Cupita Gobas, Payudara, dan Goyang Pengundang Syahwat

Cupi Cupita adalah pedangdut yang tampil bersama Prita Oziel dalam format Duo Gobas membawakan lagu dengan goyangan khasnya.

JEDA.ID – Pedangdut Cupi Warsita alias Cupi Cupita menjadi buah bibir netizen lantaran video syur mirip dirinya beredar. Personel Duo Gobas ini terbilang populer di kalangan netizen lantaran kerap tampil seksi.

Cupi Cupita membantah dirinya sosok di balik video syur yang belakangan ini beredar di dunia maya. Cupi mengaku keluarganya resah lantaran video yang mencatut namanya itu sudah terlanjur viral.

Habis Jilboobs, Terbitlah Solehot

Terkait hal ini, Cupi Cupita sendiri belum akan mengambil langkah hukum. Alih-alih bergegas mencari kuasa hukum dan melapor ke pihak berwajib, Cupi malah tetap santai.

Cupi Cupita adalah pedangdut yang selalu tampil bersama Prita Oziel dalam format Duo Gobas. Cupi sendiri yang menyebut salah satu daya tarik penampilannya adalah payudara yang besar. Cupi menyebut payudara besar mempermulus kariernya.

“Justru, inilah yang menjadi daya tarik dan mempermulus karier aku di dunia entertainment,” kata Cupi Cupita dilansir Okezone, 31 Juli 2019.

Meski menguntungkan dari segi karier, namun dia tak memungkiri memiliki payudara jumbo rentan dengan pelecehan seksual, baik verbal maupun fisik. Secara verbal, dia kerap menerima komentar-komentar nakal para penggemar pria.

“Ada yang bilang, ukuran payudaraku terlalu besar. Terus tanya, apa tidak berat membawanya. Terus terang, aku sih biasa saja,” ujar pedangdut asal Bandung tersebut.

Selain itu, pedangdut seksi ini juga mengaku kerap menerima tawaran untuk kencan semalam dengan iming-iming sejumlah uang.

Tak cuma punya ukuran payudara besar, Cupi juga menawarkan goyang khas sebagai daya tarik. Saat menjadi bintang tamu Hotman Paris Show, Gobas alias goyangan basah sengaja diciptakan untuk mengundang syahwat penonton.

Seleb Pansos: Rosa Meldianti hingga Kasus Atta Halilintar

Goyang Seksi

Goyangan erotis mereka adalah sebuah senjata andalan dalam mencari penggemar. Mengandalkan strategi seperti itu, Duo Gobas pun selalu dihadapkan dengan ancaman tangan jahil penonton. Beruntung keduanya tidak pernah mengalami pelecehan seksual selama berada di atas panggung.

Duo Gobas hanya satu dari sekian banyak pedangdut yang mengeksploitasi keseksian untuk mendapat perhatian pentonton. Di era sekarang, grup serupa adalah Duo Semangka, Duo Serigala, atau solois seperti Xena Xenita hingga Uchi Farantika.

Pedangdut-pedangdut itu kepanjangan dari tren goyang seksi yang menjadi booming pada era awal-awal Inul Daratista muncul.

Inul memang membikin heboh sekaligus menuai kecaman dengan goyang ngebor-nya di awal era 2000-an itu. Setelah inul disusul dengan membanjirnya ragam jenis goyangan lainnya oleh para biduan wanita baru.

Rudi Gunawan di buku Mengebor Kemunafikan: Inul, Seks, dan Kekuasaan (2003) menyebut meskipun dicerca, bahkan sempat dicekal oleh sang raja dangdut Rhoma Irama, Inul tetap bertahan. Biduan asal Pasuruan, Jawa Timur ini bersikukuh ingin mengembalikan dangdut kepada akarnya, yakni sebagai musik rakyat.

Masyarakat Indonesia tidak sedikit yang menyukai dangdut gaya baru yang ditawarkan Inul. Dangdut terus melaju dan menggulung jenis musik apapun yang menghadangnya.

Ditulis oleh : Jafar Sodiq Assegaf

Menarik Juga

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.