Olahraga bagi Usia 40 Tahun ke Atas, Apa Sajakah yang Cocok?

JEDA.ID-Olahraga bagi usia 40 tahun ke atas tentu berbeda dibandingkan olahraga bagi usia 40 tahun ke bawah. Bagi banyak orang, konsep penuaan dimulai sejak ulang tahun ke-40 mereka. Lalu apa sajakah olahraga bagi usia 40 tahun ke atas?

Tips kesehatan kali ini mengulik aneka olahraga bagi usia 40 tahun ke atas. Nah mumpung akhir pekan, tidak ada salahnya Anda memberi sedikit perhatian terhadap tubuh Anda. Usia 40 tahun ke atas sudah mendekati masa menoupause, jadi tak ada salahnya mempersiapkan tubuh.  Transisi ini bisa menjadi lebih traumatis jika Anda memasuki usia empat puluhan dengan gaya hidup yang tidak aktif. Tekanan darah, kesehatan jantung yang buruk, osteoporosis adalah beberapa masalah kesehatan yang bisa mendatangi Anda.

Meskipun tidak ada jumlah olahraga dapat menghentikan proses penuaan, namun olahraga dapat diperlambat dengan gaya hidup aktif. Begitu Anda mencapai usia 40 tahun, Anda kehilangan satu persen otot setiap tahun. Jenis olahragayang tepat dapat mencegah hilangnya otot ini, menunda (atau bahkan mencegah) penurunan kognitif, yang merupakan akibat umum dari penuaan.

9 Alasan Anda Tidak Siap Menikah

Dikutip dari Times of India dan ditulis Bisnis.com, Jumat (20/11/2020), Bagi mereka dengan gaya hidup aktif mengembangkan mekanisme penanganan yang lebih baik terhadap masalah yang berkaitan dengan usia. Dan yang tidak aktif pada akhirnya akan merasa lebih sulit bahkan untuk tetap aktif. Jadi olahraga apa sebaiknya yang cocok dilakukan untuk orang usia di atas 40 tahun? Berikut contohnya:

1. Fleksibilitas

Fleksibilitas menjadi penting setelah usia 40 tahun. Ada berbagai tes fleksibilitas untuk menilai apakah Anda berisiko tekanan darah tinggi atau kesehatan jantung yang buruk. Pakar kebugaran menyarankan peregangan terisolasi aktif di mana Anda menahan setiap peregangan selama dua detik, meningkatkan sirkulasi dan elastisitas.

Kekebalan Terhadap Covid-19 Dapat Bertahan Lama Setelah Terinfeksi

2. Terlalu banyak latihan kardio?

Jika Anda baru berolahraga, jangan langsung melakukan latihan kardio berjam-jam yang membutuhkan latihan ketahanan ekstrem. Latihan kardio lebih dari 45 menit tidak dianjurkan untuk orang di atas 40 tahun.

3. HIIT

Pelatihan Interval Intensitas Tinggi (HIIT) bagi mereka yang berusia di atas 40 tahun sama banyaknya dengan kelompok yang lebih muda. Melakukan latihan intensitas ekstrim untuk durasi yang lebih pendek, 3-4 kali seminggu lebih baik daripada latihan berjam-jam. Ilmu pengetahuan telah membuktikan bahwa HIIT juga memungkinkan produksi HGH – hormon pertumbuhan manusia yang mencegah hilangnya otot. Tapi ingat, Anda harus membiarkan tubuh Anda pulih.

4. Latihan inti

Latihan yang melibatkan inti Anda seperti plank, melatih otot bagian dalam dan manfaatnya sangat bermanfaat. Berbagai variasi papan dapat dilakukan untuk keseimbangan dan postur tubuh yang lebih baik. Pastikan, Anda melakukan plank dengan benar.

Menurut pakar kebugaran Alkhas Joesph, Anda perlu memulai perjalanan kebugaran Anda secara bertahap. “Bagi mereka yang selama ini tidak aktif, penting untuk memberi waktu pada tubuh Anda dan hasilnya akan terlihat secara otomatis.”

Ditulis oleh :

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.