Peringkat I di Dunia, Penduduk Indonesia Kian Dermawan

CAF memperkirakan ada 144 juta penduduk Indonesia yang suka berdonasi materi.

JEDA.ID–Survei internasional yang dilakukan Charities Aid Foundation (CAF) menempatkan Indonesia sebagai negara paling dermawan di dunia. Dalam tiga tahun terakhir, survei CAF menunjukkan peringkat kedermawanan penduduk Indonesia kian meningkat.

Berdasarkan buku laporan CAF World Giving Index 2018, A Global View of Giving Trends, yang dipublikasikan pada Oktober 2018, sebagaimana jeda.id kutip dari laman cafonline.org menyebutkan Indonesia berada di peringkat pertama dengan skor 59 persen.

Ada tiga komponen yang dinilai yaitu membantu orang lain, berdonasi materi, dan melakukan kegiatan sukarelawan. ”Indonesia berada di puncak CAF World Giving Index untuk pertama kalinya. Skor sebagian besar tidak berubah sejak tahun lalu ketika [Indonesia] berada di peringkat kedua karena Myanmar turun ke posisi sembilan setelah empat tahun di peringkat pertama,” sebagaimana tertulis di pembuka laporan itu.

Dalam laporan itu disebutkan skor Indonesia untuk membantu orang lain sebesar 46 persen, berdonasi materi 78 persen, dan melakukan kegiatan sukarelawan 53 persen. Di bawah Indonesia ada Australia dengan skor 59%, Selandia Baru 58%, Amerika Serikat 58%, Irlandia 56%, dan Inggris 55%. Kemudian Singapura, Kenya, Myanmar berturut-turut di urutan berikutnya dengan skor sama 54%. Di urutan ke-10 ada Bahrain dengan skor 53%.

”Laporan tahun 2018 sangat menggembirakan bahwa jutaan orang membantu orang lain dan menyumbangkan waktu mereka menjadi sukarelawan. Beberapa negara memang menunjukkan, penurunan tajam dalam tingkat pemberian donasi. Kita harus melihat dengan cermat untuk menganalisis alasan yang mungkin terjadi,” tulis Direktur Eksekutif Charities Aid Foundation, John Low.

Tak Banyak Berubah

Indonesia paling dermawan

Ilustrasi kedermawanan (Freepik)

Bila mengomparasikan data 2018 dengan 2016 dan 2017, skor komponen yang diperoleh Indonesia tidak terlalu banyak berubah. Pada 2017 lalu, Indonesia berada di peringkat kedua CAF World Giving Index 2018 dengan skor 60%. Indonesia kalah dari Myanmar yang mendapatkan skor 65%.

Dilihat dari komponennya, skor Indonesia untuk membantu orang lain sebesar 47 persen, berdonasi materi 79 persen, dan melakukan kegiatan sukarelawan 55 persen. Angka ini di bawah Myanmar yang untuk komponen membantu orang lain sebesar 53 persen, berdonasi materi 91%, dan melakukan kegiatan sukarelawan 51%.

Dua tahun sebelumnya, Indonesia berada di urutan ketujuh CAF World Giving Index 2018. Kala itu, Indonesia mendapatkan skor 56%. Untuk komponen membantu orang lain sebesar 43 persen, berdonasi materi 75 persen, dan melakukan kegiatan sukarelawan 50 persen.

Meski peringkat Indonesia kian meningkat dari tahun ke tahun, namun Indonesia berada di urutan ke tujuh untuk peringkat lima tahunan. CAF mencatat dalam indeks lima tahunan, Indonesia mendapatkan skor 55% dengan perincian komponen membantu orang lain sebesar 44 persen, berdonasi materi 73 persen, dan melakukan kegiatan sukarelawan 47 persen.

Bila mengacu data pada 2018, CAF menyebut penduduk Indonesia yang suka membantu orang lain mencapai 86 juta orang. CAF memperkirakan ada 144 juta penduduk Indonesia yang suka berdonasi materi. Kemudian 100 juta penduduk Indonesia suka melakukan kegiatan sukarelawan. Data itu menunjukkan orang dermawan di Indonesia sangat banyak.

LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Jeda ID 

Ditulis oleh : Danang Nur Ihsan

Menarik Juga

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.