Tak Perlu Skincare Mahal, Ini 5 Tips Kecantikan Alami ala Islam

Selain menjaga kecantikan hati, Islam juga mengajarkan wanita cara untuk mempercantik diri. Tentu saja ini tidak didapat melalui operasi ataupun menggunakan bahan-bahan kecantikan yang mahal.

JEDA.ID – Seiring berkembangnya jaman, standard kecantikan juga mengalami perkembangan. Maka tak heran jika wanita juga mengikuti beberapa trend untuk menjaga kecantikan.

Ternyata perawatan diri seperti ini sudah ada sejak zaman para nabi, banyak tips kecantikan yang ditemukan dalam Sunnah.

Selain menjaga kecantikan hati, Islam juga mengajarkan wanita cara untuk mempercantik diri. Tentu saja ini tidak didapat melalui operasi ataupun menggunakan bahan-bahan kecantikan yang mahal.

Imam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu’alaih dalam sebuah kitab seperti dikutip dari muslimmatters.org, Kamis (14/5/2020) mengatakan wajah seseorang dipengaruhi oleh perilakunya.

Orang yang jujur, kejujuran akan memancar pada wajah. Sehingga wajahnya akan tampak lebih cerah. Sebaliknya orang yang sering berdusta dan banyak melakukan dosa, wajahnya akan tampak lebih tua. Nah ingin tahu beberapa tips merawat kacantikan secara alami ala islam? Berikut caranya seperti dilansir dari berbagai sumber:

Sering Terjadi Hal Ganjil, Kenali Ciri-Ciri Rumah Berhantu

Menggunakan siwak sebagai sikat gigi

Menyadur dari Detik.com, tongkat kecil berwarna cokelat muda atau siwak ini dapat digunakan sebagai sikat gigi herbal alami. Cara penggunaannya juga terbilang mudah yakni langsung digosokkan pada gigi. Selain itu, dengan menggigit atau mengunyah salah satu ujungnya, ini akan memisahkan serat dan membentuk tekstur seperti kuas yang memungkinkan sifat kimiawi kayu dilepaskan dan diambil.

Menurut Nabi Muhammad SAW oleh Ibnu Qayyim Al-Jawzijja, ketika digunakan dalam frekuensi yang sering dapat membantu membersihkan gigi, mencegah gigi berlubang, hingga menyegarkan nafas. Ilmuwan modern menyebutkan siwak dapat membantu membunuh kuman dan bakteri.

Beberapa penelitian mengatakan sebelum dan sesudah digunakan, lebih baik siwak dicuci dengan air mengalir. Sebagi informasi tambahan, agar bakteri tidak menumpuk ujung sikat pada siwak harus sesekali dipotong.

Menggunakan kohl sebagai eyeliner alami

Seperti kegunaannya, Kohl ini berbentuk bubuk gelap halus yang biasanya digunakan pada bagian dalam kelopak mata. Khol yang terbuat dari gilingan stibnite ini sering digunakan untuk pria atau wanita sebagai penghias wajah.

Mengutip dari Ifdcouncil.org, kohl memiliki manfaat medis yang dibuktikan oleh sains modern. Selain itu Nabi Muhammad SAW juga mengatakan yang terdapat dalam salah satu sunnahnya, kalau kohl dapat membantu penglihatan.

“Terapkan antimon (kohl), karena itu membantu mencerahkan penglihatan mata dan meningkatkan pertumbuhan bulu mata.” (Al-Tirmidzi 2048).

Pewarna alami dengan henna

Hiasan tubuh berbentuk pasta ini biasanya terbuat dari daun tanaman pacar yang dikeringkan dan dihancurkan. Pada zaman Nabi, baik pria maupun wanita menggunakan pewarna rambut mereka dengan henna. Selain itu, henna juga bisa dijadikan hiasan tangan untuk membedakan antara laki-laki maupun perempuan.

Diceritakan Aisha (RA): “Seorang wanita membuat tanda dari balik tirai untuk menunjukkan bahwa ia memiliki surat untuk Rasul Allah SAW. Nabi menutup tangannya, dan berkata “Saya tidak tahu apakah ini tangan pria atau wanita.” Wanita tersebut menjawab: “Tidak, saya seorang wanita.”

Rasullah kembali menjawab:”Jika kamu seorang wanita, kamu akan membuat perbedaan untuk kukumu (artinya dengan henna).” (Sunan Abu-Dawud).

Agar Aman dan Nyaman, Ini Panduan Belanja Sayur Online

Menggunakan minyak rambut

Meminyaki rambut menjadi salah satu tradisi lama dari Sunnah Islam. Melansir dari salah satu sumber, minyak rambut secara aktif diserap oleh kulit kepala, yang bergantung pada nutrisi untuk memelihara folikel rambut. Minyak rambut juga menjaga kepadatan rambut agar tetap sehat dan mencegah kerontokan.

Minyak rambut sering digunakan oleh Nabi Muhammad SAW. Ketika Jabir bin Samurah RA ditanya tentang rambut abu-abu (uban) Rasulullah dia berkata: “Jika dia menaruh minyak di kepalanya, mereka (uban) tidak akan terlihat, tetapi jika dia tidak menaruh minyak di kepalanya, mereka (uban) bisa dilihat.” (An-Nasa’i).

Tidur tepat waktu

Tidur merupakan aspek paling mendasar dari proses kecantikan. Saat tidur perhatikan juga kualitas serta durasinya untuk menyatakan apakah tubuh telah mendapatkan istirahat yang cukup.

itu untuk memastikan tubuh benar-benar beristirahat, disarankan untuk tidur selama 7-8 jam per hari. Manfaat tidur dalam Islam juga sama dengan penelitian yang dilakukan oleh para ahli.

Mengenai tidur, Nabi Muhammad SAW pernah menggambarkan tidur yang baik sepreti Hazrat Aisha RA. Yakni tidur lebih awal di malam hari, dan bangun di bagian terakhirnya untuk berdoa, lalu kembali tidur, seperti yang diriwayatkan Bukhari.

Makan sepertiga dari kapasitas perut

Miqdam bin Madikarib RA mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Seorang manusia mengisi tak lebih buruk dari perutnya. Cukup bagi manusia untuk memakan beberapa suap untuk menjaga tulang punggungnya tetap lurus. T

etapi jika dia harus (mengisinya), maka sepertiga makanan, sepertiga untuk minum dan sepertiga untuk udara,” seperti diriwayatkan Ibnu Majah. Ini juga dibuktikan melalui penelitian modern, yakni kombinasi sepertiga tersebut membuat perut mencerna makanan dengan benar dan usus mampu mengekstrak nutrisi maksimum. Selain itu, makan berlebihan menyebabkan akumulasi lemak dan kelesuan, yang merusak fisik.

Ditulis oleh :

Menarik Juga

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.