Tak Bisa Tidur Setelah Nonton “Joker”, Ini Cara Mengusir Dampak Film Horor

Satu lagi film horor yang menjadi perbincangan, Joker yang “meneror” bioskop Tanah Air, sejak Rabu (2/10/2019) dengan gambaran suram Kota Gotham.

JEDA—  Tak hanya selama menonton, dampak film horor biasanya akan dirasakan seseorang  setelah selesai menyaksikannya, mungkin dalam waktu singkat namun juga bisa lama. Meski demikian tetap saja banyak penonton penasaran dan berbondong-bondong ingin melihatnya. Satu lagi film horor yang menjadi perbincangan, Joker yang “meneror” bioskop Tanah Air, sejak Rabu (2/10/2019). Sajian yang disuguhkan sutradara Todd Phillips (Trilogi Hangover sampai War Dogs) dinilai memikat dan mendebarkan.

Duetnya dengan aktor sekaliber Joaquin Phoenix mampu melenakan sekaligus “meneror” penonton yang akan terbayang-bayang setelah menontonnya. Seperti dilansir detikcom, film dibuka dengan sosok Arthur Fleck (Joaquin Phoenix) yang menghadap cermin sembari menghias wajahnya saat mau bekerja sebagai badut untuk toko alat musik Kenny’s yang mau bangkrut. Perusahan induknya adalah Haha’s yang menyewakan badut untuk keperluan acara.

Gotham yang suram di awal 80-an makin bikin hidup Arthur betul-betul tak adil. Pernah dirawat di RSJ, dan berusaha sekuat tenaga agar mental illness-nya tidak kambuh adalah hari-hari berat yang harus dijalani Arthur.
Pergerakan rakyat Gotham yang semakin rusuh semakin hari karena tegangnya tensi kaum pejabat dengan jelata juga bikin warna film ini semakin gelap.

Joaquin jelas satu-satunya bintang di panggung ini. Ia seperti kesurupan orang sakit mental yang sempurna untuk bertansformasi menjadi Joker yang kemudian berhasil meneror Gotham. Kesintingannya yang menular adalah bukti bahwa dia memang Prince of Crime.

Dampak pada Kesehatan

Situasi menegangkan dan penuh kecemasan yang Anda rasakan ketika menonton film horor dapat memicu kepuasan terutama bagi para pencinta film horor. Hingga tak heran, banyak sineas filmyang berlomba-lomba membuat film horor baik dalam maupun luar negeri. Namun, di balik itu, film horor juga memiliki efek negatif terutama bagi mereka yang terlalu sering nonton film horor, seperti dilansir dari doktersehat:

1. Kesulitan tidur hingga mimpir buruk

Film horor bukan hanya dapat menyebabkan masalah tidur pada anak-anak, tetapi juga dapat mengganggu tidur orang dewasa. Insomnia dan mimpi buruk merupakan masalah yang dapat dialami oleh orang dewasa yang gemar menonton film horor.

Insomnia di malam hari mungkin tidak berbahaya jika hanya sesekali, tetapi mimpi buruk kerap sekali terjadi berulang-ulang dan menyebabkan kesulitan tidur yang kronis. Hal ini dapat mengganggu kesehatan fisik dan mental.

2. Memicu ketakuan yang berlebihan

Orang yang pernah mangalami trauma terhadap suatu hal akan lebih stres jika menonton film horor. Film horor dapat memicu serangan panik dan mengingatkan kembali dengan insiden yang menyebabkan trauma. Suasana yang dibangun film horor juga dapat mempengaruhi suasana hati dan kesejahteraan psikologis seseorang. Jika Anda mudah sekali merasa cemas ketika menonton film bergenre horor, hindari menontonnya dan pilih film lain agar tidak memicu ketakutan yang berlebihan.

3. Mudah terkejut

Orang yang gemar menonton film horor yang melibatkan adegan berlumuran darah, akan membuatnya terpengaruh dengan kekerasan dan secara teoritis film horor dapat mengubah perilaku seseorang. Orang-orang yang menonton film horor cenderung merasa bahwa kekerasan kadang-kadang dapat ditempuh untuk memecahkan konflik.

Hal ini juga dapat mempengaruhi perubahan refleks kejut seseorang. Sehingga seseorang akan mudah terkejut ketika dihadapkan pada situasi yang menegangkan karena telah terbiasa dengan situasi yang menimbulkan kecemasan tinggi.

Menghilangkan Rasa Takut

Menonton film horor memang mengasyikkan, tapi sensasi menegangkan saat menonton film horor kerap menghantui kita. Hal itu sempat dirasakan penyanyi Isyana Sarasvati setelah menonton film Pengabdi Setan karya Joko Anwar.

Isyana mengaku sempat mengalami gangguan tidur setelah menonton film itu. “Kami korban Pengabdi Setan malam ini,” tulis Isyana Sarasvati melalui akun Instagram beberapa waktu lalu.

Namun, ada kalanya Anda penasaran dan ingin menonton film horor tapi tak ingin merasakan dampak negatifnya. Berikut cara menghilangkan rasa takut setelah menonton film horor seperti dilansir Jeda.Id dari berbagai sumber.

1. Alihkan Perhatian

Agar tidak selalu terbayang-bayang film horor, sebaiknya cepat alihkan perhatian. Anda bisa melakukan kegiatan yang menyenangkan seperti berbelanja atau shopping, jogging di tempat, atau apa pun kegiatan yang menyenangkan. Atau Anda juga bisa mendengarkan music, melihat komedi di saluran Youtube atau apa pun yang bisa mengalikan perhatian Anda.

2. Tonton video “behind the scenes”

Cara menghilangkan baying-bayang ketakutan setelah nonton film horor, Anda perlu melihat realita film tersebut dengan melihat behid the scenes. Sehingga pikiran terbuka dan menganggap itu hanya sebuah film dan tidak benar-benar nyata.

3. Lakukan apa yang bisa mendapatkan rasa aman

Agar tak merasakan dampak film horor terlalu lama, Anda bisa melupakannya dengan bertemu dan berkumpul dengan orang-orang terdekat. Dapatkan banyak pelukan dari orang tua, teman, bahkan hewan peliharaan atau mainan.

4. Tetap tenang

Setelah menonton film horor usahakan untuk menjaga pikiran tetap tenang, misalnya dengan membaca buku atau bermeditasi.

5. Mainkan lagu pengantar tidur

Biasanya setelah menonton film horor, sebagian orang kesulitan tidur alias insomnia. Mendengarkan lagu lembut seperti suara ombak menabrak pantai juga akan sangat bagus untuk mengatasinya. Ketika waktunya untuk tidur, gunakan teknik relaksasi.  Caranya dengan meletakkan semua perhatian Anda ke kaki, rasakan kaki Anda kesemutan dan rilekskan. Lalu pindahkan setiap bagian tubuh Anda melakukan hal yang sama sampai Anda tertidur.

Ditulis oleh : Anik Sulistyawati

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.