Westlife yang Terus Bergentayangan dalam Imajinasi Penggemar

Bagi Indah Kurnia dan juga fans setia Westlife kebanyakan, nama besar Westlife tak akan lenyap dan bakal terus bergentayangan dalam imajinasi penggemar.

JEDA.ID–Medio 1999 layar kaca disuguhi penampilan lima anak muda yang gagah dan ganteng. Kelimanya juga memiliki gaya rambut yang meskipun berbeda-beda, tapi tetap punya satu kesamaan jua yaitu keren. Sejak mengenalkan Swear It Again pada 12 April 1999, Nicky Byrne, Kian Egan, Mark Feehily, Shane Filan, dan Bryan McFadden yang tergabung dalam boyband Westlife, sukses bikin klepek-klepek penggemar.

Setali tiga uang, tak sedikit kaum Adam yang mulai menjadikan gaya rambut mereka sebagai referensi saat mematutkan diri di tukang cukur. Apalagi model rambut belah tengahnya Nicky Byrne lebih kekinian dibandingkan model rambut mandarin ala Andy Lau dan bintang film mandarin seangkatannya.

Indah Kurnia, yang saat itu masih berusia 17 tahun, menjadi salah satu dari sekian banyak gadis yang begitu terpesona dengan Westlife. Album perdana yang bertajuk Westlife, sama dengan nama grup vokal ini, langsung dia buru di toko kaset di bilangan Jl. Slamet Riyadi Solo.

Sejak saat itu, album Westlife setia menemani aktivitas hariannya di rumah, terutama saat membantu sang ibu menyapu atau mengepel lantai rumah, mencuci pakaian, atau mencuci piring. Lagu-lagu Westlife yang ia putar lewat tape menjadi backsound yang tak menjenuhkan. Sampai-sampai, hampir semua lirik lagu Westlife ia hafal di luar kepala karena saking seringnya mendengarkan di setiap ada kesempatan.

Kegemaran mendengarkan lagu-lagu Westlife itu terus ia jaga sampai kuliah di perguruan tinggi negeri di Kota Solo. Bahkan, buku tulis yang ia gunakan untuk mencatat materi perkuliahan sampai disampuli poster Westlife. Ya, boyband asal Irlandia ini seolah sudah menjadi bagian dari hidup Indah Kurnia yang tak terlupakan.

Konser 4 Kota

westlife

Konser Westlife (JIBI)

Saat mengetahui Westlife yang kini tanpa Bryan McFadden menggelar konser reuni di empat kota besar di Indonesia pada 2019 ini: Jakarta (6-7 Agustus), Palembang (18 Agustus), Candi Borobudur, Magelang (31 Agustus), dan Sam Poo Kong Semarang (1 September), memorinya kembali terpantik.

Deretan tembang ngehits Westlife era 90-an langsung dia senandungkan, meskipun sebagian liriknya sudah mulai terlupa. Maklum, 20 tahun telah berlalu sejak kali pertama Indah Kurnia mengenal lagu-lagu boyband bentukan Simon Cowell, juri ajang pencarian bakat kondang, ini.

Sejurus kemudian, perempuan asal Karanganyar, Jawa Tengah, yang kini sudah dikaruniai anak tiga ini, mulai mengumpulkan deretan tembang hits Westlife lewat bantuan Youtube dan mesin pencari di Internet. Ya, era kaset dan compact disk (CD) memang telah bergeser ke era digital, dengan segala kemudahannya dan sebagian besar nirbiaya.

Swear It Again, If I Let You Go, Flying Without Wings, I Have a Dream, Uptown Girl, Fool Again, Seasons in the Sun, Try Again, Soledad, My Love, Queen of My Heart, Fragile Heart, Beautiful in White, menjadi sebagian kecil playlist favoritnya yang kerap ia putar di tape mobilnya saat berangkat ataupun pulang kerja.

