• Thu, 8 December 2022

Breaking News :

Perlu Tahu, Ini Tipe Calon Karyawan yang Dihindari HRD

Bagi Anda yang ingin melamar pekerjaan, bertemu dengan pihak Human Resource Development (HRD) memang menegangkan. Meskipun demikian, Anda tidak boleh salah bersikap.

JEDA.ID – Bagi Anda yang ingin melamar pekerjaan atau menjadi karyawan, bertemu dengan pihak Human Resource Development (HRD) memang menegangkan. Meskipun demikian, Anda tidak boleh salah bersikap. Karena ternyata, ada tipe-tipe calon karyawan yang sengaja dihindari oleh pihak HRD lho. Pemilihan calon karyawan ini tidak boleh sembarangan karena akan berimbas pada citra perusahaan.

HRD merupakan bagian dalam suatu perusahaan yang menangani perekrutan karyawan baru. Biasanya mereka akan memilih seseorang yang memiliki visi dan kemampuan yang memadai. Namun ternyata ada beberapa tipe karyawan yang sengaja dihindari oleh tim HRD lho. Kalau tidak ingin menjadi salah satunya, simak cirinya dalam ulasan berikut ini:

Selain Cerdas, Anak Indigo Bisa Dikenali Lewat Ciri-Ciri Fisik Ini

Kurang Memahami Seluk Beluk Perusahaan

Sebagai calon karyawan baru, tentu saja Anda tak langsung memahami budaya perusahaan sepenuhnya. Namun sebenarnya kondisi ini bisa diatasi dengan berusaha mencari informasi terkait perusaahan tersebut.

Melansir dari salah satu sumber, Jumat (19/6/2020) untuk mengakalinya, Anda bisa mengakses informasi dari website resmi perusahaan, pengalaman dari kenalan, atau ketika mengobrol ringan dengan calon karyawan baru lainnya. Selain menambah wawasan, ini akan membuat Anda tak terbata-bata ketika diminta menjelaskan pandangan Anda mengenai perusahaan tersebut.

Terlihat Gugup Berlebihan

Gugup saat menjalani tes wawancara kerja menjadi hal lumrah. Namun terlihat gugup berlebihan akan menimbulkan citra yang kurang baik di mata HRD. Bisa jadi Anda dianggap belum siap bergabung dengan perusahaan dan kurang mampu beradaptasi dengan sesama rekan kerja.

Jadi sebisa mungkin usahakan untuk mengatasi rasa gugup yang mendera Anda. Misalnya dengan tersenyum dan membuat diri Anda merasa rileks saat akan menjalani tes wawancara.

Terkesan Egosentris

Calon karyawan yang egosentrisnya tinggi biasanya ingin diperlakukan lebih istimewa. Mereka bahkan sering mengkritik perusahaan yang sedang didatanginya. Biasanya HRD sangat menyukai calon karyawan yang optimis dan percaya diri, namun ini sangat jauh berbeda dengan sifat egosentris. Kebanyakan orang egosentris terlihat terlalu sering membanggakan dirinya sendiri.

Bisa jadi tahap wawancara yang seharusnya mengesankan malah jadi membosankan karena diisi dengan obrolan mengenai kehebatan-kehebatan Anda sebagai seorang calon karyawan. Hal-hal yang seperti inilah nantinya malah membuat tim HRD jadi ilfeel dan memutuskan untuk tidak memilih Anda.

Ingin Beli Rumah Saat Pandemi Covid-19? Perhatikan Tips-Tips Ini

Kurang proaktif

Tim HRD tentu menyukai seorang calon karyawan yang proaktif dan sesuai porsinya. Misalnya, dapat membawa suasana wawancara menjadi lebih menyenangkan dan terlibat dengan baik dalam forum group discussion.

Kendati demikian, bukan berarti hal ini membuat Anda harus bersikap berlebihan dan terkesan mencari muka. Lakukan hal yang membuat Anda nyaman agar kharisma Anda semakin kuat. Mendapatkan pekerjaan impian pun tak lagi menjadi hal mustahil.

Selain tipe-tipe diatas, kesalahan dalam tes wawancara yang kadang membuat pihak HRD Ilfeel adalah kesalahan bersikap atau bahasa tubuh. Nah berikut ini beberapa kesalahan tubuh yang harus dihindari agar lolos dalam tes wawancara kerja seperti dikutip Liputan6 dari Cheatsheet.com berikut ini:
Jabat tangan terlalu kuat atau lemah

Menjabat tangan yang terlalu kuat mungkin dapat membuat kesan pertama yang baik, namun perlu diingat jangan sampai berlebihan. Menjabat tangan yang berlebihan dapat menyebabkan rasa sakit yang serius sehingga membuat pewawancara menganggap Anda terlalu agresif atau bahkan sulit untuk diajak bekerja sama.

Sebaliknya, menjabat tangan terlalu lemah juga merupakan kesalahan besar. Pewawancara akan menganggap Anda kurang berkomitmen bahkan kurang memiliki tekad yang kuat.

Tidak duduk tegak

Sebanyak 31 persen pakar SDM mengatakan bahwa seseorang yang tidak tegap saat duduk menunjukkan rasa ketidakpercayaan dirinya. Kalau Anda memang memiliki kecenderungan membungkuk, cobalah untuk memperbaiki postur tubuh sebelum interview.

Selain itu, duduk tegap dan mengkuadratkan bahu tidak hanya membuat Anda terlihat percaya diri, tapi juga menunjukkan rasa hormat pada pewawancara dan situasi yang Anda hadapi.

Tidak melakukan kontak mata

Menolak melakukan kontak mata merupakan kesalahan bahasa tubuh yang paling fatal. Sekitar 67 persen HRD mengatakan bahwa mereka tidak menyukai saat kandidat menahan pandangan matanya. Meskipun hal tersebut membuat Anda gugup, namun melihat pewawancara saat berbicara atau bertanya menunjukkan bahwa Anda terlibat dalam percakapan.

Penasihat karir, Jeffrey Ory menuturkan, kalau Anda memiliki kebiasaan untuk berpaling sambil mendengarkan, itu menunjukkan kurangnya minat dan rentang perhatian yang pendek. Kalau Anda memang benar-benar tidak bisa melakukan kontak mata, Anda bisa mengakalinya dengan melihat kening, rambut, atau alis pewawancara.

Ditulis oleh : Ria Sari Febrianti

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.