Jangan Galau, Ini Kiat Sukses Move On Seusai Batal Menikah

Move on dari pacar dan gebetan saja susahnya minta ampun, apalagi move on karena batal menikah. Jika Anda tengah melalui masa sulit karena batal menikah, wajar jika bersedih. Tapi setelahnya, Anda harus berusaha untuk bangkit lagi.

JEDA.ID – Move on dari pacar dan gebetan saja susahnya minta ampun, apalagi move on karena batal menikah. Jika Anda tengah melalui masa sulit karena batal menikah, wajar jika bersedih. Tapi setelahnya, Anda harus berusaha untuk bangkit lagi.

Menjalin asmara dengan waktu yang cukup lama membuat orang ingin berada pada tahap yang lebih serius, yaitu pernikahan. Nyatanya, hubungan yang lama, dan persiapan yang matang tak menjadikan jaminan bahwa melangkah ke pelaminan akan berjalan lancar.

Gagal menikah yang tadinya hanya berawal dari mimpi buruk, bisa berubah menjadi kenyataan. Seperti kasus yang ramai beredar baru-baru ini tentang artis Cita Citata. Rencana pernikahan Cita Citata dan sang kekasih, Roy Geurts batal. Hubungan keduanya kandas meski telah melangsungkan lamaran dan gerbang pernikahan mereka sudah di depan mata.

Dilansir dari detik.com, psikolog asal Amerika Serikat, Dr. Sherry Blake mengatakan move on setelah batal menikah bukanlah suatu hal yang salah. Justru akan menjadi langkah yang salah kalau Anda meneruskan pernikahan dengan kekasih padahal tidak yakin dengan hal tersebut.

Nah, berkaca dari kejadian tersebut, berikut kiat-kiat sukses move on yang batal menikah dilansir dari berbagai sumber.

Virus Corona Menyebar Lewat Udara, WHO Didesak Ubah Rekomendasi

1. Terima kenyataan dengan lapang dada

Anda dan sang mantan sudah berpisah. Betapapun bahagianya Anda dan dia dulu, itu sudah menjadi cerita lama. Tidak ada cara lain selain harus menerima dengan lapang dada. Get over it!

2. Andalkan teman

Jangan membiarkan diri Anda sendirian terus-menerus pasca putus. Anda butuh teman-teman Anda. Jangan menarik diri dengan mengatakan, “Tidak apa-apa. Aku baik-baik saja. Aku akan segera move on.”

3. Cari tahu penyebab kegagalan, agar nantinya tidak terulang lagi

Setelah mengalami kegagalan yang pahit, bukankah Anda pasti tidak mau jika hal itu akan terulang lagi? Karena itu, Anda harus mencari tahu, apakah masalah yang membuat rencana pernikahan Anda dengannya mesti kandas.

Apakah masalahnya berasal darimu, atau darinya. Belajarlah dari kesalahan tersebut, agar nantinya Anda tidak mengalami kepahitan yang sama.

4. Cobalah untuk memaafkan diri sendiri dan mantan

Memaafkan memang tidak semudah membalikan telapak tangan. Apalagi jika kesalahan yang diperbuat fatal dan menyakitkan hati. Gampang saja mengucapkan “iya aku maafin” tapi belum tentu hati benar-benar ikhlas.

Meski begitu, berusahalah untuk memaafkan dengan tulus, baik itu memaafkan diri sendiri maupun mantan calon suami atau istri Anda. Dengan memaafkan secara tulus dan ikhlas, pasti akan membuat hati Anda merasa lebih lega.

Tak Hanya Turunkan Berat Badan, Ini Sederet Manfaat Beras Merah

5. Singkirkan benda yang mengingatkan Anda pada masa lalu

Terus mengingat masa lalu membuat Anda sulit move on dan berlarut-larut mengingat kesedihan. Karena itu, sebaiknya Anda buang segala sesuatu yang bisa mengingatkan pada masa lalu tersebut.

Kalau menurut Anda membuangnya ke tempat sampah atau membakarnya terasa kejam, Anda bisa memberikannya pada yang lebih membutuhkan.
Misalnya, sovenir yang terlanjur dipesan atau baju dan aksesoris yang pernah diberikan olehnya. Tapi ingat ya, jangan berikan barang-barang tersebut pada keluarga atau temen deket Anda. Gak mau kan saat mereka memakainya, Anda jadi inget yang lalu-lalu lagi?

6. Jangan malu dan hadapi saja

Wajar jika Anda merasa malu, saat rencana pernikahan Anda batal begitu saja. Ditambah lagi, undangan sudah disebar dan keluarga besar sudah pada tahu. Akan tetapi, lebih baik rencana pernikahan batal daripada pernikahan yang gagal bukan?

Maklum, jika banyak orang bakal menggunjing Anda, baik di depan maupun di belakang. Percaya deh, itu gak bakal berlangsung lama kok. Seiring waktu mereka juga bakalan bosan dan berhenti membahas tentang masalah Anda itu.

7. Lakukan sesuatu dengan hal yang positif

Duh, sudah gak jamannya kalau setelah putus Anda boleh tampil lusuh dan serampangan. Lakukan perawatan tubuh atau perbaikan model penampilan supaya Anda tetap cantik atau ganteng sehingga mood Anda juga bisa membaik.

8. Membuka diri dan kembali menikmati hidup

Semua orang berhak bahagia, tak terkecuali Anda. Keluarlah dari rumah, main dan bersenang-senanglah bersama teman-teman yang Anda miliki.
Anda memerlukan banyak suntikan energi positif agar hidup Anda kembali berwarna. Dan terakhir adalah, cobalah buka hati untuk cinta yang baru.

Sedih memang wajar, menangisi kegagalan juga gak masalah asalkan tidak larut dalam kesedihan terlalu lama. Anda perlu bangkit karena hidup Anda tidak akan berakhir karena gagal menikah dengannya.

Ingat, pelangi tidak akan muncul tanpa adanya hujan. Begitu pula dengan kehidupan, kesedihan datang diiringi dengan kebahagiaan pada akhirnya. So, yuk move on!

Ditulis oleh : Kristina Wulandar

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.