Sosok Das’ad Latif dan Ceramah Viral “Panitia Hari Kiamat”

Ustaz Das'ad mengaku metode dakwahnya sesuai dengan prinsip disiplin ilmu komunikasi yang digelutinya.

JEDA.ID – Seorang penceramah asal Sulawesi Selatan, Ustaz Das’ad Latif, mendadak viral lantaran salah satu videonya di bagikan akun-akun populer di Twitter. Potongan video bertema “Panitia Hari Kiamat” diedarkan akun komika Muhadkly Acho dan sekejap menjadi viral.

Dalam potongan video itu, Das’ad beceramah tentang keresahannya terhadap orang yang baru belajar agama.

“Baru belajar agama 6 bulan itu pun melalui Youtube, baru 2 menit habis kuotanya, paham agama setengah-setengah, semua orang dikafirkan. Berbeda dengan manhajnya dia bilang, salah, bidah, masuk neraka. Heh kau panitia hari kiamat,” kata Das’ad Latif.

“Ada itu anak-anak sekarang gampang betul dia kasih bidah orang sampai saya pun dimaki-maki di Facebook. Apa ini Ustaz Das’ad bicara sunah tapi kau tidak sunah,” keluhnya.

“Eh kenapa kau tuduh saya tidak sunah, seenakmu kau ngomong situ. Dia bilang apa? Di Facebook di wall saya dia bilang “buktinya kau tidak pelihara jenggot”. Ih mau diapa kalau tidak mau tumbuh. Saya sudah kasih minyak malah marah istri saya. Dia bilang kasih kotor-kotor bantal.”

Video itu mendapat respons positif di Twitter. Sejumlah akun populer lain, @habibthink, Uus, dan Dzawin juga turut membagikan.

Sosok Das’ad Latif

Ustaz Das’ad Latif memiliki channel Youtube yang membagikan potongan ceramah-ceramah beliau. Dia juga punya akun resmi di media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, hingga Soundcloud.

Do akun Instagramnya, Das’ad memperkenalkan diri sebagai Doktor Ilmu Komunikasi, dan Doktor Syariah hukum Islam. Dia juga dosen di Universitas Hasanudin (Unhas).

Akun Youtubenya sudah diikuti 403.00-an akun hingga Senin (18/11/2019) siang WIB. Dia terlihat kerap tampil sebagai penceramah di Masjid Jogokariyan, DIY.

Laman Unhas.ac.id mencatat, Das’ad Latif adalah Dosen Tetap, Public Speaking dan Peneliti Universitas Hasanuddin. Das’ad Latif , S.Sos.,S.Ag., M.Si., Ph.D, adalah pengawas penelitian mahasiswa S1 dan S2 terutama untuk kajian-kajian ilmu komunikasi. Peminatan lainnya pada kemampuan analisis media massa dan Public Speaking.

Das’ad lahir di Bungi, 21 Desember 1973. Dia tercatat sebagai pengisi acara di banyak tv swasta nasional dan daerah. Das’ad juga kerap tampil mengisi ceramah di TVRI.

Klarifikasi

Ustaz Das’ad Latif buka suara soal video ceramahnya yang viral. Dalam ceramahnya, Das’ad menyampaikan kritik bagi kelompok tertentu yang sering merasa benar sendiri.

“Sering saya disebut ustaz “stand up comedy”, ustaz penghibur, tidak ada isinya. Saya berharap dari ceramah saya yang menghibur dapat dipahami jemaah, saya juga dapat pahala, ceramah yang diselingi humor beda dengan lawakan,” ujar Ustaz Das’ad.

Ustaz Das’ad mengaku metode dakwahnya sesuai dengan prinsip disiplin ilmu komunikasi yang digelutinya.

“Berdakwah itu butuh napas yang panjang, harus bertahap. Contohnya minuman khamar membutuhkan proses sebelum menjadi haram,” katanya.

“Misalnya juga saya ceramah 1 jam, tentunya jemaah yang hadir tidak semua langsung paham isi ceramah saya, bisa jadi cuma 5 menit saja yang ia ketahui, akan tetapi kalau diamalkan itu jauh lebih baik,” pungkas peraih gelar doktor di dua kampus: UIN Alauddin Makassar dan University Kebangsaan Malaysia.

Ustaz Das’ad menambahkan, metode ceramahnya yang kerap membuat jemaah terpingkal-pingkal ternyata tidak hanya digemari kalangan dari pemeluk Islam saja. Das’ad mengakui di tempat keramaian sering disapa pemeluk agama lain yang mengaku suka menonton ceramahnya di Youtube.

“Saya biasa disapa pemeluk agama lain, bahkan baru saja seorang pendeta Kristen menyapa saya di bandara. Beliau sangat respek isi ceramah saya dan mengetahui bahwa ajaran Islam itu damai dan tidak suka memaki,” pungkas Das’ad.

Ditulis oleh : Jafar Sodiq Assegaf

Menarik Juga

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.