Awal Mula Munculnya Pelat Nomor Kendaraan

Prancis menjadi negara pertama yang menggunakan pelat nomor kendaraan.

JEDA.ID–Rencana Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri untuk mengganti warna pelat nomor kendaraan bermotor mengemuka. Wacana yang berkembang adalah pelat nomor warna putih. Penggunaan pelat nomor warna putih bukan hal baru. Sejumlah negara sudah lebih dahulu menggunakan pelat nomor warna putih.

Singapura sudah menerapkan pelat nomor warna putih untuk bagian depan kendaraan bermotor. Sedangkan pelat nomor di bagian belakang menggunakan warna kuning. Jerman juga menjadi salah satu negara yang sudah menggunakan pelat nomor warna putih.

Sedangkan di Amerika Serikat, warna pelat nomor kendaraannya beragam. Ada yang putih, biru, hingga kuning. Malaysia yang selama ini menggunakan pelat nomor warna hitam seperti Indonesia juga mulai mengganti pelat nomor kendaraan menjadi putih.

Selama ini, pelat nomor warna putih di Indonesia digunakan untuk kendaraan baru sambil menunggu tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang resmi.

Salah satu alasan pelat nomor warna putih adalah lebih mudah diidentifikasi, termasuk oleh kamera CCTV. Di Indonesia penggunaan pelat nomor warna putih merupakan wujud dari penerapan Electronic Trafic Law Enforcement(e-TLE) atau tilang dengan bukti pelanggaran yang terekam kamera CCTV.

Dengan pelat nomor berlatar putih, nantinya kendaraan akan mudah teridentifikasi melalui kamera CCTV yang terpasang di jalan. Dalam foto yang banyak beredar, pelat nomor awalnya berkelir hitam. namun saat terkena cahaya saat malam hari, latar pelat nomor tersebut berubah putih, sementara tulisannya berwarna hitam.

Direktur Registrasi Identifikasi (Regident) Korlantas Polri Brigjen Pol Halim Pagarra. Menurut Halim, pelat nomor tersebut benar sudah diterapkan. ”Benar, bila kena cahaya malam hari [menjadi latar putih],” kata Halim sebagaimana dikutip dari Detikcom.

pelat nomor kendaraan

Ilustrasi pelat nomor (Freepik)

Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) wilayah Jakarta, Tori Damantoro, mengatakan penggantian warna pelat nomor sudah tepat.
Berdasarkan kajian polisi warna dasar pelat nomor hitam akan menyulitkan perekaman sehingga ada kemungkinan warna dasar tersebut akan diganti.

“Makanya [pelat] hitam diubah menjadi putih itu bagus. Untuk membantu visibility dari angka yang ada di pelat nomor. Jadi membantu kamera juga walaupun sekarang kamera sudah canggih-canggih ya,” ucap Tori.

Berawal dari Seine

Sejarah mencatat Prancis menjadi negara pertama yang menggunakan pelat nomor kendaraan. Otoritas di Perancis saat kendaraan bermotor mulai berkembang pesat memikirkan cara bagaimana untuk memberi nomor urut kendaraan tersebut.

Dikutip dari Autoevolution, Ordonansi Kepolisian Paris pada 1893 memperkenalkan penggunaan pelat nomor untuk wilayah Seine. Kemudian pada 1901 pelat nomor resmi digunakan oleh seluruh warga Perancis. Pelat nomor kendaraan pada awalnya terdiri atas tanda pengenal yang dibuat oleh pemilik, melekat pada mobil, dan ditampilkan setiap saat.

Kemudian, pemerintah Belanda mulai menggunakan pelat nomor secara nasional pada 1898. Baru kemudian Jerman mengikuti dan mengadopsi aturan serupa.

Fungsi pelat nomor sejak awal sampai sekarang tidak banyak berubah. Pada dekade 1890-an jumlah kendaraan bermotor di Benua Biru semakin banyak. Penegak hukum membutuhkan cara untuk melacak pelaku kejahatan yang menggunakan kendaraan dalam aksinya. Fungsi pelat nomor juga diperlukan dalam identifikasi kasus tabrakan.

LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Jeda ID 

Ditulis oleh : Danang Nur Ihsan

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.