KTP Prabowo, Riuh Kampanye Berlanjut Usai Pemilu

November 2018 muncul pembuatan KTP Prabowo, Juli 2019 pembuatan KTP ini kembali mencuat.

JEDA.ID–Lewat laman ktpprabowo.com, pembuatan kartu tanda pendukung (KTP) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (PS) mencuat di tengah keriuhan musim kampanye Pilpres 2019. KTP Prabowo kembali mencuat lewat laman ktpprabowo.id ketika pesta demokrasi sudah rampung.

Pada Oktober-November 2018 sempat muncul situs ktpprabowo.com. Dalam situs tersebut terlihat gambar Prabowo dengan tagar #2019GANTIKTP. Ada pula formulir KTP atau Kartu Tanda Pendukung Prabowo. Di formulir itu terdapat format lengkap blangko berisi nama lengkap, nomor KTP elektronik, alamat tinggal, nomor telepon, dan alamat e-mail.

Terdapat dua pertanyaan dengan kolom jawaban “ya” atau “tidak”. Pertanyaan pertama berisi soal kesediaan pengisi formulir untuk menjadi koordinator desa atau kelurahan dan menjadikan rumahnya sebagai posko pendaftaran relawan atau saksi di tempat pemungutan suara (TPS).

Kala itu tim kampanye Prabowo-Sandi yang tergabung dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menepis KTP Prabowo buatan mereka.

”Intinya kami dari BPN tidak pernah menggalang pembuatan Kartu Tanda Pendukung KTP PrabowoSandiaga. Itu di luar tanggung jawab kami,” kata Ketua bidang Organisasi dan Keanggotaan DPP Partai Gerindra, Prasetyo Hadi, 27 November 2018, sebagaimana dikutip dari laman garudayaksa.com, Rabu (3/7/2019).

Laman ini merupakan wadah informasi bagi para kader Partai Gerindra di Indonesia. Laman itu juga memfasilitasi kader Gerindra untuk menyampaikan kegiatan atau aktivitas mereka.

Prasetyo menyampaikan jika gerakan itu berasal dari semangat rakyat untuk mendukung Prabowo-Sandi tentu hal tersebut patut diapresiasi.

”Namun juga kami berharap kepada pihak yang menginisiasi gerakan ini untuk tidak menyalahgunakan segala sesuatu yg berkaitan dengan KTP ini,” pungkas Prasetyo.

3 Jenis Kartu

Bentuk KTP Prabowo (ktpprabowo.id)

Pada Juli 2019, laman ktpprabowo.com sudah tidak bisa diakses. Kini muncul laman baru yang juga mengeluarkan KTP Prabowo lewat ktpprabowo.id. Di laman ini memuat kutipan pernyataan Prabowo seusai MK menolak gugatan sengketa pilpres.

”Saya minta pendukung Prabowo-Sandi tidak boleh kecil hati, tetap tegar, tetap tenang, tetap penuh dengan cita-cita mulia dalam kerangka antikekerasan dan setia pada konstitusi kita yaitu Undang-Undang Dasar 1945.”

Di laman itu disebutkan KTP Prabowo adalah gerakan Relawan PPSN. Disebutkan biaya pembuatan KTP Prabowo yaitu Rp20.000 untuk kartu reguler, Rp35.000 untuk kartu gold dan sertifikat, dan Rp40.000 untuk kartu platinum blue dan sertifikat. Laman itu juga menawarkan paket khusus yaitu tiga kartu serta cover both Rp125.000 dan satu kart platinum dan cover both Rp90.000.

”KTP-PS ini bersifat gift bagi para pendukung 02. Sama seperti penyedia tools kampanye lainnya. Kami sudah menetapkan pengganti biaya cetak sejak 0ktober 2018 dan program ini tidak terkait dengan BPN atau Partai Gerindra. Ini adalah gerakan Relawan PPSN!” sebagaimana tertulis di laman itu.

Laman itu juga memuat alamat Sekretariat KTP Prabowo-Sandi di Bojong Koneng, Hambalang No. 87, Bogor. Terdapat pula sejumlah foto elite pendukung Prabowo-Sandi yang memegang kartu itu seperti Ferry Juliantono, Ustaz Sambo, hingga Andre Rosiade.

Pendaftaran untuk membuat kartu itu hanya dilayani melalui aplikasi Whatsapp. Bila mendaftar lewat WA, pemesan KTP Prabowo ini cukup menuliskan nomor WA dan mengunggah foto mereka.

Ajakan untuk mencetak KTP ini menyebar melalui WA. Materi ajakan yang beredar sama dengan konten yang dimuat di laman ktpprabowo.id.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad memastikan pembuatan KTP Prabowo tanpa sepengetahuan dan tanpa seizin Prabowo. Dia mengimbau pihak-pihak yang ingin meminjam nama Prabowo dalam setiap kegiatan agar meminta izin terlebih dulu. Jika kegiatan tanpa izin tersebut tetap dilakukan, atas arahan Prabowo, Dasco bakal mengambil langkah hukum.

”Pembuatan KTP-PS ini adalah di luar sepengetahuan Pak Prabowo, di luar seizin Pak Prabowo seolah-olah resmi dari Pak Prabowo. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh penyelenggara yang mengatasnamakan apa pun yang berbau Prabowo untuk memintakan izin terlebih dahulu mengingat efek yang ditimbulkan bisa berakibat terhadap nama baik Pak Prabowo,” ucap Dasco sebagaimana dikutip dari Detikcom.

Ditulis oleh : Danang Nur Ihsan

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.