Berwarna Ungu hingga Larangan Poligami, Ini Sejumlah Desa Unik di Dunia

Lingkungan desa yang asri dan bebas polusi bisa menjadi salah satu destinasi wisata  bagi masyarakat perkotaan. Tahukah Anda ada beberapa desa unik di dunia?

JEDA.ID – Lingkungan desa yang  asri daan unik bisa menjadi salah satu destinasi wisata orang kota. Selain untuk me-refresh pikiran, mereka juga datang untuk melihat dan menikmati kebudayaan masyarakat yang masih kental. Namun ada juga desa yang sengaja memperlihatkan sisi uniknya, entah dari penduduk, kebiasaan, atau bangunan desanya.

Selain pengaruh budaya yang masih kuat, ada beberapa desa yang terkenal akan keunikannya. Mereka memang sengaja untuk mempertahkan hal tersebut sebagai ciri khasnya masing-masing. Nah berikut ini sederet desa yang terkenal unik di berbagai belahan dunia, seperti melansir dari beberapa sumber:

Sejumlah Penemuan yang Diklaim sebagai Alien, Benarkah Mereka Ada?

Desa Ungu di Korea Selatan

Terletak di Pulau Banwol, Kabupaten Sinan, Provinsi Jeolla Selatan, Korea Selatan, Sinan menjadi desa yang nyetrik di antara lainnya. Melansir dari kanal Youtube tzuyang, Jumat (19/6/2020) sebagian besar atap bangunan di Desa Sinan berwarna ungu. Tak hanya itu, kadang baju bahkan peralatan memasak penduduk disana juga berwarna ungu.

Sebagian besar penduduk Desa Sinan bekerja sebagai petani bawang putih. Hasil panen bawang putih biasanya akan diekspor ke luar pulau atau diolah sendiri oleh warga setempat. Selain bawang putih, disana juga terkenal oleh ikan pari, gurita dan cheonilyeom (sejenis garam laut Korea).
Desa Nagoro, Jepang

Umumnya sebuah desa dihuni oleh manusia, namun apa jadinya kalau sebagian besar penduduknya justru boneka? Sekitar 550 km Selatan Tokyo, Jepang, ada sebuah desa yang unik karena dihuni boneka orang-orangan sawah seukuran manusia. Melansir dari Liputan 6, dulunya Desa Nagoro sangat ramai dan padat penduduk.

Karena beberapa faktor seperti meninggal dunia dan migrasi ke kota, jumlah penduduk akhirnya menurun drastis. Selain itu angka kelahiran di Nagoro juga sangat rendah, setidaknya hanya ada 27 orang saja yang tinggal di sana.

Akhirnya salah satu penduduk Desa Nagoro, Tsukimi Ayano, dibantu warga desa setempat berinisiatif membuat banyak boneka untuk menggantikan para tetangganya tersebut. Boneka-boneka tersebut didandani layaknya manusia asli, memiliki rambut, memakai baju, hingga aksesoris lainnya. Mereka juga ditempatkan disekitar pagar, pohon, halte, taman, toko dan lain-lain.

Desa Yangsi, Tiongkok

Desa Yangsi, Tiongkok ( Liputan 6)

Desa Yangsi, Tiongkok ( Liputan 6)

Yangsi juga masuk dalam jajaran desa unik lainnya. Dari 80 orang warganya, sebanyak 36 orang memiki tubuh yang kerdil layaknya kurcaci. Seperti menyadur dari salah satu sumber, tetua desa menyatakan dulunya Desa Yangsi pernah diserang oleh wabah misterius yang mengakibatkan pertumbuhan anak berusia lima hingga tujuh tahun terganggu. Akibatnya, mereka hanya bisa tumbuh setinggi 60-90 cm saja. Namun, ada pula warga desa yang meyakini bahwa mereka terkena kutukan dari para leluhur.

Desa Noiva do Cordeiro, Brasil

Desa Noiva do Cordeiro, Brasil. (Liputan 6)

Desa Noiva do Cordeiro, Brasil. (Liputan 6)

Selain dihuni oleh boneka, ada juga desa yang hanya ditempati oleh para perempuan saja. Melansir Detik.com, berada di bagian utara Rio de Janeiro, Brasil, Noiva do Cordeiro menjadi desa unik karena tidak ditemukan satu orang pun yang berjenis kelamin laki-laki. Sebanyak 600 penduduknya hanya berjenis kelamin perempuan.

Mereka hidup layaknya masyarakat desa pada umumnya, seperti bercocok tanam, berkebun, memerah susu sapi hingga membuat pakaian. Walaupun demikian para wanita-wanita tersebut tetap diizinkan menikah dengan syarat, pria yang sudah mempersunting wanita setempat tidak diizinkan tinggal di sana. Mereka hanya boleh datang ke rumah sekali dalam sepekan dan bekerja di luar desa.

Desa Panglipuran, Bali, Indonesia

Desa Paglipuran (Liputan 6)

Desa Paglipuran (Liputan 6)

Menempati peringkat ketiga sebagai desa terbersih di dunia membuat Panglipuran tidak pernah sepi pengunjung. Selain nyaman dan sejuk, para pengunjung juga bisa menemukan beragam fakta unik salah satunya larangan berpoligami. Poligami atau beristri lebih dari satu merupakan dosa besar bagi masyarakat adat Desa Penglipuran.

Jika ada yang melanggar, maka akan dikucilkan dan dipindahkan ke sebuah kawasan khusus yang diberi nama Karangmemadu. Tak hanya itu, upacara pernikahannya juga tidak akan diterima oleh masyarakat setempat, bahkan orang tersebut ada kemungkinan akan diusir dari desa.

Tak Hanya Pulau Malamber, Ini 5 Pulau di Indonesia yang Nyaris Dijual

Desa Kalachi, Kazakhtan

Desa Kalachi, Kazakhtan (wikipedia)

Desa Kalachi, Kazakhtan (wikipedia)

 

Kalachi juga menjadi salah satu desa unik di dunia karena sebagian besar penduduknya terkena wabah tidur. Fase tidur di sana kadang berlangsung selama berhari-hari, bahkan bisa sampai sepekan lebih. Uniknya baik tua maupun muda dapat tertidur kapan saja dan di mana saja. Seperti saat sedang mengendarai sepeda, berjalan, melakukan tugas, atau hanya duduk-duduk saja.

Anehnya ketika sadar, mereka tidak mengingat sama sekali apa yang telah terjadi. Melansir dari salah satu sumber, para ilmuan mengatakan fenomena tidur tersebut disebabkan oleh adanya tambang uranium di dekat kawasan tersebut. Tingginya kadar karbon monoksida yang keluar dari tanah di atas tambang tersebut membuat terkikisnya pasokan oksigen di Desa Kalachi.

Ditulis oleh : Ria Sari Febrianti

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.