Jangan Anggap Sepele, Tiga Kata Ajaib Punya Banyak Manfaat

Sangat penting bagi setiap manusia untuk mengucapkan tiga kata ajaib ini. Manfaat yang dirasakan bukan hanya pada diri sendiri, namun orang lain turut merasakan.

JEDA.ID–Bagi sebagian orang mungkin tiga kata yaitu ”tolong”, ”terima kasih”, dan ”maaf” dianggap hal yang biasa atau bahkan sepele. Nyatanya tiga kata ajaib itu punya banyak manfaat.

Bahkan tiga kata ajaib itu terbukti bisa membuat orang lain lebih bahagia. Tida ada salahnya mencoba memahami tiga kata ajaib itu, tentunya agar hubungan kita dengan orang lain bisa semakin baik.

Tolong

Jangan segan meminta tolong kepada orang lain. Meminta tolong tidak akan membuat harga diri jatuh atau terlihat lemah. Setiap manusia adalah makhluk sosial yang pasti membutuhkan bantuan orang lain.

Ketika membutuhkan bantuan, berbicaralah yang baik, sopan, dan jangan menimbulkan kesan memaksa. Meminta tolong menjadi salah satu kata ajaib sekaligus bentuk sopan santun kepada orang lain.

Terima Kasih

kata ajaib

Terima kasih dalam berbagai bahasa (Freepik)

Bentuk mengucapkan terima kasih paling mudah adalah dengan bersyukur. Namun, bentuk terima kasih juga dapat disampaikan secara lisan kepada orang lain.

Setelah mendapat bantuan atau menerima sesuatu, biasakan untuk selalu berterima kasih. Ucapan terima kasih adalah salah satu bentuk penghargaan terhadap orang lain. Itulah mengapa terima kasih kerap disebut juga sebagai salah satu kata ajaib.

Tidak hanya itu, berterima kasih adalah bentuk apresiasi kepada orang lain. ”Terima kasih” adalah cara paling mudah untuk bersikap sopan secara lisan.

Maaf

Setiap manusia pasti pernah berbuat salah. “Maaf” adalah kata yang sering terucap ketika seseorang menyadari dirinya bersalah. Meminta maaf adalah bentuk simpati sekaligus penyesalan. Tidak hanya itu, meminta maaf juga bentuk menghargai orang lain.

Tidak ada salahnya mengalahkan ego untuk meminta maaf, agar tidak timbul perasaan bersalah. Kata ajaib ”maaf” ini pun bisa melunturkan persoalan atau setidaknya meredam masalah.

Dilansir dari Quora, Jumat (4/10/2019), berikut beberapa alasan mengapa tiga kata ini harus kita ucapkan sesering mungkin:

  • Meminta tolong membuat orang lain merasa lebih dihargai dan dibutuhkan
  • Meminta tolong adalah salah satu cara menjalin interaksi dengan orang lain
  • Berterima kasih kepada orang lain membuat orang lain merasa dihargai
  • Berterima kasih memicu orang lain untuk berbuat baik lagi
  • Meminta maaf dapat memperbaiki hubungan dengan orang lain
  • Meminta maaf dapat meredam amarah dan egois

Salah satu manfaat yang bisa dirasakan secara nyata adalah ketika sering bersyukur atau mengucapkan terima kasih. Dikutip dari Liputan6.com, banyak hasil riset membuktikan jika sering berterima kasih pada orang lain, dapat meredakan stres, dan mengurangi risiko depresi.

Dilansir dari Universitas Pendidikan Indonesia, mengucapkan terima kasih atau bersyukur memiliki banyak manfaat. Sering bersyukur dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental. Selain itu, dapat mengurangi rasa dendam hingga rasa frustasi.

Tidak hanya itu, sering berterima kasih dapat meningkatkan empati. Sering berterima kasih juga dapat meningkatkan harga diri, karena juga mengurangi perbandingan sosial.

Meski terlihat sepele ternyata tiga kata ajaib itu punya segudang manfaat. Walau begitu, masih ada orang yang jarang mengatakan tiga kata ini. Salah satu alasannya, tiga kata ini dianggap tidak terlalu penting diucapkan.

Padahal, ketiga kata ini dapat membuat orang lain merasa lebih dihargai. Tidak hanya itu, dengan mengucapkan tiga kata ajaib ini dapat meningkatkan kepercayaan diri seseorang.

Tidak Terlalu Sering

Setiap orang memang diharuskan untuk meminta maaf ketika berbuat salah. Tujuan dari meminta maaf adalah untuk memperbaiki hubungan yang renggang dengan orang lain.

Walau kata “maaf” wajib disampaikan ketika berbuat salah. Namun, ternyata kata ini tidak boleh diucapkan setiap saat. Dikutip dari Suara.com, hasil penelitian membuktikan jika dalam sehari orang bisa meminta maaf delapan kali.

Sedangkan satu dari delapan orang, bisa meminta maaf lebih dari 20 kali atas hal yang bukan salahnya. Ternyata sering meminta maaf, dapat meningkatkan risiko untuk tidak ditanggapi secara serius.

Maya Jovanovic seorang penulis, mengatakan jika meminta maaf sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Permintaan maaf bisa diganti dengan mengatakan “permisi” atau “terima kasih”. Tentu kebiasaan ini tidak bisa lantas hilang, namun harus dicoba untuk dihilangkan.

“Terima kasih” adalah salah satu upaya untuk menciptakan citra positif di mata orang lain. Sebaliknya, meminta maaf memperlihatkan kepercayaan diri rendah.

Contoh nyatanya, jika terlambat menghadiri acara. Ada baiknya mengucapkan terima kasih sebagai bentuk penghargaan. Sebaliknya, dengan meminta maaf akan memperlihatkan kesan negatif.

Sangat penting bagi setiap manusia untuk mengucapkan tiga kata ajaib ini. Hal paling utama yang harus dilakukan adalah mengesampingkan ego.

Harus disadari jika manfaat yang dirasakan bukan hanya pada diri sendiri saja. Melainkan orang lain juga turut merasakan manfaat nyata.

Ditulis oleh : Vanya Karunia Mulia Putri/Danang Nur Ihsan

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.