Punya Pasangan Kecanduan Main Game? Hadapi dengan Cara Ini

Memiliki pacar atau pasangan yang kecanduan bermain game, sering menjadi masalah bagi wanita.

JEDA.ID—Memiliki pacar atau pasangan yang kecanduan bermain game, sering menjadi masalah bagi wanita.

Walaupun cowok yang suka bermain game itu memiliki peluang yang sangat kecil untuk selingkuh, faktanya game bisa menjadi pemicu renggangnya sebuah hubungan. Tidak sedikit hubungan cinta itu kandas gara-gara pacar terlalu sibuk dengan game.

Saat seorang pria sudah kecanduan bermain game, ia pasti akan betah duduk selama berjam-jam di depan komputer atau gadgetnya untuk memainkan game kesayangannya.

Mereka bahkan dapat mengabaikan hal-hal penting lain yang harus mereka lakukan, seperti makan, mandi, tidur, dan yang paling fatal adalah mengabaikan pacarnya.

Jika saat ini Anda menjalin hubungan dengan seorang gamer, yang sering mengabaikan Anda dan tidak perhatian, Anda perlu menerapkan cara ini untuk menghadapinya.

Seperti yang dilansir dari Okezone.com, Sabtu (15/8/2020) di bawah ini ada beberapa cara untuk menghadapi pasangan Anda yang kecanduan game agar hubungan Anda tetap lancar dan harmonis.

Perokok Lebih Berisiko Terinfeksi Virus Corona, Ini 4 Faktor Penyebabnya

1. Sampaikan dengan baik dan jujur

Beri tahukan apa yang Anda rasakan mengenai kebiasaan pasangan dalam bermain game. Jelaskan dengan jujur mengenai dampaknya pada keharmonisan hubungan Anda. Sampaikan hal ini dengan cara yang baik agar tidak menimbulkan konflik. Perilaku pacar yang sibuk main game memang keliru, tapi cobalah untuk tidak mengucapkan sesuatu yang memicu pertengkaran.

2. Mengajaknya melakukan kegiatan lain

Saat pacar sedang tidak sibuk main game, cobalah mengajaknya duduk bersama untuk berbicara. Diskusikan kegiatan lain yang bisa Anda lakukan dengannya untuk mengganti kebiasaan bermain game. Ajak pasangan Anda untuk melakukan hal-hal yang positif dan produktif. Semisal berpetualang dan mengeksplorasi bakat dan kemampuan masing. Carilah kegiatan yang melibatkan interaksi langsung antara Anda dengan pasangan.

3. Jangan segan untuk membatasi namun dengan kadar yang wajar

Jika Anda merasa hubungan mengarah ke arah yang tidak baik saat pacar Anda kecanduan game. Mulailah batasi dan berikan peringatan kepada pacar Anda. Anda harus bisa bertindak untuk menyelamatkan sebuah hubungan. Namun ingat, membatasi bukan berarti melarang. Batasi dengan waktu hingga pacar Anda semakin berkurang ketika bermain game.

4. Hindari sikap yang membuatnya semakin sering bermain game

Kecanduan akan menjadi semakin parah jika lingkungan sekitarnya mendukung hal tersebut. Jadi, cobalah menghindari sikap yang dapat membuat pasangan Anda semakin sering bermain game. Anda tidak boleh hanya diam dan tidak mengatakan apapun, saat pacar terlalu sibuk main game hingga mengabaikan Anda.

Anda tidak harus selalu memaklumi perilakunya, tanpa pernah menjelaskan kondisi atau yang Anda rasa sebenarnya. Jangan melindungi pasangan Anda dari konsekuensi atas perilakunya, misalnya membantu membuat alasan saat rekan kerjanya menelepon, atau mengatur agenda yang seharusnya dia lakukan sendiri.

Jelang HUT ke-75 Kemerdekaan RI, Berikut Daftar Promo Restoran

5. Cari bantuan psikolog

Kebiasaan sibuk main game bisa menjadi tanda bahwa pacar Anda memang mengalami kecanduan. Kasus kecanduan pada umumnya tidak dapat diselesaikan sendiri dan perlu diatasi dengan bantuan seorang psikolog. Masalah kecanduan biasanya diatasi melalui terapi kognitif perilaku.

Psikolog akan membantu pasangan Anda untuk menghilangkan pikiran obsesif yang membuatnya selalu ingin bermain game. Terapi juga dapat melibatkan seluruh anggota keluarga untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pemulihan.

Pacar yang sibuk bermain game sebenarnya membutuhkan dukungan untuk pulih dari perilaku buruknya. Pada sebagian besar kasus, kebiasaan ini muncul akibat masalah emosional yang menumpuk dan tidak kunjung terselesaikan. Jika komunikasi yang baik dan pengalihan apa pun tidak membuahkan hasil, maka cobalah membantu pasangan menemukan akar masalahnya. Inilah yang harus dituntaskan dengan bantuan seorang psikolog guna memperbaiki perilaku pacar Anda.

Ditulis oleh : Nurdian Riyanti

Menarik Juga

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.