Penyebab Sakit Kepala Saat Bangun Tidur dan Cara Mengatasinya

Apakah Anda sering mengalami sakit kepala saat bangun tidur?Meski tidak selalu berbahaya, sakit kepala saat bangun tidur ini bisa muncul secara perlahan atau tiba-tiba.

JEDA.ID – Apakah Anda sering mengalami sakit kepala saat bangun tidur?Meski tidak selalu berbahaya, sakit kepala saat bangun tidur ini bisa muncul secara perlahan atau tiba-tiba.

Ada gejala sakit kepala yang berlangsung singkat dan mereda dengan sendirinya dalam waktu beberapa menit. Namun, ada juga yang berlangsung hingga beberapa jam sehingga mengganggu sulit beraktivitas.

Sakit kepala lebih umum terjadi pada jam 4-8 pagi, sebab pada saat itu, tubuh memproduksi lebih sedikit hormon yang membantu meredakan nyeri secara alami.

Penyebab sakit kepala saat bangun tidur harus dikenali untuk mengatasinya. Ada banyak penyebab sakit kepala di pagi hari dan penyebab paling umum adalah sakit migrain.

Adapula salah satu penyakit langka yang disebut sakit kepala hipnik atau hypnic headache syndrome. Pengidapnya cenderung mengalaminya jam 1-3 pagi dan berlangsung selama 30-60 menit. Sesudah itu, sakit kepala akan hilang dengan sendirinya dan seseorang akan kembali tertidur pulas.

Nah, melansir Liputan6.com Selasa (11/8/2020) dan berbagai sumber, berikut ini akan dibahas lebih lengkap penyebab sakit kepala saat bangun tidur dan cara mengatasinya.

Perbedaan Cara Hitung, Angka Kematian Covid-19 di Indonesia Sebenarnya 10.000?

1. Sleep Apnea

Penyebab sakit kepala saat bangun tidur yang pertama adalah kesulitan bernapas saat tidur. Kesulitan bernapas saat tidur atau sleep apnea merupakan gangguan yang menyebabkan pernapasan penderitanya terhalang atau terimpit selama beberapa detik ketika tidur.

Kondisi ini menyebabkan kadar oksigen dalam otak berkurang, sehingga memicu seseorang sakit kepala saat bangun tidur. Beberapa gejala sleep apnea yang bisa Anda kenali adalah mendengkur keras, sesak napas saat tidur, sering terbangun dari tidur, berkeringat saat tidur, dan kelelahan saat bangun tidur.

2. Dehidrasi

Ketika mengalami dehidrasi, tubuh akan terasa lemas, pusing, dan kehausan. Dehidrasi yang membuat kepala terasa sakit saat bangun tidur bisa disebabkan oleh tidur di tempat yang bersuhu panas (hipertermia), kurang minum air putih, atau terlalu banyak minum kopi, teh, dan minuman beralkohol sebelum tidur. Selain itu, dehidrasi juga bisa disebabkan oleh muntah-muntah dan diare.

3. Insomnia

Kurang tidur karena insomnia juga bisa menjadi penyebab sakit kepala saat bangun tidur. Kurang tidur akan meningkatkan hormon stres (kortisol dan adrenalin) yang dapat meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung.

Kurang tidur juga meningkatkan jumlah hormon tiroid dalam tubuh, sehingga menyebabkan peningkatan tekanan darah dan gangguan aliran darah yang keluar dari jantung. Hal ini menyebabkan otot jantung bekerja lebih keras dari yang seharusnya. Pada akhirnya, semua respon berantai ini bisa menyebabkan pusing di pagi hari.

4. Migrain

Penyebab pusing saat bangun tidur berikutnya adalah migrain. Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya dimulai pada satu sisi kepala, tetapi dapat menjalar memengaruhi kedua belah sisi. Sakit kepala karena migrain ini biasanya bisa semakin terasa pada jam 4-8 pagi.

Rasa sakit migrain sering digambarkan sebagai nyeri berdenyut parah yang bisa bertambah buruk ketika terpapar cahaya terang, misalnya lampu kamar atau sinar matahari pagi. Perubahan cuaca yang ekstrim dari dingin ke panas, atau sebaliknya, juga dapat memicu gejala migrain kambuh Migrain juga bisa dipicu oleh kondisi lain, seperti hidung yang tersumbat karena pilek atau flu.

5. Kebiasaan Menggemeretakkan Gigi

Kebiasaan menggemeretakkan gigi atau bruxism saat tidur bisa menjadi penyebab sakit kepala saat bangun tidur. Hal ini dikarenakan kebiasaan tersebut akan membuat kualitas tidur menjadi berkurang. Hal ini bisa semakin memperburuk keluhan sakit kepala saaat bangun pagi.

6. Stres

Penyebab sakit kepala saat bangun tidur selanjutnya adalah stres. Saat stres, beberapa orang memilih untuk mengalihkan perhatian dengan cara tidur. Namun, tidak selamanya tidur bisa menjadi pelarianmu dari masalah yang sedang dihadapi. Stres bahkan dapat menurunkan kualitas tidurmu, sehingga Anda akan bangun dengan sakit kepala.

Gaul Abis! Intip Pesona 5 Artis Cantik Ini saat Naik Sepeda

Cara Mengatasi

Berikut beberapa cara mengatasi sakit kepala saat bangun tidur:

1. Menjaga Kulitas Tidur

Menjaga kualitas tidur sangat penting dilakukan sebagai cara mencegah pusing saat bangun tidur. Anda bisa menjaga kualitas tidur dengan menciptakan suasana tidur yang kondusif, minum air putih sebelum tidur, mematikan gadget, dan menggunakan humidifier.

2. Perbaiki Posisi Tidur

Bagi Anda yang menderita sleep apnea, tidur dengan posisi miring bisa bermanfaat untuk menjaga kualitas tidurmu dan mengurangi sesak napas. Selain itu, penting bagi Anda untuk mencukupi waktu tidur, sekitar 7-9 jam per hari.

3. Rileks Sebelum Tidur

Relaks sebelum tidur juga sangat penting dalam hal ini. Melakukan teknik relaksasi sebelum tidur bermanfaat untuk membuat tidurmu lebih nyenyak dan menghindarkanmu dari sakit kepala saat bangun tidur. Teknik relaksasi yang bisa Anda lakukan adalah meditasi dan yoga.

4. Hindari Kafein Berlebihan

Mengonsumsi terlalu banyak kafein sebelum tidur menyebabkan Anda menjadi sulit tidur, serta menyebabkan tidurmu jadi tidak nyenyak. Kafein bisa Anda dapatkan dari kopi, teh, atau cokelat. Selain itu, Anda juga sebaiknya menghindari makan berat sebelum tidur.

5. Mengurangi Stres

Mengurangi stres juga dapat mengatasi pusing saat bangun tidur. Cara yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi stres adalah rutin olahraga, melakukan meditasi, dan bercerita kepada orang terdekat. Jika stres yang Anda rasakan sudah semakin parah dan mengganggu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog.

Namun, jika sakit kepala yang Anda alami tidak kunjung mereda atau disertai gejala lain, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter agar dapat ditangani dengan tepat.

Ditulis oleh : Kristina Wulandari

Sign up for the Newsletter

Join our newsletter and get updates in your inbox. We won’t spam you and we respect your privacy.