Anak bungsunya yang baru kelas I SD pun dengan cepat bisa menerima dan turut menyukai lagu-lagu itu. Lagu-lagunya memang sangat easy listening, memorable, dan gampang diterima semua kalangan, bahkan lintas generasi. Ia juga berharap bisa menonton konser reuni Westlife di salah satu venue tersebut.

“Kalau pun nanti saya gagal menonton konser Westlife, saya masih bisa mengobati kerinduan setiap saat dengan mengakses Youtube yang berisi koleksi lagu dan videoklip Westlife,” kelakar Indah Kurnia.

Karakter Lagu

Bagi Indah Kurnia dan juga penggemar Westlife kebanyakan, nama besar Westlife tak akan lenyap dan bakal terus bergentayangan dalam imajinasi penggemar. Dominasi suara Shane Filan dan Mark Feehily sudah menjadi magnet dari Westlife. Dua personel inilah yang menguatkan karakter lagu-lagu Westlife.

Shane dianugerahi suara lembut dan merdu yang khas. Sedangkan Mark, dengan sorot mata tajamnya, sangat dikagumi karena performanya dalam menjangkau nada-nada tinggi. Dan…tiga personel sisanya, Brian, Kian dan Nicky yang yang sama-sama berambut pirang menyempurnakan gaya dan brand Westlife sebagai salah satu ikon pop dunia.

CEO Rajawali Indonesia (promotor konser Westlife), Anas Syahrul Alimi, mengatakan kedatangan Westlife merupakan sesuatu yang sangat luar biasa bagi masyarakat Indonesia terutama penggemar Westlife. Sebab dalam perjalanannya selama ini, Indonesia tercatat sebagai salah satu negara yang memiliki jumlah pendengar terbanyak.

“Westlife adalah hits maker, dan puluhan lagu yang telah mereka ciptakan selama ini sangat populer di Indonesia. Ini yang membuat fans-nya sangat besar di sini,” kata Anas dalam rilis yang dikirim beberapa waktu lalu.

Disarikan dari sejumlah sumber, boyband ini terbukti sukses di Irlandia, Britania Raya, dan berbagai belahan dunia. Di Indonesia, album perdana mereka berhasil mendapat penghargaan 20 kali platinum untuk penjualan lebih dari satu juta kopi.

Westlife memegang rekor untuk album asing terlaris dalam sejarah musik Indonesia dan juga merupakan satu-satunya artis internasional yang mampu menjual sebuah album di atas satu juta unit di wilayah Indonesia.

Boyband Paling Sukses

westlife

Konser Westlife (Instagram)

Di bawah tangan dingin produser kenamaan Simon Cowell, Westlife mampu menancapkan kariernya sebagai boyband paling sukses yang pernah ada dengan mengeluarkan 10 album rekaman dan mencetak 50 juta penjualan rekaman di seluruh dunia.

Setelah memutuskan bubar pada Juni 2012, Westlife akhirnya come back di belantika musik dengan melepas lagu baru. Di awal proyek reuni ini, mereka menyapa jutaan penggemarnya dengan lagu Hello My Love, yang ditulis dan diproduksi pencipta hit superstar Ed Sheeran dan Steve Mac,” tulis keterangan pers yang diterima Detikcom, Kamis (12/1/2019).

“Lagu ini dinilai sebagai lagu pop yang menonjolkan vokal dan harmoni serta dipercaya akan mengembalikan Westlife ke posisi yang semestinya sebagai Raja Pop,” lanjutnya.

Ya, kini Shane, Nicky, Mark dan Kian menjalani reuni tanpa Bryan. Mereka mengumumkan kembali ke dunia musik pada Oktober dengan menandatangani kontrak rekaman bersama Virgin EMI. Dari kontrak itu, lahir kesepakatan sebuah album baru yang akan rilis pada 2019. Bukan cuma itu, Westlife juga bakal merayakan ulang tahun ke-20. Perayaan akan dibuat dengan tur di beberapa negara di Eropa.

Ditulis oleh : Damar Sri Prakoso

Menarik Juga

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.