Beda Cara Pria dan Wanita Saat Galau Ingat Kenangan Mantan

Saat putus cinta, wanita mungkin menangis sedangkan pria cenderung mencari distraksi atas kesedihan yang melandanya.

JEDA.ID – Psikolog sosial di University of Graz, Austria, Ursula Athenstaedt, mengungkap perbedaan cara wanita dan pria dalam menyikapi ingatan tentang mantan kekasih. Dari studi yang diterbitkan dalam Social Psychological and Personality Science itu wanita lebih tidak ingat kenangan manis akan sang mantan.

“Kami tidak menyangka bahwa jenis kelamin bisa berpengaruh pada ingatan mereka pada mantan kekasih. Pria umumnya memiliki ingatan positif terhadap mantan jika dibandingkan dengan perempuan, ” kata Ursula seperti dilansir Huffingtonpost, Selasa (19/11/2019).

Dalam studi yang melibatkan 295 orang ini, juga terungkap saat sudah putus pria lebih punya sikap positif terhadap mantan dibanding wanita.

Pria juga lebih terbuka dengan mantan kekasih, mungkin itu sebabnya banyak pria kembali melakukan hubungan romantis dengan mantan.

Sedangkan wanita lebih tidak ingat kenangan manis akan sang mantan. Namun, mereka lebih bisa dalam menghadapi putus cinta. Saat putus cinta, wanita mungkin menangis tapi dia juga akan mencari dukung dari teman-temannya.

Sementara pria, cenderung mencari distraksi atas kesedihan yang melandanya. Seperti bekerja kerjas, minum minuman beralkohol, atau cepat memiliki pacar lagi.

Melupakan Mantan

Psikolog Anna Surti Ariani, melupakan mantan memang sulit. Terlebih, jika ia telah menjadi bagian hidup Anda dalam waktu yang sangat lama.

“Namun Anda perlu mengingatnya dengan cara yang lebih tepat, yaitu sebagai masa lalu Anda, dan bukan masa depan,” ujarnya, dilansir Detik, 17 Mei 2016.

“Coba deh melokalisir waktu mengingat. Anda bisa berikan waktu khusus untuk mengingatnya, misalnya pukul 09.00-09.30 malam,” tambah pendiri situs pranikah ini.

Di luar waktu itu, Anda harus menulis ingatan Anda ketika teringat padanya. Setelah menulis, segeralah melakukan hal lain sehingga tak terus mengingatnya. Lalu di waktu yang Anda tentukan itu, bukalah semua memori tentang dirinya.

Anda bisa membuka kumpulan percakapan, melihat foto, melihat akun media sosialnya dan lain-lain. Ketika waktu habis, maka tutup semua, lalu lakukan hal lain lagi untuk mengalihkan pikiran Anda.

Menurut Nina, cara ini akan sangat efektif jika setelahnya Anda punya hal lain untuk dipikirkan. Contohnya melibatkan diri di komunitas tertentu untuk menyelenggarakan kegiatan atau berolahraga.

Tutuplah waktu mengingat mantan ini dengan mengatakan kepada diri sendiri bahwa Anda beruntung pernah punya kenangan bersamanya. Namun lebih beruntung lagi karena telah menuntaskan kenangan tersebut.

Lama-kelamaan, waktu khusus itu bisa dikurangi sedikit demi sedikit sampai hilang sama sekali, dan kenangan tersebut berlalu sebagai masa lalu semata.

“Biasanya sih dengan memberikan waktu khusus untuk mengingat, maka Anda justru tak penasaran, dan pada akhirnya bisa mengurangi kenangan bersamanya,” tuturnya.

Ditulis oleh : Jafar Sodiq Assegaf

Menarik Juga

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.