintendo GameCube, Sega Dreamcast dan Game Boy Advance.

Pada 2004, Donal masuk kedalam jajaran Hollywood Walk of Fame di 6840 Hollywood Blvddan.  Dia bergabung dengan karakter lainnya seperti Miki Tikus, Bugs Bunny, Woody Woodpecker, The Simpsons, Winnie the Pooh, Kermit, Godzilla dan Putri Salju.

Ditulis oleh : Anik Sulistyawati

Menarik Juga

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.