7 Masalah Kulit Ini Bisa Menjadi Tanda Anda Mengidap Diabetes

Diabetes atau penyakit gula bisa memunculkan beberapa gejala pada tubuh. Mulai dari sering haus, sering buang air kecil hingga gangguan pada kulit.

JEDA.ID – Diabetes atau penyakit gula bisa memunculkan beberapa gejala pada tubuh. Mulai dari sering haus, sering buang air kecil hingga gangguan pada kulit.

Namun gangguan pada kulit ini seringkali juga mirip dengan masalah kesehatan lainnya. Maka itu penting untuk memeriksa kulit Anda sekarang. Bisa jadi masalah kulit itu sebagai tanda diabetes.

Berikut ini 7 masalah kulit yang bisa jadi  tanda diabetes dilansir dari Suara.com Selasa(11/8/2020), dan  berbagai sumber.

Tips Merawat Anggrek di Luar Ruangan Agar Mekar Indah

1. Bercak Kuning, Kemerahan, atau Cokelat

Kondisi kulit yang jadi tanda mengidap diabetes pertama adalah bercak kuning, kemerahan, atau cokelat. Kondisi kulit ini sering disebut sebagai necrobiosos lipoidica yang diawali dengan benjolan kecil yang tampak seperti jerawat.

Seiring perkembangannya, benjolan tersebut akan berubah menjadi bercak kulit yang terlihat bengkak dan teraba keras. Bercak tersebut bisa berwarna kuning, kemerahan, atau cokelat.
Bukan hanya kondisi tersebut, namun Anda juga akan menemukan kulit di sekitarnya tampak seperti porselen yang mengilap, terlihat penampakan pembuluh darah, kulit gatal dan nyeri, dan masalah kulit ini sifatnya kambuhan.

2. Luka terbuka

Memiliki gula darah (glukosa) yang tinggi dalam waktu lama dapat menyebabkan sirkulasi yang buruk dan kerusakan saraf. Anda mungkin telah mengembangkan ini jika Anda pernah menderita diabetes yang tidak terkontrol (atau tidak terkontrol dengan baik) untuk waktu yang lama.

Sirkulasi yang buruk dan kerusakan saraf dapat membuat tubuh Anda sulit menyembuhkan luka. Ini terutama berlaku di kaki. Luka terbuka ini disebut ulkus diabetes.
Jika Anda menderita diabetes, Anda harus memeriksa kaki Anda setiap hari apakah ada luka dan luka terbuka.

3. Kulit Menggelap dan Ketika Disentuh seperti Beludru

Kondisi kulit berikutnya yang menandakan sedang mengidap diabetes adalah area kulit menggelap dan saat disentuh akan terasa seperti beludru. Kondisi ini menggambarkan acanthosis nigricans. Guratan hitam tersebut biasanya muncul di ketiak, leher, selangkangan, lutut, siku, bibir, tangan, dan tumit.

Selain itu, seseorang yang memiliki berat badan berlebih dan menderita diabetes tipe 2 dapat mengelami acanthosis nigricans. Kondisi ini dapat terjadi karena hormon insulin yang tinggi merangsang aktivitas sel-sel pada kulit, sehingga dapat menyebabkan banyak perubahan. Acanthosis nigricans dapat menandakan seseorang mengalami resistansi insulin.

4. Bintik pada kulit

Kondisi kulit ini menyebabkan bintik-bintik (dan terkadang garis-garis) yang membuat depresi hampir tidak terlihat pada kulit. Ini umum terjadi pada orang yang menderita diabetes.
Nama medisnya adalah dermopati diabetik. Biasanya terbentuk di tulang kering. Dalam kasus yang jarang terjadi, Anda akan melihatnya di lengan, paha, batang tubuh, atau area tubuh lainnya.

5. Kulit Kering dan Gatal

Jika menderita diabetes, Anda cenderung memiliki kulit kering. Gula darah tinggi (glukosa) bisa menyebabkan ini. Jika Anda mengalami infeksi kulit atau sirkulasi yang buruk, ini juga dapat menyebabkan kulit kering dan gatal.

Tentang People Cards, Fitur Baru Google yang Dirilis di India

6. Bercak bersisik kekuningan di sekitar kelopak mata Anda

Ini berkembang ketika Anda memiliki kadar lemak tinggi dalam darah Anda. Ini juga bisa menjadi tanda bahwa diabetes Anda tidak terkontrol dengan baik. Nama medis untuk kondisi ini adalah xanthelasma.

7. Kulit yang keras dan menebal

Ketika ini berkembang di jari tangan, kaki, atau keduanya, nama medis untuk kondisi ini adalah sklerosis digital. Di tangan, Anda akan melihat kulit yang kencang dan lembut di punggung tangan Anda. Jari-jari menjadi kaku dan sulit digerakkan. Jika diabetes tidak terkontrol dengan baik selama bertahun-tahun, Anda akan merasa seperti ada kerikil di ujung jari Anda.

Kulit yang keras, tebal, dan tampak bengkak bisa menyebar, muncul di lengan bawah dan lengan atas. Bisa juga berkembang di punggung atas, bahu, dan leher. Terkadang, penebalan kulit menyebar ke wajah, bahu, dan dada.

Dalam kasus yang jarang terjadi, kulit di atas lutut, pergelangan kaki, atau siku juga menebal, sehingga sulit untuk meluruskan kaki, mengarahkan kaki, atau menekuk lengan. Di mana pun ia muncul, kulit yang menebal sering kali memiliki tekstur kulit jeruk.

Masalah kulit ini biasanya berkembang pada orang yang mengalami komplikasi akibat diabetes atau kencing manis yang sulit diobati.

Ditulis oleh : Kristina Wulandari

Menarik Juga

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.